Minggu, 8 November 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Banjir Setinggi Tiga Meter di Pulau Siberut, Ratusan Rumah dan Warga Terdampak

Rabu, 21 September 2022
A A
Banjir setinggi tiga meter di Pulau Siberut di Kecamatan Siberut Selatan, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat. Foto Dok BNPB.

Banjir setinggi tiga meter di Pulau Siberut di Kecamatan Siberut Selatan, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat. Foto Dok BNPB.

Share on FacebookShare on Twitter

Baca Juga: Mengembalikan Orangutan Tapanuli dari Desa Mardame ke Hutan Lindung Batang Toru

“Tidak ada korban jiwa atas kejadian itu, namun aktivitas masyarakat menjadi terhambat,” kata Muhari.

Tim BPBD Kabupaten Kepulauan Mentawai telah turun ke lokasi terdampak banjir di Pulau Siberut, melakukan kaji cepat situasi, monitoring berkala kondisi banjir, dan membantu proses evakuasi warga dengan menggunakan perahu.

Prakiraan cuaca BMKG untuk beberapa wilayah di Provinsi Sumatera Barat hingga esok hari, Kamis, 22 September 2022, masih berpeluang terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai petir, kilat dan angin kencang.

“Analisis kajian inaRISK, Kabupaten Kepulauan Mentawai memiliki 10 kecamatan dengan potensi bahaya banjir kategori sedang hingga tinggi. Salah satu wilayah yang berada pada potensi tersebut adalah Kecamatan Siberut Selatan,” sebut Muhari.

Baca Juga: Trusted Media Summit 2022: Disinformasi Politik hingga Masa Depan Jurnalisme

BNPB mengimbau pemerintah daerah dan warga untuk tetap waspada dan siap siaga dalam menghadapi potensi bahaya banjir susulan. Mengantisipasi dampak banjir susulan, masyarakat dapat melakukan beberapa langkah, seperti memahami rute evakuasi aman, mematikan jaringan listrik rumah, prioritas evakuasi anggota keluarga yang rentan atau jalur komunikasi jika memerlukan evakuasi.

“Jika terjadi hujan lebat dengan durasi lebih dari 1 jam, masyarakat di daerah sepanjang aliran sungai atau daerah dengan kelerengan curam agar berinisiatif untuk evakuasi mandiri,” imbuh Muhari. [WLC01]

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: banjirbanjir Pulau Siberutbanjir setinggi tiga meter di Pulau Siberutbanjir susulanhujan lebatKabupaten Kepulauan MentawaiProvinsi Sumatera Barat

Editor

Next Post
Mitigasi konflik harimau sumatera dengan warga Langkat di Dusun Aras Napal Kiri, BBKSDA Sumut pasang kamera trap di jalur jejak harimau sumatera. Foto ksdae.menlhk.go.id.

BBKSDA Sumut Kembali Mitigasi Konflik Harimau Sumatera dengan Warga Langkat

Discussion about this post

TERKINI

  • Kaoem Telapak desak pemerintah usut tuntas dugaan pembalakan liar dan pencucian kayu Merbau di Nabire, Papua Tengah. Foto Kaoem Telapak.Kaoem Telapak Desak Pemerintah Usut Tuntas Dugaan Pembalakan di Nabire
    In News
    Rabu, 4 November 2026
  • Media alternatif, Gejayan.id menggelar walking tour bertema “Tribute to Udin” #1 ke bekas Kantor Harian Bernas, Kota Yogyakarta. Foto Istimewa.Gejayan Civic Memory Lab: Napak Tilas Jurnalistik Udin di ‘Kantor Bernas’
    In News
    Senin, 2 November 2026
  • Episenter gempa 6,4 magnitudo di Laut Banda, Maluku, pada Kamis, 29 Oktober 2026. Foto tangkap layar BMKG.Laut Banda Maluku Digoyang Gempa Menengah 6,4 Magnitudo
    In News
    Kamis, 29 Oktober 2026
  • Kondisi Desa Sei Gita, Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah, diselimuti kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada Selasa, 13 Oktober 2026. Foto Dok Borneo Is Burning.Karhutla 2026, HRWG Tuntut Pemerintah Transparan Soal Data Lahan Terbakar dan Mengusut Pihak Bertanggungjawab
    In Lingkungan
    Senin, 26 Oktober 2026
  • Pertemuan 20 organisasi masyarakat sipil kawasan Asia Pasifik dalam Asia Pacific System Change Convergence 2026 di Yogyakarta, pada 17-21 Oktober 2026. Foto Istimewa.Organisasi Masyarakat Sipil Asia Pasifik Serukan Perubahan Sistem Mengakhiri Krisis Ekologis dan Ketidakadilan Global 
    In News
    Sabtu, 24 Oktober 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media