Jumat, 27 Maret 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Belajar dari “Layangan Putus”, Perempuan harus Pandai Baca Tanda Perselingkuhan

Ada pelajaran yang ingin disampaikan dari serial Layangan Putus, bahwa menjadi perempuan harus menolak diam atas perilaku pasangannya yang melakukan perselingkuhan.

Jumat, 14 Januari 2022
A A
Poster serial Layangan Putus. Foto Instagram @layanganputus.

Poster serial Layangan Putus. Foto Instagram @layanganputus.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Belakangan ini, serial WeTV Original “Layangan Putus” yang ditayangkan di 25 negara banyak menyedot perhatian publik. Tak hanya cuplikan adegan asli, potongan adegan pertengkaran suami istri Aris (diperankan aktor Reza Rahardian) dengan Kinan (diperankan aktris Putri Milano) yang diparodikan bertebaran di media sosial. Ada pelajaran yang ingin disampaikan Kinan dari adegan itu, bahwa perempuan sebagai istri menolak diam atas perilaku suami yang melakukan perselingkuhan.

“Perempuan harus berdaya dan pandai membaca rambu,” kata Guru Besar Ilmu Sosial dan Politik Universitas Airlangga, Prof Sutinah dari laman unair.ac.id, Kamis, 6 Januari 2022.

Baca Juga: Puan Janjikan RUU TPKS Disahkan Jadi Inisiatif DPR pada 18 Januari 2022

Perselingkuhan yang dilakukan laki-laki, menurut Sutinah, acapkali dilakukan laki-laki kaya, berada dalam lingkaran sosial yang luas sehingga merasa mampu dan tidak ragu untuk mencoba selingkuh. Pada saat itu, wanita harus bisa membaca tanda-tandanya. Seperti perilaku laki-laki yang tampak tak biasa ketika pulang kerja, tiba-tiba mencoba tampil trendi, juga perbedaan lain yang menonjol dari kehidupan sehari-hari.

“Perempuan harus berani menghadapi situasi ini. Berani mengungkapkan bahwa perselingkuhan adalah perbuatan sesat,” imbuh Sutinah.

Lebih lanjut, menurut Sutinah, seseorang yang berselingkuh bisa selingkuh lagi. Mirip dengan orang yang melanggar lalu lintas. Dalam sosiologi, perilaku menyimpang mencari keuntungan.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: laki-lakiLayangan PutusperempuanperselingkuhanProf SutinahPutri MilanoReza RahardianUniversitas Airlangga

Editor

Next Post
Ilustrasi pencegahan varian Omicron. Foto Alexandra_Koc/pixabay.com.

Antibodi Turun Setelah 6 Bulan Vaksinasi Primer, Ini Mekanisme Vaksinasi Booster

Discussion about this post

TERKINI

  • Westa, aplikasi pengelolaan sampah berbasis AI. Foto Dok. FEB UGM.Aplikasi Westa, Identifikasi Jenis dan Berat Sampah untuk Menghitung Emisi Karbon
    In IPTEK
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Seorang mahout memandikan gajah di aliran sungai kawasan Konservasi Gajah Tangkahan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Foto Soetana Hasby/Wanaloka.com.Instruksi Presiden untuk Selamatkan 21 Kantong Gajah yang Tersisa
    In News
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Dua perempuan menanam padi di sawah. Foto Wanaloka.com.Terdampak Perjanjian Dagang Timbal Balik Indonesia-USA, Perempuan Adat Melawan
    In Lingkungan
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Desakan pengesahan RUU Masyarakat Adat dalam Aksi Kamisan, 5 September 2024. Foto AMAN.Hari Masyarakat Adat Nasional, Tak Ada Alasan RUU Masyarakat Adat Tak Disahkan
    In Rehat
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Pengolahan sampah di PIAT UGM. Foto Dok. Humas UGM.Tragedi Bantargebang Akibat Pengelolaan Sampah Berorientasi pada Pembuangan
    In Lingkungan
    Kamis, 12 Maret 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media