Selasa, 30 Juni 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Bencana Hidrometeorologi Landa Dua Kabupaten di Jawa dan Sumatera, Puluhan Rumah Rusak

Selasa, 25 Januari 2022
A A
Dampak bencana hidrometeorologi, angin puting beliung di Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung. Foto Dok BNPB.

Dampak bencana hidrometeorologi, angin puting beliung di Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung. Foto Dok BNPB.

Share on FacebookShare on Twitter

Dampak bencana hidrometeorologi itu, lima unit rumah warga alami rusak berat, sembilan unit rumah rusak sedang dan sebelas rumah rusak ringan.

“Data visual yang dilaporkan dari lokasi, beberapa rumah mengalami kerusakan di bagian atap akibat diterjang angin puting beliung,” ujar Muhari.

Baca Juga: Stop Stigma Buruk, Gangguan Kesehatan Mental Lekas Pulih

BPBD Kabupaten Pesawaran langsung merespons dampak bencana hidrometeorologi yang terjadi pada Senin sore, 24 Januari 2022.

“BPBD Kabupaten Pesawaran telah turun untuk melakukan kaji cepat, koordinasi dan membantu upaya penanganan darurat bersama lintas instansi terkait,” kata Muhari.

Prakiraan cuaca Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) periode hingga Kamis, 27 Januari 2022, menyebutkan bahwa hujan dengan intensitas tinggi yang dapat disertai angin kencang berpotensi di Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, pada siang hingga malam hari. Hal yang sama juga berlaku di wilayah Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung.

Baca Juga: Gempa Kepulauan Talaud, Daryono Ungkap 10 Fakta Ini

Melihat dari adanya prakiraan cuaca dari BMKG, kata Muhari, BNPB mengimbau kepada seluruh pemangku kebijakan di masing-masing wilayah tersebut agar mengambil upaya mitigasi dan meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat.

Beberapa upaya seperti pemangkasan ranting dan cabang pohon yang berada di dekat permukiman warga agar dilakukan, termasuk susur sungai dan tanggul, normalisasi Daerah Aliran Sungai (DAS) maupun selokan serta pembersihan lingkungan permukiman secara rutin. [WLC01]

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: angin kencangangin puting beliungBencana HidrometeorologiBMKGBNPBBPBDhujan disertai angin kencangKabupaten BogorKabupaten PesawaranMusim hujanProvinsi Jawa BaratProvinsi Lampung

Editor

Next Post
Satu bangunan rumah milik warga di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, rusak tertimpa pohon yang tumbang saat cuaca ekstrem melanda kawasan itu. Foto Dok BNPB.

Jawa Barat Dilanda Cuaca Ekstrem, Belasan Rumah Penduduk Rusak

Discussion about this post

TERKINI

  • Penggusuran PT BSMJ di wilayah adat Muara Tae, Kabupaten Kutai Barat untuk sawit. Foto Dok. Kaoem Telapak.Kaoem Telapak Desak Ekspansi Sawit di Wilayah Adat Muara Tae Dihentikan
    In News
    Sabtu, 27 Juni 2026
  • Bentang alam Masyarakat Adat Kasepuhan Pasir Eurih di Kecamatan Sobang, Kabupaten Lebak, Banten. Komunitas ini mempertahankan sistem zonasi tradisional sebagai dasar pengelolaan wilayah adat yang diwariskan. Foto Dok. WGII.Paradoks Penetapan Taman Nasional, Pengetahuan Hidup Masyarakat Adat Terancam Punah
    In Lingkungan
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Laskar Talijiwo dari Pracimantoro, Wonogiri sampaikan penolakan tambang dan pabrik semen kepada Bupati Wonogiri, 25 Juni 2026. Foto Dok. Laskar Talijiwo.Temui Bupati Wonogiri, Laskar Talijiwo Sampaikan Tolak Tambang Gamping dan Pabrik Semen
    In News
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Ilustrasi sampah organik dari sisa buah-buahan. Foto Artis Digital/pixabay.com.Temuan Ombudsman DIY, Aktivitas TPS 3R Sokowaten Tak Berizin dan Sebabkan Pencemaran
    In News
    Senin, 22 Juni 2026
  • Acara ISWBC 2026 bertema Beyond Species: Rethinking Conservation in an Era of Uncertainty, 11 Juni 2026. Foto Leoni/UGM.Pejabat Kehutanan Bicara Peran Masyarakat Adat Menjaga Biodiversitas Saat Krisis Iklim
    In News
    Sabtu, 20 Juni 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media