Minggu, 8 November 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Gempa Kepulauan Talaud, Daryono Ungkap 10 Fakta Ini

Sabtu, 22 Januari 2022
A A
Pusat gempa Kepulauan Talaud, Provinsi Sulawesi Utara yang terjadi pada Sabtu, 22 Januari 2022 dengan kekuatan Magnitudo 6,1. Foto Tangkap Layar inatews.bmkg.go.id.

Pusat gempa Kepulauan Talaud, Provinsi Sulawesi Utara yang terjadi pada Sabtu, 22 Januari 2022 dengan kekuatan Magnitudo 6,1. Foto Tangkap Layar inatews.bmkg.go.id.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Gempa Kepulauan Talaud dengan kekuatan Magnitudo (M) 6,0 mengguncang wilayah Kabupaten Kepulauan Sangihe dan Kabupaten Kepulauan Talaud di Provinsi Sulawesi Utara. Guncangan gempa Kepulauan Talaud pada Sabtu, 22 Januari 2022, pukul 09.26 WIB, dirasakan kuat.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis, lokasi gempa berada di 3.67 LU, 126.82 BT dengan pusat gempa berada di laut, 39 kilometer Tenggara Melonguane, pada kedalaman 12 kilometer.

Guncangan gempa Kepulauan Talaud dirasakan dalam skala III hingga IV MMI di Melonguane, salah satu kecamatan di Kabupaten Kepulauan Talaud. BMKG menegaskan gempa Kepulauan Talaud tidak berpotensi tsunami.

Baca Juga: Sejarawan UGM: Nama IKN Sebaiknya Tak Hilangkan Nilai Historis Budaya Asal

“Guncangan kuat dirasakan warga Kepulauan Sangihe dan Kepulauan Talaud, Provinsi Sulawesi Utara. BPBD Kabupaten Kepulauan Sangihe melaporkan guncangan kuat berlangsug singkat, sekitar 3 hingga 4 detik,” kata Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari.

Menurut Muhari, gempa Kepualauan Talaud dirasakan kuat oleh warga di Kabupaten Kepualauan Talaud dan Kabupaten Kepulauan Sangihe.  Namun, warga di kedua kawasan itu berbeda merespons guncangan gempa Kepulauan Talaud.

Dijelaskan Muhari, berdasarkan laporan BPBD Kabupaten Kepulauan Sangihe, warga tidak mengalami kepanikan saat merasakan guncangan kuat gempa Kepulauan Talaud.

Baca Juga: Bencana Hidrometeorologi di Jember, Wilayah Terdampak Banjir Meluas

Sementara warga di Kabupaten Kepualuan Talaud mengalami kepanikan saat merasakan guncangan gempa Kepaulauan Talaud, menjadi lokasi pusat gempa.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: BMKGBNPBBPBDDaryonogempaGempa bumigempa Kepulauan SangiheGempa Kepulauan TalaudKabupaten Kepulauan SangiheKepulauan TalaudProvinsi Sulawesi Utara

Editor

Next Post
Ilustrasi kesehatan mental. Foto geralt/pixabay.com.

Stop Stigma Buruk, Gangguan Kesehatan Mental Lekas Pulih

Discussion about this post

TERKINI

  • Kaoem Telapak desak pemerintah usut tuntas dugaan pembalakan liar dan pencucian kayu Merbau di Nabire, Papua Tengah. Foto Kaoem Telapak.Kaoem Telapak Desak Pemerintah Usut Tuntas Dugaan Pembalakan di Nabire
    In News
    Rabu, 4 November 2026
  • Media alternatif, Gejayan.id menggelar walking tour bertema “Tribute to Udin” #1 ke bekas Kantor Harian Bernas, Kota Yogyakarta. Foto Istimewa.Gejayan Civic Memory Lab: Napak Tilas Jurnalistik Udin di ‘Kantor Bernas’
    In News
    Senin, 2 November 2026
  • Episenter gempa 6,4 magnitudo di Laut Banda, Maluku, pada Kamis, 29 Oktober 2026. Foto tangkap layar BMKG.Laut Banda Maluku Digoyang Gempa Menengah 6,4 Magnitudo
    In News
    Kamis, 29 Oktober 2026
  • Kondisi Desa Sei Gita, Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah, diselimuti kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada Selasa, 13 Oktober 2026. Foto Dok Borneo Is Burning.Karhutla 2026, HRWG Tuntut Pemerintah Transparan Soal Data Lahan Terbakar dan Mengusut Pihak Bertanggungjawab
    In Lingkungan
    Senin, 26 Oktober 2026
  • Pertemuan 20 organisasi masyarakat sipil kawasan Asia Pasifik dalam Asia Pacific System Change Convergence 2026 di Yogyakarta, pada 17-21 Oktober 2026. Foto Istimewa.Organisasi Masyarakat Sipil Asia Pasifik Serukan Perubahan Sistem Mengakhiri Krisis Ekologis dan Ketidakadilan Global 
    In News
    Sabtu, 24 Oktober 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media