Selasa, 12 Mei 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Berinteraksi dengan Anak Autis, Psikolog UGM: Panggillah Namanya Sebelum Bicara

Anak dengan autis mempunyai kendala dalam berkomunikasi, sehingga perlu tips dan trik untuk berinteraksi dengannya.

Jumat, 8 April 2022
A A
Ilustrasi anak autis bersama ayahnya. Foto gpalmisanoadm/pixabay.com.

Ilustrasi anak autis bersama ayahnya. Foto gpalmisanoadm/pixabay.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Peringatan Hari Autis Sedunia setiap 2 April diharapkan dapat menggerakkan masyarakat untuk lebih peduli, mengerti, menerima, serta mendukung anak dengan autis. Perlu kiat-kiat khusus bagi orang tua untuk mendidik anak autis.

“Karena dalam kehidupan sehari-hari, anak dengan autis mempunyai tiga kesulitan yang menjadi kendala untuk berinteraksi sosial,” kata Psikolog Klinis Rumah Sakit Akademik (RSA) UGM, Titik Adianingsih dalam talkshow kesehatan secara daring berjudul “Parenting pada Anak Autis” sebagaimana dilansir dari laman ugm.ac.id, 8 April 2022.

Ketiga kesulitan tersebut adalah kesulitan dalam berbahasa dan berkomunikasi, kesulitan dalam interaksi sosial dan pemahaman terhadap sekitarnya, dan kurangnya fleksibilitas dalam berpikir dan bertingkah laku.

Baca Juga: Pasien Diabetes Boleh Berpuasa, Asalkan Harus Perhatikan Kondisi Ini

Dunia bagi anak autis itu membingungkan. Ada suara-suara, gerakan-gerakan yang tidak bisa mereka pahami. Mereka pun tidak bisa membaca situasi sosial di sekitarnya.

“Kalau kita marah dan mengernyitkan alis misalnya, mereka tidak paham,” tutur Titik.

Lantas, bagaimana cara kita berinteraksi dengan anak autis?

Untuk mendekati anak autis perlu menggunakan strategi menirukan mereka. Contohnya, jika anak autis tengah bermain menumpuk mainan mobil-mobilan misalnya, maka kita bisa ikut bermain dengan cara tersebut, menumpuk-numpuk mainan juga. Cara itu sama halnya dengan prinsip dalam hubungan sosial, bahwa kita akan lebih mudah diterima orang kalau kita melakukan hal yang sama dengan orang tersebut.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: anak dengan autisautisberbahasa dan berkomunikasiinteraksi sosialPsikolog UGMRSA UGM

Editor

Next Post
Pusat gempa Magnitudo 5,1 melanda Tolikara, Provinsi Papua pada Jumat, 8 April 2022, pukul 19.32 WIB. Foto BMKG.

Gempa Darat Guncang Papua dan Sulawesi Selatan

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi ,krisis air bersih. Foto Andres_maura_ph/Pixabay.com.Pemerintah Harus Antisipasi Krisis Sampah dan Air Bersih Dampak Godzilla El Niño 2026
    In Lingkungan
    Senin, 11 Mei 2026
  • Ilustrasi tikus pembawa virus. Foto Sipa/Pixabay.com.Mengenal Virus Hanta Tipe HFRS di Indonesia dan Tipe HPS di Kapal Pesiar
    In Rehat
    Senin, 11 Mei 2026
  • Tim SAR gabungan membawa kantong jenazah korban erupsi gunung api Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara, 10 Mei 2026. Foto Basarnas.Pendakian Gunung Dukono Ditutup April 2026, Tiga Pendaki Tewas Mei 2026
    In Traveling
    Minggu, 10 Mei 2026
  • Suasana salah satu tempat pembuangan sampah sementara di Kota Yogyakarta. Foto Dok. Forpi Kota YogyakartaKritik Walhi Yogyakarta, PSEL Menyeret Daerah Tergantung pada Pasokan Sampah
    In Lingkungan
    Sabtu, 9 Mei 2026
  • Official trailer film Pesta Babi. Foto Indonesia Baru/YouTube.SIEJ: Larangan Nobar Pesta Babi Sensor Pengungkapan Peminggiran Hak Masyarakat Adat
    In News
    Sabtu, 9 Mei 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media