Senin, 10 Agustus 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

BMKG Ajak Global Kolaborasi Pengamatan Laut Demi Informasi Cuaca yang Akurat

Rabu, 25 Oktober 2023
A A
Acara Data Buoy Co-Operation Panel-39 di Nusa Dua, Bali. Foto Dok. BMKG.

Acara Data Buoy Co-Operation Panel-39 di Nusa Dua, Bali. Foto Dok. BMKG.

Share on FacebookShare on Twitter

“Upaya kolaboratif ini memiliki peran sentral dalam memahami kondisi lautan global dan ekosistemnya secara menyeluruh, membangun kemitraan global yang memfasilitasi sumber daya dan solusi bersama untuk mengatasi tantangan samudera di dunia,” papar Kepala BMKG Dwikorita Karnawati dalam DBCP-39 di Nusa Dua, Bali pada 24 Oktober 2023.

Baca Juga: Perusahaan Tambang Nikel Gugat UU 27 Tahun 2007, Walhi: Ancaman Kelangsungan Hidup Pulau Kecil

Saat dunia semakin terhubung dan penting bekerja sama secara global, DBCP menjadi simbol kolaborasi ilmiah yang kuat. Program ini tidak sekadar berupaya untuk membagi pengetahuan, tetapi juga berkomitmen untuk mencapai tujuannya secara aktif, membuka peluang untuk terobosan dalam disiplin ilmu seperti oseanografi, meteorologi, klimatologi, dan bidang-bidang lainnya. Data yang tersedia secara terbuka dianggap sebagai harta berharga bagi peneliti dan masyarakat yang prihatin akan lingkungan. Tekad DBCP adalah memastikan data tentang laut dan iklim dapat diakses semua pihak.

Data tersebut memberikan wawasan berharga tentang dinamika cuaca dan kondisi lautan yang memungkinkan untuk memprediksi dan merespons bencana alam, seperti tsunami dan cuaca buruk, dengan lebih presisi.

“Semoga pertemuan DBCP ini memberi dampak positif bagi dunia. Hasilnya bisa memberikan kontribusi pada inisiatif Early Warnings for All (EW4All) yang digagas World Meteorological Organization (WMO) dan untuk mendukung Dekade Ilmu Kelautan PBB untuk Pembangunan Berkelanjutan,” kata Dwikorita. [WLC02]

Sumber: BMKG

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Arus Lintas IndonesiaBMKGData Buoy Co-Operation PanelEl Ninopengamatan lautWorld Meteorological Organization

Editor

Next Post
Wisatawan Gunung Bromo melihat detik-detik sinar matahari merekah di langit pagi hari. Foto wanaloka.com.

Keindahan Langit Indonesia Jadi Peluang Pengembangan Astrowisata

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi gerhana matahari total. Foto Dok. BMKG.Masyarakat Indonesia Bisa Saksikan Fase Gerhana Matahari Total 12 Agustus di Kanal NASA
    In News
    Minggu, 9 Agustus 2026
  • Bencana ekologis di Sumatra. Foto Walhi.Deklarasi Desk Disaster Walhi: Hentikan Narasi “Bencana Alam” untuk Menghapus Tanggung Jawab
    In Lingkungan
    Rabu, 5 Agustus 2026
  • Menteri LH M. Jumhur Hidayat dalam Pelatihan Sertifikasi Lingkungan Hidup bagi Hakim Peradilan Umum, Militer, dan Tata Usaha Negara Seluruh Indonesia Angkatan XXIII di Bogor, 3 Agustus 2026. Foto Dok. KLH/BPLH.Menteri Jumhur: Putusan Pengadilan Harus Pulihkan Ekosistem dan Hentikan Perusakan Alam
    In News
    Rabu, 5 Agustus 2026
  • Ilustrasi semangka tanpa biji. Foto Congerdesign/Pixabay.comBudidaya Buah Tanpa Biji Tetap secara Alami
    In IPTEK
    Selasa, 4 Agustus 2026
  • Tongkang pengangkut batubara di perairan Sungai Mahakam. Foto Dok Wanaloka.com.Ribuan Ton Batu Bara Tumpah di Perairan Jepara, BRIN Survei Verifikasi Pencemaran
    In News
    Selasa, 4 Agustus 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media