Senin, 26 Oktober 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

BMKG Prakirakan Curah Hujan Meningkat Hingga Akhir Januari

Rabu, 21 Januari 2026
A A
Bibit Siklon Tropis 97S di Samudra Hindia selatan Indonesia. Foto Dok. BMKG.

Bibit Siklon Tropis 97S di Samudra Hindia selatan Indonesia. Foto Dok. BMKG.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Berdasarkan analisis dinamika atmosfer terbaru, wilayah yang mencakup Sumatra bagian selatan, Jawa, Bali, hingga Nusa Tenggara diprakirakan mengalami peningkatan intensitas hujan menjelang akhir Januari 2026.

Gangguan atmosfer yang terpantau saat ini memicu pertumbuhan awan konvektif secara signifikan. Kondisi ini dapat memicu potensi banjir, tanah longsor, dan gangguan pada sektor transportasi di wilayah terdampak.

“Kami mengimbau masyarakat tetap tenang, namun tetap meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi cuaca ekstrem menjelang akhir Januari ini,” kata Kepala Teuku Faisal Fathani

Plt. Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Andri Ramdhani menjelaskan terdapat sejumlah faktor teknis yang memengaruhi kondisi cuaca sepekan ke depan. Yakni ada Bibit Siklon Tropis 97S di Samudra Hindia selatan Indonesia dengan kecepatan angin maksimum sekitar sistem mencapai 15 knot (28 km/jam) dan tekanan udara 1001 hPa.

Baca juga: RUU Masyarakat Adat Tak Kunjung Disahkan, Jutaan Hektar Wilayah Adat Dirampas

Pergerakan sistem 97S ke arah barat dapat memicu penguatan pertemuan serta belokan angin dari pesisir barat Sumatra hingga Nusa Tenggara.

“Ini dapat memicu peningkatan pembentukan awan hujan di wilayah Indonesia bagian selatan,” ujar Andri.

Di sisi lain, Monsun Asia menguat hingga 23 Januari 2026 yang disertai seruakan dingin (cold surge) yang signifikan dari wilayah daratan Asia. Fenomena ini meningkatkan kecepatan angin di Laut Cina Selatan dan memicu pertumbuhan awan hujan secara masif di wilayah selatan khatulistiwa.

Secara bersamaan, aktifnya Madden-Julian Oscillation (MJO), Gelombang Rossby Equator, dan Kelvin, yang didukung nilai OLR negatif, memperkuat pembentukan awan Cumulonimbus di atmosfer.

Baca juga: Komisi II DPR Minta Rekonstruksi Fasilitas Publik Pascabencana Sumatera Tuntas Dua Tahun

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: BMKGCuaca Ekstremcurah hujansiklon tropis 97S

Editor

Next Post
Ilustrasi ramuan pereda influenza. Foto fotoblend/pixabay.com.

Kementerian Kesehatan Sebut Superflu adalah Influenza Musiman

Discussion about this post

TERKINI

  • Pertemuan 20 organisasi masyarakat sipil kawasan Asia Pasifik dalam Asia Pacific System Change Convergence 2026 di Yogyakarta, pada 17-21 Oktober 2026. Foto Istimewa.Organisasi Masyarakat Sipil Asia Pasifik Serukan Perubahan Sistem Mengakhiri Krisis Ekologis dan Ketidakadilan Global 
    In News
    Sabtu, 24 Oktober 2026
  • Aktivis Greenpeace Indonesia membentangkan spanduk raksasa di Monumen Selamat Datang, Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, pada Selasa, 20 Oktober 2026. Foto Greenpeace Indonesia.Dua Tahun Rezim Prabowo, Aktivis Greenpeace Bentangkan Spanduk ‘Bencana Makin Parah, Hidup Makin Susah’
    In News
    Selasa, 20 Oktober 2026
  • Bencana Sumatra. Foto Walhi.Tidak Tetapkan Bencana Sumatra Sebagai Bencana Nasional, Prabowo Digugat
    In News
    Senin, 19 Oktober 2026
  • Kondisi Desa Sei Gita, Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah, diselimuti kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada Selasa, 13 Oktober 2026. Foto Dok Borneo Is Burning.Mitigasi Krisis Iklim, Suhu Permukaan Meningkat Tren Curah Hujan Menurun
    In Lingkungan
    Sabtu, 17 Oktober 2026
  • Ratusan Perempuan Adat dari berbagai wilayah Nusantara berkumpul dalam Temu Nasional (Temunas) IV di Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Foto Dok Perempuan AMAN.Temunas IV Perempuan AMAN: Perempuan Adat Perkuat Kepemimpinan dan Kedaulatan
    In News
    Jumat, 16 Oktober 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media