“Sedangkan dampak kerugian material, BPBD Kabupaten Malang mencatat 1 unit fasilitas rumah ibadah rusak dan 10 unit tempat usaha ikut terdampak,” kata Muhari.
Baca Juga: Momen Langka Menetasnya Telur Elang Jawa Terekam CCTV
BPBD Kabupaten Malang bersama dengan perangkat desa dan kecamatan melakukan pendataan, serta bersiaga untuk mengantispasi kemungkinan banjir susulan.
Merespons peringatan dini BMKG, bahwa di beberapa wilayah kabupaten/kota Provinsi Jawa Timur masih terpantau berpotensi hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang pada 16 hinga 17 Maret 2022. BNPB mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiap-siagaan mengantisipasi banjir susulan.
Baca Juga: Satu Mobil Terbawa Arus Banjir Bandang di Tuban, Satu Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
“Pemerintah daerah dan warga diharapkan tetap waspada dan siaga dalam mengantisipasi potensi terjadinya banjir dan angin kencang susulan,” kata Muhari.
Bentuk kesiapsiagaan dari adanya prakiraan cuaca BMKG, ungkap Muhari, BPBD Provinsi Jawa Timur telah meneruskan informasi peringatan dini potensi hujan lebat kepada lintas instansi terkait dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman bencana hidrometeorologi basah, seperti banjir, banjir bandang dan tanah longsor serta angin kencang. [WLC01]
Discussion about this post