Selasa, 10 Februari 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Buku Green Energy, Indonesia Belum Optimalkan Energi Baru Terbarukan yang Melimpah

Green energy merupakan tuntutan zaman, karena menjadi sebuah keniscayaan bagi peradaban manusia.

Senin, 3 Januari 2022
A A
Peluncuran buku Green Energy. Foto geologi.ugm.ac.id.

Peluncuran buku Green Energy. Foto geologi.ugm.ac.id.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Alumni Teknik Geologi Universitas Gadjah Mada (UGM) Angkatan 1983 (Geo83) meluncurkan buku berjudul Green Energy: Sebuah Keniscayaan yang berisi kumpulan pemikiran, solusi, dan rekomendasi dari para ahli geologi Geo83.

Para penulisnya dari berbagai latar belakang profesi mulai dari praktisi bidang pengelolaan sumber daya kebumian, geologi teknik dan hidrogeologi, wartawan, hingga bankir. Tulisannya mengarah pada upaya memaksimalkan pemanfaatan energi hijau.

“Green energy merupakan tuntutan zaman, karena menjadi sebuah keniscayaan bagi peradaban manusia,’’ kata Ketua Geo83, Anif Punto Utomo dalam peluncuran buku bersamaan dengan acara reuni yang digelar pada 18 Desember 2021 di Hotel University Club UGM sebagaimana dilansir dari laman UGM tertanggal 20 Desember 2021.

Baca Juga: Awal Tahun 2022, Kabupaten Bungo Dilanda Bencana Hidrometeorologi

Ada kegalauan penggunaan energi fosil atau brown energy yang telah menjadi fenomena global dan menjadi kesadaran kolektif dari para pemimpin dunia. Indonesia sendiri memiliki sumber energi hijau atau energi baru terbarukan (EBT) yang melimpah, tetapi belum dimanfaatkan secara optimal.

“Sayang, Indonesia masih mengandalkan energi fosil batubara dan migas untuk membangkitkan energi,” ucap Anif.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Ahli GeologiEnergi fosilenergi hijauenergi terbarukanUGM

Editor

Next Post
Gunung Semeru memuntahkan abu vulkanis pada Senin, 3 Januari 2022. Foto PVMBG.

Erupsi Gunung Semeru Muntahkan Abu Vulkanis Setinggi 200 Meter  

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi rumah adat Sumatra Barat. Foto IndrabinYusuf/pixabay.com.Program Gentengisasi, Pakar Ingatkan Rumah Tradisional di Indonesia Tak Seragam 
    In Rehat
    Minggu, 8 Februari 2026
  • Ilustrasi makanan daging. Foto johnstocker/freepik.com.Diet Karnivora Tidak Aman, Ini Risikonya
    In Rehat
    Minggu, 8 Februari 2026
  • Ilustrasi kelelawar di pepohonan. Foto ignartonosbg/pixabay.com.Pakar Ingatkan, Virus Nipah Berpotensi Menular Antarmanusia
    In Rehat
    Sabtu, 7 Februari 2026
  • Bencana tanah bergerak di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, 6 Februari 2026. Foto BPBD Tegal.Bencana Tanah Bergerak di Tegal, Dua Ribu Lebih Warga Mengungsi
    In Bencana
    Sabtu, 7 Februari 2026
  • Ilustrasi manusia terdampak cuaca panas ekstrem. Foto Franz26/pixabay.com.Dampak Cuaca Ekstrem, Suhu, Banjir dan Longsor Meningkat 16 Tahun Terakhir
    In News
    Jumat, 6 Februari 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media