Sabtu, 31 Oktober 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Cadangan Blue Carbon Indonesia Terancam Ekspansi Industri

Mangrove dan lamun Indonesia diperkirakan menyimpan 17 persen cadangan karbon global.

Minggu, 2 Januari 2022
A A
Aliran sungai diapit hutan di ekowisata Tangkahan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Foto Wanaloka.com.

Aliran sungai diapit hutan di ekowisata Tangkahan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Foto Wanaloka.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Cagar blue carbon yang berupa ekosistem pesisir, seperti mangrove, padang lamun, dan terumbu karang merupakan ekosistem penyimpan karbon alami dalam jumlah besar.

Indonesia dengan 3,2 juta hektare mangrove dan 3 juta hektare padang lamun menyimpan potensi besar cadangan blue carbon dunia.

“Mangrove dan lamun Indonesia diperkirakan menyimpan 17 persen cadangan karbon global,” tutur Peneliti Center for Information and Development Studies (CIDES) Indonesia, M.Rudi Wahyono, dalam BioTalk #16 Future of Biology; Marine Biology and Blue Carbon Research yang diselenggarakan Fakultas Biologi UGM bekerja sama dengan World Wide Fun for Nature (WWF) Indonesia dan CIDES Indonesia sebagaimana dilansir dari laman UGM tertanggal 15 Desember 2021.

Baca Juga: Ingin Tahu Jenis dan Tipe Warna Kulitmu? Simak Penjelasan Dokter Flandiana

Rudi mengatakan cagar blue carbon bisa bernilai sangat tinggi. Nilai karbon mangrove bisa mencapai 90.000 US dollar per hektare. Melalui pengelolaan cagar blue carbon ini, Indonesia akan memperoleh pendapatan ekonomi setidaknya 248 miliar US dollar atau sekitar Rp3,540 triliun melalui berbagai skema karbon kredit.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Blue carbonCadangan karbonekowisataHutan bakauKawasan mangrove

Editor

Next Post
Kampoeng Cyber Kota Yogyakarta. Foto Wanaloka.com

Kampoeng Cyber di Kota Yogyakarta

Discussion about this post

TERKINI

  • Episenter gempa 6,4 magnitudo di Laut Banda, Maluku, pada Kamis, 29 Oktober 2026. Foto tangkap layar BMKG.Laut Banda Maluku Digoyang Gempa Menengah 6,4 Magnitudo
    In News
    Kamis, 29 Oktober 2026
  • Kondisi Desa Sei Gita, Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah, diselimuti kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada Selasa, 13 Oktober 2026. Foto Dok Borneo Is Burning.Karhutla 2026, HRWG Tuntut Pemerintah Transparan Soal Data Lahan Terbakar dan Mengusut Pihak Bertanggungjawab
    In Lingkungan
    Senin, 26 Oktober 2026
  • Pertemuan 20 organisasi masyarakat sipil kawasan Asia Pasifik dalam Asia Pacific System Change Convergence 2026 di Yogyakarta, pada 17-21 Oktober 2026. Foto Istimewa.Organisasi Masyarakat Sipil Asia Pasifik Serukan Perubahan Sistem Mengakhiri Krisis Ekologis dan Ketidakadilan Global 
    In News
    Sabtu, 24 Oktober 2026
  • Aktivis Greenpeace Indonesia membentangkan spanduk raksasa di Monumen Selamat Datang, Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, pada Selasa, 20 Oktober 2026. Foto Greenpeace Indonesia.Dua Tahun Rezim Prabowo, Aktivis Greenpeace Bentangkan Spanduk ‘Bencana Makin Parah, Hidup Makin Susah’
    In News
    Selasa, 20 Oktober 2026
  • Bencana Sumatra. Foto Walhi.Tidak Tetapkan Bencana Sumatra Sebagai Bencana Nasional, Prabowo Digugat
    In News
    Senin, 19 Oktober 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media