Sabtu, 24 Oktober 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Cadangan Blue Carbon Indonesia Terancam Ekspansi Industri

Mangrove dan lamun Indonesia diperkirakan menyimpan 17 persen cadangan karbon global.

Minggu, 2 Januari 2022
A A
Aliran sungai diapit hutan di ekowisata Tangkahan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Foto Wanaloka.com.

Aliran sungai diapit hutan di ekowisata Tangkahan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Foto Wanaloka.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Nilai ekonomi tersebut dengan asumsi satu ton carbon dinilai sebesar 41 US dollar, dengan potensi penyerapan karbon sebesar 6,9 juta MMT setara gas karbondioksida.

Baca Juga: Prof. Wahyu Andayani: Lindungi Hutan Lewat Pembangunan KPH

“Nilai cagar blue carbon tersebut tak hanya dari karbon, tapi juga dampak ekonomi lain seperti ekowisata, pencegah abrasi, tsunami, badai  dan industri perikanan lestari,” papar Rudi.

Persoalannya, Rudi menyebutkan terdapat ancaman dalam pengelolaan cagar blue carbon Indonesia. Salah satunya adalah ancaman degradasi sebesar 0,64 persen akibat ekspansi industri, proses reklamasi atau pembukaan lahan untuk persawahan dan pertambakan.

Baca Juga: Jahe Dikembangkan Jadi Obat Terapi Kanker dengan Harga Terjangkau

Sementara Dekan Fakultas Biologi UGM, Prof. Budi Setidadi Daryono menyatakan Fakultas Biologi UGM berkomitmen dalam upaya pengelolaan cagar blue carbon di Indonesia.

Salah satunya dengan memberikan dukungan melalui keunggulan yang dimiliki Fakultas Biologi UGM, yakni dalam bidang rekayasa genetika, kultur jaringan, dan konservasi biodiversitas. Bidang-bidang itu dibutuhan dalam ekstensifikasi maupun konservasi cagar blue carbon di Indonesia dan dunia. [WLC02]

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Blue carbonCadangan karbonekowisataHutan bakauKawasan mangrove

Editor

Next Post
Kampoeng Cyber Kota Yogyakarta. Foto Wanaloka.com

Kampoeng Cyber di Kota Yogyakarta

Discussion about this post

TERKINI

  • Aktivis Greenpeace Indonesia membentangkan spanduk raksasa di Monumen Selamat Datang, Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, pada Selasa, 20 Oktober 2026. Foto Greenpeace Indonesia.Dua Tahun Rezim Prabowo, Aktivis Greenpeace Bentangkan Spanduk ‘Bencana Makin Parah, Hidup Makin Susah’
    In News
    Selasa, 20 Oktober 2026
  • Bencana Sumatra. Foto Walhi.Tidak Tetapkan Bencana Sumatra Sebagai Bencana Nasional, Prabowo Digugat
    In News
    Senin, 19 Oktober 2026
  • Kondisi Desa Sei Gita, Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah, diselimuti kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada Selasa, 13 Oktober 2026. Foto Dok Borneo Is Burning.Mitigasi Krisis Iklim, Suhu Permukaan Meningkat Tren Curah Hujan Menurun
    In Lingkungan
    Sabtu, 17 Oktober 2026
  • Ratusan Perempuan Adat dari berbagai wilayah Nusantara berkumpul dalam Temu Nasional (Temunas) IV di Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Foto Dok Perempuan AMAN.Temunas IV Perempuan AMAN: Perempuan Adat Perkuat Kepemimpinan dan Kedaulatan
    In News
    Jumat, 16 Oktober 2026
  • Gedung KPK | kpk.go.id.OTT KPK di BNPB, Kepala BNPB Langsung Diganti
    In News
    Kamis, 15 Oktober 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media