Minggu, 28 Juni 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Cegah Banteng Jawa Punah Lewat Reintroduksi di CA Pananjung Pangandaran

Reintroduksi dimaksudkan untuk menjaga keberlanjutan populasi banteng jawa dengan melepasliarkan sesuai habitatnya.

Kamis, 12 Desember 2024
A A
Program reintroduksi banteng jawa di CA Pananjung Pangandaran, Jawa Barat, 11 Desember 2024. Foto PPID KLHK.

Program reintroduksi banteng jawa di CA Pananjung Pangandaran, Jawa Barat, 11 Desember 2024. Foto PPID KLHK.

Share on FacebookShare on Twitter

Sebaran banteng jawa

Satwa banteng jawa yang direintroduksi ke CA Pananjung Pangandaran sebanyak dua pasang atau empat individu. Masing-masing satu individu berjenis kelamin betina berasal dari lembaga konservasi PT. Taman Safari Indonesia I Bogor dan PT. Taman Safari Indonesia II Prigen. Kemudian dua individu Jantan dari PT. Taman Safari Indonesia III Gianyar Bali.

Seluruh banteng jawa yang direintroduksi merupakan hasil dari keberhasilan program pengembangbiakan terkontrol di Lembaga Konservasi Umum, khususnya PT. Taman Safari Indonesia.

Selain reintorduksi Banteng Jawa, juga dilakukan pelepasliaran sepasang satwa elang brontok (Nisaetus ccirrhatus). Serta pelepasliaran sepasang landak jawa (Hystrix javanica).

Baca Juga: Penanganan Warga Terdampak Bencana Sukabumi, Pengungsian Terpusat hingga Psikososial

CA Pananjung Pangandaran merupakan kawasan konservasi yang memiliki luas sekitar 454,62 Ha dan ditopang kawasan Taman Wisata Alam seluas sekitar 34,32 Ha. Kawasan ini berada di bawah pengelolaan Balai Besar Konservasi Sumberdaya Alam Jawa Barat.

Banteng Jawa memiliki sebaran alami di Pulau Jawa. Saat ini populasi alami Banteng Jawa ada di Taman Nasional Ujung Kulon, Taman Nasional Meru Betiri, Taman Nasional Baluran, dan Taman Nasional Alas Purwo.

Banteng Jawa juga dapat dijumpai di beberapa Lembaga Konservasi di Indonesia terutama di Taman Safari Indonesia dan telah berhasil melakukan program pengembangbiakan. Secara kesesuaian habitat, CA Pananjung Pangandaran sangat baik untuk tempat berkembang biak banteng jawa.

Baca Juga: Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Lagi, Pakar Dorong Mitigasi Berbasis Sains

Kegiatan reintroduksi merupakan bentuk tanggung jawab dan kerja bersama berbagai pihak dalam upaya konservasi banteng jawa. Peran berbagai pihak terutama pemerintah daerah, masyarakat lokal, media dan swasta sangat penting dalam kerja-kerja konservasi. Kolaborasi dengan prinsip mutual respect, mutual trust dan mutual benefit menjadi tolok ukur keberhasilan konservasi keanekaragaman hayati.

Di sisi lain, kegiatan ini juga memiliki nilai edukasi publik, tentang pentingnya menyelamatkan dan melestarikan satwa liar  dengan membiarkan mereka hidup di habitat alaminya. Memastikan kelangsungan hidup satwa-satwa liar secara alami, adalah tanggung jawab kita bersama, baik itu pemerintah, perguruan tinggi, media, swasta dan masyarakat. [WLC02]

Sumber: PPID KLHK

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: banteng jawaCagar Alam Pananjung Pangandaranprogram reintroduksi

Editor

Next Post
Pertemuan Asian Parliamentary Assembly (APA) Standing Committee on Economic and Sustainable Development, di Manama, Bahrain, 9 Desember 2024. Foto Istimewa.

Parlemen Negara Asia Didesak Tagih Janji Pembiayaan Iklim dari Negara Maju

Discussion about this post

TERKINI

  • Penggusuran PT BSMJ di wilayah adat Muara Tae, Kabupaten Kutai Barat untuk sawit. Foto Dok. Kaoem Telapak.Kaoem Telapak Desak Ekspansi Sawit di Wilayah Adat Muara Tae Dihentikan
    In News
    Sabtu, 27 Juni 2026
  • Bentang alam Masyarakat Adat Kasepuhan Pasir Eurih di Kecamatan Sobang, Kabupaten Lebak, Banten. Komunitas ini mempertahankan sistem zonasi tradisional sebagai dasar pengelolaan wilayah adat yang diwariskan. Foto Dok. WGII.Paradoks Penetapan Taman Nasional, Pengetahuan Hidup Masyarakat Adat Terancam Punah
    In Lingkungan
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Laskar Talijiwo dari Pracimantoro, Wonogiri sampaikan penolakan tambang dan pabrik semen kepada Bupati Wonogiri, 25 Juni 2026. Foto Dok. Laskar Talijiwo.Temui Bupati Wonogiri, Laskar Talijiwo Sampaikan Tolak Tambang Gamping dan Pabrik Semen
    In News
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Ilustrasi sampah organik dari sisa buah-buahan. Foto Artis Digital/pixabay.com.Temuan Ombudsman DIY, Aktivitas TPS 3R Sokowaten Tak Berizin dan Sebabkan Pencemaran
    In News
    Senin, 22 Juni 2026
  • Acara ISWBC 2026 bertema Beyond Species: Rethinking Conservation in an Era of Uncertainty, 11 Juni 2026. Foto Leoni/UGM.Pejabat Kehutanan Bicara Peran Masyarakat Adat Menjaga Biodiversitas Saat Krisis Iklim
    In News
    Sabtu, 20 Juni 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media