Sabtu, 26 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Chandra Wahyu: Industri Kimia Kurangi Minyak Bumi, Ganti Bahan Baku Terbarukan

Bahan baku konvensional, seperti minyak bumi sudah saatnya diganti dalam beragam industri manufaktur. Beralih ke bahan baku ramah lingkungan.

Selasa, 10 Oktober 2023
A A
Guru Besar Teknik Kimia UGM, Prof. Chandra Wahyu Purnomo. Foto ugm.ac.id.

Guru Besar Teknik Kimia UGM, Prof. Chandra Wahyu Purnomo. Foto ugm.ac.id.

Share on FacebookShare on Twitter

Proses transisi dari industri kimia berbasis fosil ke industri kimia berkelanjutan memerlukan dukungan kerangka kerja kebijakan dalam mendorong inovasi, investasi dan pengembangan teknologi baru. Menurut dia, pemerintah dan lembaga internasional perlu bekerja sama untuk mengembangkan regulasi yang memfasilitasi perubahan seperti penggunaan biomassa, bahan daur ulang dan bahan baku berkelanjutan lainnya.

Baca Juga: Peta Jalan Dekarbonisasi Jadi Acuan Pariwisata Indonesia Ramah Lingkungan

“Pembatasan terhadap bahan kimia berbahaya dan pemantauan lebih ketat terhadap limbah dan emisi juga perlu diimplementasikan. Peraturan yang ketat bisa mendorong penggantian bahan kimia berbahaya dengan alternatif yang lebih aman,” jelas Chandra.

Bagi Chandra, pendekatan transformasi sosial bertujuan untuk membentuk pola konsumsi dan produksi yang berdasarkan partisipasi, kebersamaan dan solidaritas yang menekankan pentingnya inovasi sosial dari bawah ke atas. Juga gerakan konsumen yang emansipatif dalam mengubah sistem produksi dan konsumsi ke arah penciptaan nilai yang lebih regional dan partisipatif. [WLC02]

Sumber: UGM

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: bahan baku terbarukanbahan daur ulangEmisi karbonGuru Besar Teknik Kimia UGM Prof. Chandra Wahyu Purnomoindustri kimia

Editor

Next Post
Hutan hujan tropis Sumatera di kawasan ekowisata Tangkahan Kabupaten Langkat, Sumatera Utara yang merupakan bagian Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL). Foto Dok Wanaloka.com.

Kerumitan Kelola Hutan untuk Pembangunan dan Penurunan Emisi

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media