Kamis, 24 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Dampak Hujan Lebat, Warga Hilang Terseret Banjir hingga Amblasnya Jalur Kereta Api

Minggu, 9 Oktober 2022
A A
Dampak hujan lebat di Ciamis, tim SAR gabungan saat melakukan pencarian terhadap korban yang terseret arus banjir di Desa Cihaurbeuti, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, pada Jumat, 7 Oktober 2022. Foto Pusdalops BPBD Kabupaten Ciamis.

Dampak hujan lebat di Ciamis, tim SAR gabungan saat melakukan pencarian terhadap korban yang terseret arus banjir di Desa Cihaurbeuti, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, pada Jumat, 7 Oktober 2022. Foto Pusdalops BPBD Kabupaten Ciamis.

Share on FacebookShare on Twitter

Meski banjir berangsur-ansur surut pada Sabtu, 8 Oktober 2022, BPBD Kota Bekasi bersama tim gabungan tetap bersiaga menghadapi potensi dampak banjir.

Rel Kereta Api  Anjlok

Dampak hujan lebat di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, menyebabkan rel kereta api anjlok. BNPB menyiarkan, hujan lebat di wilayah Kabupaten Cilacap, sejak Jumat malam, 7 Oktober 2022, hingga Sabtu dinihari, 8 Oktober 2022, memicu terjadinya penurunan tanah di beberapa titik di sepanjang jalur lintasan rel kereta api jarak jauh antara Jeruklegi-Kawunganten.

“Hasil kaji cepat sementara, penurunan tanah itu masing-masing terdapat di kilometer 376 +6/7, km 372 +400 dan km 392 +8/7 yang berada di petak jalan Sikampuh-Maos,” kata Muhari.

Humas Daerah Operasi V (DAOP 5) Purwokerto, Krisbiyantoro mengatakan, laporan awal didapatkan dari awak sarana Kereta Api Kahuripan tujuan Kiaracondong yang merasakan adanya goyangan keras di km 367 +6/7 saat kereta melaju pada kecepatan 70 km/jam.

Baca Juga: BIN Ingatkan, Bencana Alam Dapat Mengancam Keamanan Negara

“Berawal dari laporan yang kita terima dari awak sarana KA Kahuripan tujuan Kiaracondong bahwa KAnya terasa ada goyangan keras di km 367+6/7 dengan kecepatan 70 km/jam,” ujar Kris dalam siaran pers BNPB, Sabtu kemarin.

Tim DAOP 5 Purwokerto kemudian melakukan investigasi di lapangan dan mendapati kondisi amblasnya tanah sepanjang 15 meter di jalur Jeruklegi-Kawunganten.

“Petugas jalan rel segera melakukan tindakan untuk penanganan gangguan perjalanan ini dengan mendistribusikan matrial dan tenaga ke lokasi amblesan,” ungkap Kris.

Amblasnya tanah di jalur kereta tersebut menghentikan perjalanan kereta, KA Turangga yang berhenti di Stasiun Jeruklegi, KA Parcel Selatan berhenti di Stasiun Gandrungmangu, KA Mutiara Selatan berhenti di Stasiun Gandrungmangu dan KA Kutojaya Selatan masuk di Stasiun Gandrungmangu.

BPBD Kabupaten Cilacap melaporkan di sekitar lokasi kejadian amblasnya tanah di jalur kereta api, dilanda banjir sehingga akses Jeruklegi-Kawunganten lumpuh sementara. [WLC01]

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: banjir Ciamisdampak hujan lebatjalur rel kereta api di Cilacap amblasKabupaten CiamisKabupaten Cilacapprakiraan berbasis dampak hujan lebatProvinsi Jawa BaratProvinsi Jawa Tengah

Editor

Next Post
Cuaca ekstrem di Bali, tim SAR mengevakuasi kendaraan roda empat yang tertimbun longsor di Provinsi Bali. Foto Dok BNPB.

Cuaca Ekstrem di Bali, Lima Orang Meninggal Dunia

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media