Jumat, 16 Oktober 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Dampak Pergerakan Tanah di Bandung Barat, Rumah Warga Harus Direlokasi

Selasa, 5 Maret 2024
A A
Rombongan BNPB dan Pemkab Bandung Barat meninjau lokasi terdampak pergerakan tanah di Kecamatan Rongga, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, 5 Maret 2024. Foto Dok. BNPB.

Rombongan BNPB dan Pemkab Bandung Barat meninjau lokasi terdampak pergerakan tanah di Kecamatan Rongga, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, 5 Maret 2024. Foto Dok. BNPB.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Pemerintah Pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) akan merelokasi rumah warga terdampak maupun yang terancam fenomena pergerakan tanah di Kecamatan Rongga, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.

“Penanganan setelah tanggap darurat tahap rehabilitasi dan rekonstruksi adalah kami harus dilakukan relokasi. Di daerah ini sudah tidak bisa lagi digunakan untuk permukiman warga,” kata Kepala BNPB Letjen TNI Suharyato usai memimpin rapat koordinasi penanganan bencana pergerakan tanah dan tanah longsor di Posko Darurat Bencana, Kantor Kecamatan Rongga, Selasa, 5 Maret 2024.

Suhartoyo memastikan dari hasil kaji cepat, saat ini ada sebanyak 28 rumah yang sudah pasti harus direlokasi karena memang telah terdampak dan berada di zona merah rawan pergerakan tanah. Namun tidak menutup kemungkinan ada penambahan jumlah rumah yang harus direlokasi hingga mencapai 40-50 rumah.

“Yang langsung harus direlokasi ada sebanyak 28 rumah. Tetapi tentu saja ada potensi-potensi sebanyak 40-50 rumah penduduk yang harus direlokasi ke tempat yang baru,” jelas Suharyanto.

Tahapan proses relokasi rumah warga dimulai dengan koordinasi BNPB dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), termasuk Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) untuk asesmen lokasi mana yang direkomendasikan. Sementara Pemkab Bandung Barat berikut jajarannya mulai dari BPBD Jawa Barat, BPBD Bandung Barat dan seluruh unsur Forkopimda lainnya akan menyediakan lahan dan proses pendataan lebih lanjut.

“Pemda atas rekomendasi Badan Geologi sudah menentukan beberapa alternatif lahan untuk relokasi. Tentu saja nanti akan dievaluasi dan diasesmen mana yang paling baik,” kata Suharyanto.

Sewa Rumah Rp500 Ribu

Suharyanto memastikan fokus utama penanganan darurat hingga hari ini adalah bagaimana memastikan kebutuhan dasar warga terdampak dapat terpenuhi dengan baik. Selama masa tanggap darurat, seluruh rangkaian proses yang masuk dalam tahapan ini menjadi prioritas utama.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Kabupaten Bandung BaratKepala BNPB Letjen TNI Suharyantopergerakan tanahtahap rehabilitasi dan rekonstruksitanggap darurat bencana

Editor

Next Post
Guru Besar Bidang Teknologi Hasil Ternak Fakultas Peternakan UGM, Prof. Nanung Agus Fitriyanto. Foto nanungagusfitriyanto.wordpress.com.

Nanung Agus, Potensi Limbah Ternak Menjadi Bahan Bakar Motor

Discussion about this post

TERKINI

  • Gedung KPK | kpk.go.id.OTT KPK di BNPB, Kepala BNPB Langsung Diganti
    In News
    Kamis, 15 Oktober 2026
  • Dampak karhutla, wilayah Kota Palembang, Provinsi Sumatra Selatan, diselimuti kabut asap pada Kamis, 8 Oktober 2026. Foto BNPB.Respons Protes Negara Jiran Dampak Karhutla, Prabowo Perintahkan Penanganan Optimal
    In Bencana
    Selasa, 13 Oktober 2026
  • Bencana banjir dan tanah longsor di Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh, yang terjadi pada Jumat, 9 Oktober 2026. Foto BPBD Kabupaten Gayo Lues.Bencana Banjir dan Longsor Landa Aceh dan Sumatra Barat Ratusan Penduduk Mengungsi
    In Bencana
    Senin, 12 Oktober 2026
  • Aksi Hari Tani Nasional 2025 mengusung desakan reforma agraria, 24 September 2025. Foto KPA.Koalisi Masyarakat Sipil untuk Keadilan Agraria Kritik Penunjukan Kepala BRAN
    In News
    Jumat, 2 Oktober 2026
  • Pusat gempa dangkal 5,4 magnitudo di Pantai Timur Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan pada Kamis malam, 1 Oktober 2026. Foto tangkap layar BMKG.Gempa Dangkal di Laut Flores Kepulauan Selayar Dirasakan IV MMI
    In News
    Kamis, 1 Oktober 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media