Sabtu, 26 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Dampak Siklon Mocha, Utara Indonesia Alami Kekeringan

Selasa, 16 Mei 2023
A A
Siklon Mocha. Foto @VortixWx/twitter.com.

Siklon Mocha. Foto @VortixWx/twitter.com.

Share on FacebookShare on Twitter

“Akan terjadi tingkat keparahan yang lebih tinggi dari saat ini apabila manusia masih belum meningkatkan perbaikan aktivitas dan kewaspadaan tentang isu pemanasan global,” papar Dosen Fakultas Teknologi Maju dan Multidisiplin (FTMM) Unair itu, 15 Mei 2023.

Baca Juga: Pertama Kali Mendaki Rinjani Pascalebaran dari Sembalun Kembali ke Sembalun

Siklus Tahunan dan Peningkatan Radiasi

Retna menjelaskan meskipun temperatur mengalami siklus kenaikan dan penurunan yang terjadi setiap tahun, dampak peningkatan radiasi sinar UV semakin terasa. Mengingat, lapisan ozon terus menipis. Organisasi meteorologi dunia juga pernah memperkirakan ada kemungkinan kenaikan sebesar 1.5 derajat Celcius setiap tahun.

Apabaila tidak segera teratasi, Retna menjelaskan, penipisan lapisan ozon dapat meningkatkan terjadinya kanker kulit (melanoma) dan penekanan sistem kekebalan. Serta es Samudra Arktik yang mencair mengakibatkan kepunahan beruang kutub pada 2100 mendatang.

Penyebab kejadian sinar UV yang ekstrem beberapa waktu lalu adalah dari sudut datang sinar matahari dan letak geografis Indonesia. Namun terdapat beberapa cara yang dapat menurunkan tingkat keparahan, yaitu dengan menggalakkan kembali penggantian Bahan Perusak Ozon (BPO).

Baca Juga: Gempa Susulan di Selat Sunda Banten Kembali Terjadi

“Masyarakat dapat mengurangi penggunaan AC sebagai salah satu material penghasil gas CFC yang dapat merusak ozon,” kata Retna.

Sedangkan pemerintah dan industri melaksanakan kebijakan yang telah diatur oleh Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 83/M-DAG/PER/10/2015 Tahun 2015 tentang ketentuan impor bahan perusak lapisan ozon. [WLC02]

Sumber: Twitter @EYulihastin, Unair 

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: bibit vorteks baruBRINlapisan ozonpemanasan globalSiklon Mochasinar UVUnair

Editor

Next Post
Presiden Jokowi, para menteri dan TNI menanam mangrove di Angke. Foto Dok. BPMI Setpres.

Ramai-ramai Pejabat dan TNI Menanam Mangrove

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media