Selasa, 12 Mei 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Dampak Tambang Nikel di Pulau Obi, Air Jadi Cokelat dan Nelayan Menjaring Lumpur

Sejak 2021 mulai terjadi perubahan air. Setiap kali warga memasak air, seperti ada gelembung sabun dalam air itu.

Selasa, 3 Februari 2026
A A
Dampak pertambangan nikel di Pulau Obi, Maluku Utara. Foto Walhi.

Dampak pertambangan nikel di Pulau Obi, Maluku Utara. Foto Walhi.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Kehadiran perusahaan tambang nikel, Harita Nickel yang merupakan bagian dari PT Harita Group diduga telah mengubah kehidupan masyarakat di Desa Kawasi di Pulau Obi, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara secara drastis, mulai dari kerusakan lingkungan, ancaman kesehatan, terganggunya pendidikan, hingga tekanan sosial dan ekonomi. Di tengah klaim transisi energi dan pembangunan berkelanjutan, warga justru menghadapi kehilangan ruang hidup, intimidasi, serta kriminalisasi ketika menyuarakan penolakan.

Warga Desa Kawasi, Samsir Lawendi menegaskan sejak awal masuknya PT Harita Group tidak pernah ada pelibatan masyarakat secara kolektif. Warga baru mengetahui ada perusahaan setelah mereka mulai beroperasi.

Ia juga mengungkapkan praktik perampasan lahan dan kriminalisasi terhadap warga yang mempertahankan ruang hidupnya. Ada lahan-lahan warga yang mereka ambil tanpa memberi tahu.

“Jika warga protes, dikriminalisasi atau diintimidasi, bahkan dipenjara,” kata Samsir.

Baca juga: Jeron Beteng Jadi Percontohan Kawasan Rendah Emisi Kota Yogyakarta

Salah satunya, Domingus Johannes yang sudah selesai menjalani putusan inkrah pengadilan yang memenjarakannya karena mempertahankan lahan yang diambil paksa perusahaan. Persoalan perampasan lahan belum terselesaikan hingga kini.

Masyarakat Kawasi juga dihadapkan pada rencana relokasi. Rencana tersebut ditolak warga karena mengancam keberadaan mereka sebagai komunitas adat.

“Yang diomongkan pemerintah di sana itu, sudah ada Perda atau Pergub serta juknisnya. Kami berharap bisa dicabut karena di sana adalah tanah adat kami dan kami hidup berdampingan sangat baik sesama kami warga,” tegas dia.

Warga Kawasi lainnya, Nurhayati Jumadi menyoroti relokasi dilakukan secara sistematis melalui sektor pendidikan.

“Politik untuk pindah kampung ini dimulai dari pendidikan itu sendiri. Contoh mereka membuat taktik pindahkan dulu sekolahnya sebelum pindahkan masyarakat. Itu realita karena yang dipindahkan waktu itu SMA, SMP, dan sekarang SD juga sudah pindah muridnya. Jadi saya anggap itu satu taktik supaya masyarakat Kawasi lebih cepat pindah ke Ecovillage,” duga Nurhayati.

Baca juga: Istilah “Awan Kontainer”, Ada Kekeliruan Memahami Proses Pembentukan Hujan

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Maluku Utarapertambangan nikelPulau ObiWalhi

Editor

Next Post
Ilustrasi pembakaran sampah. Foto bakhrom_media/pixabay.com.

PLTSa akan Beroperasi Tahun 2027, Pakar Ingatkan Pembakaran Sampah Plastik Memicu Kanker

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi ,krisis air bersih. Foto Andres_maura_ph/Pixabay.com.Pemerintah Harus Antisipasi Krisis Sampah dan Air Bersih Dampak Godzilla El Niño 2026
    In Lingkungan
    Senin, 11 Mei 2026
  • Ilustrasi tikus pembawa virus. Foto Sipa/Pixabay.com.Mengenal Virus Hanta Tipe HFRS di Indonesia dan Tipe HPS di Kapal Pesiar
    In Rehat
    Senin, 11 Mei 2026
  • Tim SAR gabungan membawa kantong jenazah korban erupsi gunung api Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara, 10 Mei 2026. Foto Basarnas.Pendakian Gunung Dukono Ditutup April 2026, Tiga Pendaki Tewas Mei 2026
    In Traveling
    Minggu, 10 Mei 2026
  • Suasana salah satu tempat pembuangan sampah sementara di Kota Yogyakarta. Foto Dok. Forpi Kota YogyakartaKritik Walhi Yogyakarta, PSEL Menyeret Daerah Tergantung pada Pasokan Sampah
    In Lingkungan
    Sabtu, 9 Mei 2026
  • Official trailer film Pesta Babi. Foto Indonesia Baru/YouTube.SIEJ: Larangan Nobar Pesta Babi Sensor Pengungkapan Peminggiran Hak Masyarakat Adat
    In News
    Sabtu, 9 Mei 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media