Jumat, 3 Juli 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Deformasi Lempeng Laut Maluku Picu Gempa Mag 6 di Kepulauan Talaud

Sabtu, 11 Februari 2023
A A
Gempa di Kepulauan Talaud hari ini, Sabtu, 11 Februari 2023 dengan magnitudo 6 dipicu aktvitas deformasi batuan dalam Lempeng Laut Maluku. Foto tangkap layar Google Earth berdasarkan koordinat episenter gempa dari BMKG.

Gempa di Kepulauan Talaud hari ini, Sabtu, 11 Februari 2023 dengan magnitudo 6 dipicu aktvitas deformasi batuan dalam Lempeng Laut Maluku. Foto tangkap layar Google Earth berdasarkan koordinat episenter gempa dari BMKG.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Gempa magnitudo 6 guncang wilayah Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara pada Sabtu, 11 Februari 2023. Wilayah tersebut kembali diguncang dua lindu susulan dengan magnitudo terbesar 4,6 dengan interval waktu kurang dari satu jam.

Gempa di Kepulauan Talaud dipicu aktivitas deformasi di Lempeng Laut Maluku, dan gempa yang terjadi kategori gempa dangkal dengan hiposentrum di bawah 60 kilometer.

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono menjelaskan, gempa Magnitudo (Mag) 6,0 terjadi pada pukul 15.55 WIB, dengan episenter gempa berada di laut pada koordinat 3,73 derajat Lintang Utara, 126,76 derajat Bujur Timur.

Baca Juga: Gempa Turki, Pesawat Kepresidenan Dioperasikan Evakuasi Korban

Pusat lindu yang mengguncang Kepulauan Talaud ini berjarak 31 kilometer tenggara Kecamatan Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud, dengan hiposenter di kedalaman 27 kilometer.

“Gempa yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya deformasi batuan dalam Lempeng Laut Maluku. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault),” kata Daryono.

Gempa Mag 6 di Pulau Talaud menimbulkan guncangan yang dirasakan oleh semua orang di wilayah terdampak. Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa di Pulau Talaud dirasakan pada skala intensitas IV MMI di wilayah Kecamatan Melonguane. Getaran akibat gempa pada skala IV MMI adalah, bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah.

Baca Juga: Dadan Nurjaman: Olah Emas Bebas Merkuri agar Limbah Aman Dibuang ke Lingkungan

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: deformasi batuan Lempeng Laut MalukuGempa Kepulauan TalaudKabupaten Kepulauan TalaudKecamatan MelonguaneLempeng Laut MalukuProvinsi Sulawesi Utara

Editor

Next Post
Gempa Turki, Indonesia kirim bantuan kemanusiaan tahap pertama. Foto Dok BNPB, personel Tim MUSAR.

Gempa Turki, Indonesia Kirim Bantuan Kemanusiaan Tahap Pertama

Discussion about this post

TERKINI

  • Penggusuran PT BSMJ di wilayah adat Muara Tae, Kabupaten Kutai Barat untuk sawit. Foto Dok. Kaoem Telapak.Kaoem Telapak Desak Ekspansi Sawit di Wilayah Adat Muara Tae Dihentikan
    In News
    Sabtu, 27 Juni 2026
  • Bentang alam Masyarakat Adat Kasepuhan Pasir Eurih di Kecamatan Sobang, Kabupaten Lebak, Banten. Komunitas ini mempertahankan sistem zonasi tradisional sebagai dasar pengelolaan wilayah adat yang diwariskan. Foto Dok. WGII.Paradoks Penetapan Taman Nasional, Pengetahuan Hidup Masyarakat Adat Terancam Punah
    In Lingkungan
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Laskar Talijiwo dari Pracimantoro, Wonogiri sampaikan penolakan tambang dan pabrik semen kepada Bupati Wonogiri, 25 Juni 2026. Foto Dok. Laskar Talijiwo.Temui Bupati Wonogiri, Laskar Talijiwo Sampaikan Tolak Tambang Gamping dan Pabrik Semen
    In News
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Ilustrasi sampah organik dari sisa buah-buahan. Foto Artis Digital/pixabay.com.Temuan Ombudsman DIY, Aktivitas TPS 3R Sokowaten Tak Berizin dan Sebabkan Pencemaran
    In News
    Senin, 22 Juni 2026
  • Acara ISWBC 2026 bertema Beyond Species: Rethinking Conservation in an Era of Uncertainty, 11 Juni 2026. Foto Leoni/UGM.Pejabat Kehutanan Bicara Peran Masyarakat Adat Menjaga Biodiversitas Saat Krisis Iklim
    In News
    Sabtu, 20 Juni 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media