Jumat, 26 Juni 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Demi Kembali ke Hutan, Lanustika Menempuh 15 Jam Perjalanan

Harimau sumatra yang ditangkap pada 8 September 2021 akibat konflik dengan manusia, akhirnya dikembalikan ke hutan pada 26 Maret 2022.

Rabu, 30 Maret 2022
A A
Pelepasliaran harimau sumatra, Lanustika. Foto menlhk.go.id.

Pelepasliaran harimau sumatra, Lanustika. Foto menlhk.go.id.

Share on FacebookShare on Twitter

“Akhirnya tim berhasil menangkap harimau sumatra itu pada tanggal 8 September 2021 pukul 18.30 WIB,” imbuh Fifin.

Baca Juga: Lailan Syaufina: Kebakaran Hutan dan Lahan Menurun Tajam, Diduga Akibat Covid-19

Usai penangkapan, harimau sumatra yang kemudian diberi nama Lanustika itu dibawa untuk diobservasi dan dilakukan pengobatan di Pusat Rehabilitasi Harimau Sumatera Dharmasraya. Saat itu, berat badannya hanya 85,2 kilogram dengan panjang 145 centimeter.

Pada 13 September 2021, Lanustika dinyatakan sehat dan sembuh dengan Body Condition Score, ideal. Serta dinyatakan layak untuk dilepasliarkan. Pelepasliaran Lanustika mengacu pada Surat Edaran Dirjen KSDAE Nomor 8/KSDAE/KKH/KSA.2/5/2020 tentang petunjuk teknis pelepasliaran satwa liar di masa pandemi Covid-19.

Proses pelepasliaran Lanustika. Foto menlhk.go.id.
Proses pelepasliaran Lanustika. Foto menlhk.go.id.

“Dengan pelepasliaran ini mudah-mudahan harimau sumatra yang merupakan satwa dilindungi dan secara red list IUCN masuk dalam critically endangered dapat berkembang dengan baik,” harap Fifin yang bersama Tim Balai Besar KSDA Riau melakukan pemantauan di lapangan paska pelepasliaran. [WLC02]

Sumber: menlhk.go.id, 29 Maret 2022

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: BBKSDA Riauharimau sumateraLanustikaPelepasliaransatwa liar yang dilindungi

Editor

Next Post
Letusan Gunung Ibu pada Rabu, 30 Maret 2022, memuntahkan abu vulkanis setinggi 1 kilometer. Foto magma.esdm.go.id.

Letusan Gunung Ibu Setinggi 1 Kilometer, Ini Erupsi ke Delapan Bulan Ini

Discussion about this post

TERKINI

  • Laskar Talijiwo dari Pracimantoro, Wonogiri sampaikan penolakan tambang dan pabrik semen kepada Bupati Wonogiri, 25 Juni 2026. Foto Dok. Laskar Talijiwo.Temui Bupati Wonogiri, Laskar Talijiwo Sampaikan Tolak Tambang Gamping dan Pabrik Semen
    In News
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Ilustrasi sampah organik dari sisa buah-buahan. Foto Artis Digital/pixabay.com.Temuan Ombudsman DIY, Aktivitas TPS 3R Sokowaten Tak Berizin dan Sebabkan Pencemaran
    In News
    Senin, 22 Juni 2026
  • Acara ISWBC 2026 bertema Beyond Species: Rethinking Conservation in an Era of Uncertainty, 11 Juni 2026. Foto Leoni/UGM.Pejabat Kehutanan Bicara Peran Masyarakat Adat Menjaga Biodiversitas Saat Krisis Iklim
    In News
    Sabtu, 20 Juni 2026
  • Para pejabat menunjukkan peta calon lokasi bandar antariksa di Distrik Biak Utara yang mengancam wilayah adat Warbon. Foto Istimewa.LBH Papua Nilai Rencana Pembangunan Bandar Antariksa di Wilayah Adat Warbon Cacat Hukum
    In Lingkungan
    Sabtu, 20 Juni 2026
  • Ilustrasi tawon yang berkoloni. Foto jcbeni.Pixabay.com.Tawon yang Berkoloni Mengenali Wajah Manusia yang Mengganggunya
    In IPTEK
    Jumat, 19 Juni 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media