Selasa, 12 Mei 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Demi Kembali ke Hutan, Lanustika Menempuh 15 Jam Perjalanan

Harimau sumatra yang ditangkap pada 8 September 2021 akibat konflik dengan manusia, akhirnya dikembalikan ke hutan pada 26 Maret 2022.

Rabu, 30 Maret 2022
A A
Pelepasliaran harimau sumatra, Lanustika. Foto menlhk.go.id.

Pelepasliaran harimau sumatra, Lanustika. Foto menlhk.go.id.

Share on FacebookShare on Twitter

“Akhirnya tim berhasil menangkap harimau sumatra itu pada tanggal 8 September 2021 pukul 18.30 WIB,” imbuh Fifin.

Baca Juga: Lailan Syaufina: Kebakaran Hutan dan Lahan Menurun Tajam, Diduga Akibat Covid-19

Usai penangkapan, harimau sumatra yang kemudian diberi nama Lanustika itu dibawa untuk diobservasi dan dilakukan pengobatan di Pusat Rehabilitasi Harimau Sumatera Dharmasraya. Saat itu, berat badannya hanya 85,2 kilogram dengan panjang 145 centimeter.

Pada 13 September 2021, Lanustika dinyatakan sehat dan sembuh dengan Body Condition Score, ideal. Serta dinyatakan layak untuk dilepasliarkan. Pelepasliaran Lanustika mengacu pada Surat Edaran Dirjen KSDAE Nomor 8/KSDAE/KKH/KSA.2/5/2020 tentang petunjuk teknis pelepasliaran satwa liar di masa pandemi Covid-19.

Proses pelepasliaran Lanustika. Foto menlhk.go.id.
Proses pelepasliaran Lanustika. Foto menlhk.go.id.

“Dengan pelepasliaran ini mudah-mudahan harimau sumatra yang merupakan satwa dilindungi dan secara red list IUCN masuk dalam critically endangered dapat berkembang dengan baik,” harap Fifin yang bersama Tim Balai Besar KSDA Riau melakukan pemantauan di lapangan paska pelepasliaran. [WLC02]

Sumber: menlhk.go.id, 29 Maret 2022

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: BBKSDA Riauharimau sumateraLanustikaPelepasliaransatwa liar yang dilindungi

Editor

Next Post
Letusan Gunung Ibu pada Rabu, 30 Maret 2022, memuntahkan abu vulkanis setinggi 1 kilometer. Foto magma.esdm.go.id.

Letusan Gunung Ibu Setinggi 1 Kilometer, Ini Erupsi ke Delapan Bulan Ini

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi ,krisis air bersih. Foto Andres_maura_ph/Pixabay.com.Pemerintah Harus Antisipasi Krisis Sampah dan Air Bersih Dampak Godzilla El Niño 2026
    In Lingkungan
    Senin, 11 Mei 2026
  • Ilustrasi tikus pembawa virus. Foto Sipa/Pixabay.com.Mengenal Virus Hanta Tipe HFRS di Indonesia dan Tipe HPS di Kapal Pesiar
    In Rehat
    Senin, 11 Mei 2026
  • Tim SAR gabungan membawa kantong jenazah korban erupsi gunung api Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara, 10 Mei 2026. Foto Basarnas.Pendakian Gunung Dukono Ditutup April 2026, Tiga Pendaki Tewas Mei 2026
    In Traveling
    Minggu, 10 Mei 2026
  • Suasana salah satu tempat pembuangan sampah sementara di Kota Yogyakarta. Foto Dok. Forpi Kota YogyakartaKritik Walhi Yogyakarta, PSEL Menyeret Daerah Tergantung pada Pasokan Sampah
    In Lingkungan
    Sabtu, 9 Mei 2026
  • Official trailer film Pesta Babi. Foto Indonesia Baru/YouTube.SIEJ: Larangan Nobar Pesta Babi Sensor Pengungkapan Peminggiran Hak Masyarakat Adat
    In News
    Sabtu, 9 Mei 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media