Kamis, 24 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Djumanto: Ikan Wader Rentan Punah, Bahkan Bisa Kritis

Ikan kecil-kecil yang digoreng garing dan sedap disantap dengan sambal terasi atau teman lauk nasi pecel itu ternyata rentan punah. Mengapa?

Rabu, 10 Mei 2023
A A
Guru Besar Ilmu Manajemen Sumberdaya Perikanan Fakultas Pertanian, Prof. Djumanto. Foto kagama.co.

Guru Besar Ilmu Manajemen Sumberdaya Perikanan Fakultas Pertanian, Prof. Djumanto. Foto kagama.co.

Share on FacebookShare on Twitter

Baca Juga: Rahadian Pratama: Teknologi Oxford Nanopore Menggali Potensi Kayu Hutan

Terkait modifikasi pemijahan, Djumanto menjelaskan sebagian besar ikan memijah saat musim penghujan, yakni ketika tersedia air yang melimpah dan kualitasnya baik. Sementara pemijahan ikan wader pari yang mendiami sungai Ngrancah terjadi pada peralihan musim hujan dan kemarau ketika suhu udara rendah dan kandungan oksigen tinggi.

Pemijahan bisa dilakukan dengan menyediakan habitat pemijahan berupa cekungan yang berukuran sekitar 2 x 1 meter persegi dan rerata kedalaman air 30 cm. Substrat dasar pasir pada sisi sungai dapat memicu ikan wader pari untuk datang dan memijah.

Baca Juga: Don’t Gas Asia, Seriuskah Indonesia Bertransisi ke Energi Baru Terbarukan?

Semakin banyak cekungan yang digunakan untuk habitat pemijahan di sepanjang sisi sungai dapat meningkatkan peluang ikan wader pari untuk memijah sehingga populasinya akan tinggi. Mode yang sama dapat digunakan untuk jenis ikan lain yang menjadi target untuk dikonservasi, misalnya ikan uceng (Nemacheilus fasciatus).

Djumanto juga menekankan perlu peningkatakan keanekaragaman sumber daya ikan perairan darat melalui berbagai upaya. Menjaga keanekaragaman ikan asli dapat melibatkan kelompok masyarakat melalui edukasi, lomba atau sayembara, dan kegiatan lain yang bernuansa wisata. Pengendalian ikan invasif dapat dilakukan dengan edukasi dan mencegah tersebarnya ikan invasif di perairan umum. [WLC02]

Sumber: UGM

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: habitat pemijahanikan waderpredator ikan asliProf. DjumantoRasbora lateristriatarentan punahUGM

Editor

Next Post
Rentetan gempa di Selat Sunda Banten hingga Rabu, 10 Mei 2023, pukul 17.54 WIB sudah terjadi 29 kali. Foto tangkap layar Google Earth pusat gempa 5,2 magnitudo di Selat Sunda Banten.

Rentetan Gempa di Selat Sunda Banten 29 Kali Terjadi

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media