Baca Juga: Ancaman Bencana Hidrometeorologi, Gempadewa: Hentikan Tambang
Acara yang diikuti berbagai lapisan masyarakat pecinta alam itu mengupas pengetahuan dan ketrampilan yang diperlukan untuk menghadapi rintangan mencapai puncak. IMMS hadir untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat akan keselamatan pendakian dan penanganannya pada kecelakaan.
“Ini forum yang perlu didorong dan diapresiasi. Tidak hanya pertama, semoga akan ada forum-forum selanjutnya,” ujar Ketua Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) dr. M. Adib Khumaidi, SpOT .
Baca Juga: Dua Gempa di Laut Banda Maluku Dirasakan Hingga Skala IV MMI
Impian Reyner selanjutnya adalah mewujudkan ilmu kedokteran pendakian menjadi program studi khusus yang bisa diikuti masyarakat. PB IDI memberikan dukungan. Menurut Adib, prodi khusus tersebut dapat memberikan penguatan keilmuan pada aspek ilmu pendakian, baik kompetensi, antisipasi serta edukasi masyarakat tentang potensi kecelakaan yang dapat terjadi.
“Kami mendukung akan pengembangan ilmu kedokteran pendakian ini. Semoga nantinya akan ada kajian ilmiah dan evidence base yang melengkapi hal ini,” harap Adib. [WLC02]
Sumber: Universitas Airlangga
Discussion about this post