Jumat, 26 Juni 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Dua Beruang Madu Korban Jerat di Perkebunan Sekitar TNGL Langkat

Konflik dengan hewan liar buas yang dilindungi di Sumatera Utara terjadi. Dua Beruang madu (Helarctos malayanus) menderita luka-luka akibat jeratan yang dipasang di perkebunan yang berbatasan langsung dengan hutan TNGL di wilayah Kabupaten Langkat.

Minggu, 5 Februari 2023
A A
Luka yang diderita Beruang madu (Helarctos malayanus) korban jerat di perkebunan yang berbatasan dengan hutan Taman Nasional Gunung Leuser di wilayah Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Foto tangkap layar akun Instagram @bbtn_gunungleuser.

Luka yang diderita Beruang madu (Helarctos malayanus) korban jerat di perkebunan yang berbatasan dengan hutan Taman Nasional Gunung Leuser di wilayah Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Foto tangkap layar akun Instagram @bbtn_gunungleuser.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sumatera Utara bersama mitra kerjanya melakukan penyelamatan terhadap dua Beruang madu korban jerat yang dipasang di perkebunan yang berbatasan langsung dengan hutan Taman Nasional Gunung Leuser di wilayah Kabupaten Langkat. Dari Tapanuli Selatan, BBKSDA Sumut memitigasi konflik Harimau sumatera dengan warga yang bermukim di sekitar hutan Cagar Alam Dolok Sibual-buali.

Misi penyelamatan dan memitigasi konflik dengan hewan liar buas yang dilindungi itu, dilakukan pada 1 Februari 2023.

Dari kawasan Seksi Konservasi Wilayah (SKW) II Stabat, BBKSDA Sumut, dua Beruang madu (Helarctos malayanus) menjadi korban jerat akhirnya berhasil diselamatkan dari jeratan yang dipasang di kawasan perkebunan yang berbatasan dengan hutan Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Salah satu Beruang madu harus menjalani rehabilitasi karena menderita luka serius akibat terkena kena jeratan.

Baca Juga: Atasi Konflik Harimau vs Manusia Bukan dengan Jerat, Tapi Kandang Jebak

Kepala SKW II Stabat, Herbert BP. Aritonang menjelaskan, dua Beruang madu (Helarctos malayanus) itu terkena jeratan di areal kebun PT Rudimex, di Dusun Pancasila, Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat.

“Areal perkebunan PT Rudimex berbatasan langsung dengan hutan Taman Nasional Gunung Leuser, sehingga selama ini sering terjadi konflik satwa baik jenis orangutan maupun gajah,” kata Herbert.

Penyelamatan pertama oleh SKW II Stabat BBKSDA Sumut bersama Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser dan mitra kerjasama Yayasan Orangutan Sumatera Lestari–Orangutan Information Center (YOSL-OIC) dan Veswic dilakukan kepada Beruang madu jantan diperkirakan berusia 7 tahun dengan bobot 50 kilogram.

Baca Juga: Koleksi Alat Ukur Antik di Observatorium Bosscha

”Rescue dilakukan dengan pembiusan beruang kemudian memotong jerat yang melilit kakinya dan melalukan observasi makro atas kondisi satwa,” sebut Herbert.

Kaki kiri bagian depan Beruang madu membengkak, kuku jari terlepas, dan telapak kaki depan mengelupas akibat terkena jeratan dengan material kawat sling.

“Karena kondisi banyak luka-luka, diperlukan tindak medis lanjutan sehingga satwa dibawa ke Pusat Rehabilitasi Orang Utan dan Primata OIC/SRA di Desa Bukit Mas Besitang,” ujar Herbert.

Masih dari kawasan perkebunan PT Rudimex, tim menerima laporan adanya Beruang madu lain juga terkena jeratan di jarak radius satu kilometer dari lokasi penyelamatan Beruang madu pertama.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: BBKSDA SumutBeruang maduBeruang madu korban jeratCagar Alam Dolok Sibualbualiharimau sumateraKonflik Beruang madu dengan wargakonflik harimau sumatera dengan wargaoperasi sapu jeratTNGL Langkat

Editor

Next Post
Kawah Gunung Bromo di Jawa Timur. Foto Dok Wanaloka.com.

Aktivitas Kawah Bromo Meningkat, Gunung Semeru Meletus

Discussion about this post

TERKINI

  • Laskar Talijiwo dari Pracimantoro, Wonogiri sampaikan penolakan tambang dan pabrik semen kepada Bupati Wonogiri, 25 Juni 2026. Foto Dok. Laskar Talijiwo.Temui Bupati Wonogiri, Laskar Talijiwo Sampaikan Tolak Tambang Gamping dan Pabrik Semen
    In News
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Ilustrasi sampah organik dari sisa buah-buahan. Foto Artis Digital/pixabay.com.Temuan Ombudsman DIY, Aktivitas TPS 3R Sokowaten Tak Berizin dan Sebabkan Pencemaran
    In News
    Senin, 22 Juni 2026
  • Acara ISWBC 2026 bertema Beyond Species: Rethinking Conservation in an Era of Uncertainty, 11 Juni 2026. Foto Leoni/UGM.Pejabat Kehutanan Bicara Peran Masyarakat Adat Menjaga Biodiversitas Saat Krisis Iklim
    In News
    Sabtu, 20 Juni 2026
  • Para pejabat menunjukkan peta calon lokasi bandar antariksa di Distrik Biak Utara yang mengancam wilayah adat Warbon. Foto Istimewa.LBH Papua Nilai Rencana Pembangunan Bandar Antariksa di Wilayah Adat Warbon Cacat Hukum
    In Lingkungan
    Sabtu, 20 Juni 2026
  • Ilustrasi tawon yang berkoloni. Foto jcbeni.Pixabay.com.Tawon yang Berkoloni Mengenali Wajah Manusia yang Mengganggunya
    In IPTEK
    Jumat, 19 Juni 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media