Rabu, 11 Februari 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki Sempat Terhenti 1 November, Diduga Tersumbat

Senin, 4 November 2024
A A
Rumah warga yang rusak akibat erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki, 4 November 2024. Foto BPBD Flores Timur.

Rumah warga yang rusak akibat erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki, 4 November 2024. Foto BPBD Flores Timur.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menaikkan status Gunung Lewotobi Laki-laki Kabupaten Flores Nusa Tenggara Timur dari Level III atau SIAGA ke Level IV atau AWAS terhitung mulai tanggal 3 November 2024 pukul 24.00 WITA. Penaikan status dilakukan tiga menit usai gunung tersebut erupsi pada pukul 23.57 WITA.

Penaikan status itu ditetapkan dalam surat Kepala PVMBG Nomor 95.1.Lap/GL.03/BGV/2024. Sedangkan penetapan status itu berdasarkan hasil pemantauan visual dan instrumental yang menunjukkan terjadi peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Lewotobi Laki-laki yang cukup signifikan.

“Erupsi ini ditandai peningkatan signifikan jumlah kegempaan dan terdeteksi ada gas SO2 yang mencapai lebih dari 10 ribu ton per hari,” imbuh Kepala Badan Geologi Muhammad Wafid dalam konferensi pers di Bandung, Senin, 4 November 2024.

Baca Juga: Gunung Lewotobi Laki-Laki Erupsi, 10 Tewas dan Rumah Warga Terbakar

Kronologi letusan

Berdasarkan pengamatan instrumental selama periode 23 Oktober 2024 hingga 3 November 2024 pukul 18.00 WITA, tercatat ada peningkatan aktivitas kegempaan. Meliputi 43 kali gempa letusan, 28 kali gempa hembusan, 94 kali gempa harmonik, 7 kali gempa low frequency, 133 kali gempa vulkanik dangkal, 353 kali gempa vulkanik dalam, 26 kali gempa tektonik lokal, 68 kali gempa tektonik jauh, dan 3 kali getaran banjir.

Masih pada periode yang sama juga terekam gempa getaran banjir yang terjadi di daerah Dulipali. Tumpukan material lava pada bagian timur laut pergerakannya sangat lambat. Dari citra satelit Sentinel 2 tanggal 29 Oktober 2024 terlihat material yang berpotensi menjadi lahar di area utara dan timur kawah gunung.

Pengukuran menggunakan drone terakhir tercatat jarak aliran berada di sekitar 4.340 meter dari pusat kawah. Pengaruh kemiringan lereng dan suhu lava yang masih tinggi masih memungkinkan lava dapat bergerak meskipun sangat perlahan.

Baca Juga: Potensi Kriminalisasi Warga di Morowali Tinggi Demi Hilirisasi Mineral

Energi yang dikeluarkan Gunung Lewotobi Laki-laki juga menunjukkan peningkatan signifikan dalam beberapa hari terakhir. Pengamatan visual dan instrumental mencatat rata-rata 6-8 kali erupsi per hari.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Gunung api stratovulkanikGunung Lewotobi Laki-lakiKabupaten Flores TimurPVMBG Badan Geologistatus tanggap darurat

Editor

Next Post
BMKG memprediksi sifat curah hujan tahunan 2025 kategori normal. Foto BMKG.

BMKG Prediksi Sepanjang 2025 Tidak Ada Anomali Iklim

Discussion about this post

TERKINI

  • Aksi Hari Tani Nasional 2025 serukan pelaksanaan reforma agraria, 24 September 2025. Foto KPA.KPA Kritik Peran Bank Tanah, Menghidupkan Lagi Kepemilikan Tanah Negara Masa Kolonial
    In Lingkungan
    Rabu, 11 Februari 2026
  • MMA dan PPLH LRI sepakat menguatkan peran adat dalam mengelola hutan di Aceh. Foto Dok. IPB University.Kuatkan Kembali Panglima Uteun untuk Jaga Kelestarian Hutan Aceh
    In News
    Rabu, 11 Februari 2026
  • Lokasi pertambangan dekat dengan sebuah danau (L) dan Teluk Weda (R) di Indonesia Timur pada 2023. Foto Climate Rights International.Jatam Tegaskan, Empat Perusahaan Tambang di Maluku Utara Harus Ditindak Tegas, Tak Sekadar Denda
    In Lingkungan
    Selasa, 10 Februari 2026
  • Ilustrasi sistem saraf pusat manusia yang meliputi otak dan sumsusm tulang belakang. Foto VSRao/pixabay.com.Virus Nipah Menyerang Sistem Saraf Pusat yang Percepat Perburukan Klinis
    In Rehat
    Selasa, 10 Februari 2026
  • Banjir di salah satu wilayah di Pulau Jawa. Foto Dok. Walhi.Kebijakan Tata Ruang Abaikan Lingkungan, Bencana Ekologis di Pulau Jawa Terus Berlanjut
    In Lingkungan
    Senin, 9 Februari 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media