Senin, 8 Juni 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Erupsi Gunung Ruang Masa ke Masa dari Normal Jadi Awas

Minggu, 21 April 2024
A A
Erupsi Gunung Ruang di Sulawesi Utara, 17 April 2024. Foto Magma Indonesia.

Erupsi Gunung Ruang di Sulawesi Utara, 17 April 2024. Foto Magma Indonesia.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Pasca erupsi eksplosif Gunung Ruang pada Selasa malam, 16 April 2024, Gunung Ruang di Pulau Tagulandang itu kini menjadi satu-satunya gunung api aktif di Indonesia yang menyandang status Awas atau Level IV, yang diberlakukan sejak 17 April 2024 hingga saat ini (21 April 2024).

Saat ini ada 68 gunung api Indonesia berstatus aktif dengan klasifikasi tingkat aktivitas, Level IV (Awas) 1 gunung api, Gunung Ruang. Status Siaga (Level III) terdapat 5 gunung api, status Waspada (Level II) 17 gunung api, dan status Normal (Level I) sebanyak 45 gunung api.

Sejak terjadinya erupsi eksplosif Gunung Ruang Selasa lalu, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tiga kali menaikkan status gunung api yang terletak di Desa Tulusan, Kecamatan Tagulandang, Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara.

Baca Juga: Fokus Penanggulangan Erupsi Gunung Ruang 8000 Warga Mengungsi

Kurun waktu dua hari, Kepala PVMBG Hendra Gunawan mengubah, menaikkan status Gunung Ruang sebanyak tiga kali dari status Normal atau Level I menjadi Level II (Waspada) pada Selasa, 16 April 2024, pukul 10.00 WITA. Di hari itu juga pada pukul 16.00 WITA, status tingkat aktivitas Gunung Ruang dinaikkan kembali menjadi Siaga atau Level III.

Seiring terus terjadinya tingkat aktivitas vulkanis gunung api bertipe strato itu, pada 17 April 2024, pukul 21.00 WITA, Kepala PVMBG, Hendra Gunawan kembali menaikkan status Gunung Ruang dari Siaga (Level III) menjadi status Awas (Level IV).

Hendra Gunawan menjelaskan, pasca kenaikan tingkat aktivitas menjadi Waspada (Level II) pada 16 April 2024 pukul 13.00 WITA, dan Siaga (Level III) pada 16 April 2024 pukul 16.00 WITA, aktivitas visual dan kegempaan menunjukkan peningkatan yang signifikan.

Baca Juga: Tiga Orang Tewas Terdampak Longsor dan Banjir Lahar Dingin Gunung Semeru

“Berdasarkan hasil pemantauan visual dan instrumental yang menunjukkan terjadinya peningkatan aktivitas vulkanik pada Gunung Ruang, maka tingkat aktivitas Gunung Ruang dinaikkan dari Level III (Siaga) menjadi Level IV (AWAS) terhitung mulai tanggal 17 April 2024 pukul 21.00 WITA,” kata Hendra Gunawan pada siaran pers kenaikan tingkat aktivitas Gunung Ruang dari Level III (Siaga) menjadi Level IV (AWAS).

Peningkatan status Gunung Ruang menjadi Awas, diikuti aktivitas Gempa Vulkanik Dalam (VTA) tercatat 373 kejadian, Gempa Vulkanik Dangkal (VTB) 564 kejadian, Gempa Terasa 2 kejadian, dan Gempa Tektonik Lokal 1 kali kejadian.

Dengan kenaikan status Gunung Ruang, PVMBG meminta masyarakat yang bermukim di wilayah Pulau Tagulandang yang masuk dalam radius 6 kilometer agar segera dievakuasi ke tempat aman di luar radius 6 kilometer. Memperingatkan masyarakat waspada dan tidak memasuki wilayah radius 6 kilometer dari pusat kawah aktif Gunung Ruang.

Baca Juga: Dampak Letusan Eksplosif Gunung Ruang Penutupan Bandara Sam Ratulangi Diperpanjang

Masyarakat di Pulau Tagulandang, khususnya yang bermukim di dekat pantai, agar mewaspadai potensi lontaran batuan pijar, luruhan awan panas (surge), dan tsunami yang disebabkan oleh runtuhan tubuh gunungapi ke dalam laut.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: erupsi Gunung RuangKabupaten Sitaroletusan eksplosif Gunung RuangPulau TagulandangPVMBGSulawesi Utara

Editor

Next Post
Warga Pulau Tagulandang dievakuasi menggunakan KRI Kakap 811, 22 April 2024, akibat erupsi Gunung Ruang di Sulawesi Utara. Foto Dok. TNI AL.

Status Gunung Ruang Turun Menjadi Siaga, Tetap Waspada

Discussion about this post

TERKINI

  • Pakar Pencemaran dan Toksikologi IPB University, Prof. Etty Riani. Foto Dok. Harita.Etty Riani, Sampah Muara Angke Ancam Ekosistem Mangrove
    In Sosok
    Sabtu, 6 Juni 2026
  • Tanggul laut raksasa di pantai utara Jakarta. Foto SDA PU.Menteri Jumhur: Giant Sea Wall Bukan Solusi Tunggal Rob Pantura, Penanaman Air Solusi Tanah Amblas
    In Lingkungan
    Sabtu, 6 Juni 2026
  • Beberapa pulau-pulau kecil di Raja Ampat, Papua Barat Daya tampak gundul akibat penambangan nikel. Foto Dok. AMAN.Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pembangunan Ekstraktif di Papua Sumbang 70 Persen Deforestasi Nasional
    In Lingkungan
    Jumat, 5 Juni 2026
  • Rakor kesiapsiagaan menghadapi kemaru 2026 di Jawa Barat. Foto Dok. BMKG.Antisipasi Kekeringan 2026, TNI AD Pilih Lakukan Pengeboran Sumur
    In News
    Jumat, 5 Juni 2026
  • Ilustrasi bandara antariksa. Foto www.gov.u.LBH Papua Kecam Rencana Pengukuran Lokasi Bandar Antariksa di Biak Numfor
    In News
    Kamis, 4 Juni 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media