Senin, 9 November 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Tiga Orang Tewas Terdampak Longsor dan Banjir Lahar Dingin Gunung Semeru

Sabtu, 20 April 2024
A A
Jembatan rusak dan putus dampak banjir lahar dingin Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Foto tangkap layar bnpb.go.id.

Jembatan rusak dan putus dampak banjir lahar dingin Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Foto tangkap layar bnpb.go.id.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Tiga orang tewas terdampak longsor dan banjir lahar dingin Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Peristiwa dipicu hujan turun dengan intensitas tinggi yang menyebabkan melimpasnya Aliran Sungai (DAS) Regoyo, DAS Mujur dan DAS Glidik di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur pada Kamis, 18 April 2024, sekitar pukul 19.30 WIB.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari menjelaskan, berdasarkan laporan BPBD Kabupaten Lumajang pada Jumat malam, korban meninggal dunia yakni, satu warga tertimbun material longsor di Kecamatan Pronojiwo, dan dua warga meninggal dunia terbawa arus lahar dingin di Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang.

Muhari menjelaskan terdapat sembilan kecamatan terdampak banjir lahar dingin Gunung Semeru yang meliputi Kecamatan Pronojiwo, Kecamatan Candipuro, Kecamatan Pasirian, Kecamatan Lumajang, Kecamatan Sukodono, Kecamatan Sumbersuko, Kecamatan Pasrujambe, Kecamatan Padang, dan Kecamatan Tempeh.

Baca Juga: Gunung Semeru Kembali Meletus, Ini Enam Gunung Paling Aktif Meletus 2024

Dampak bencana juga menyebabkan empat rumah warga, satu unit sepeda motor, 24 unit DAM irigasi rusak. Data BNPB menyatakan terdapat 17 jembatan rusak berat, delapan di antaranya putus total.

“Putus totalnya jembatan akibat luapan lahar dingin yang meluap dari Daerah Aliran Sungai Regoyo, DAS Mujur dan DAS Glidik,” kata Muhari pada Sabtu, 20 April 2024.

Dikatakannya, dampak lahar dingin Gunung Semeru juga menyebabkan putusnya akses Jalan Nasional Lumajang–Malang via Piket Nol Pronojiwo.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: awan panas guguran Gunung Semerubanjir lahar dingin Gunung Semeruerupsi Gunung SemeruKabupaten Lumajang

Editor

Next Post
Erupsi Gunung Ruang di Sulawesi Utara, 17 April 2024. Foto Magma Indonesia.

Fokus Penanggulangan Erupsi Gunung Ruang 8000 Warga Mengungsi

Discussion about this post

TERKINI

  • Kaoem Telapak desak pemerintah usut tuntas dugaan pembalakan liar dan pencucian kayu Merbau di Nabire, Papua Tengah. Foto Kaoem Telapak.Kaoem Telapak Desak Pemerintah Usut Tuntas Dugaan Pembalakan di Nabire
    In News
    Rabu, 4 November 2026
  • Media alternatif, Gejayan.id menggelar walking tour bertema “Tribute to Udin” #1 ke bekas Kantor Harian Bernas, Kota Yogyakarta. Foto Istimewa.Gejayan Civic Memory Lab: Napak Tilas Jurnalistik Udin di ‘Kantor Bernas’
    In News
    Senin, 2 November 2026
  • Episenter gempa 6,4 magnitudo di Laut Banda, Maluku, pada Kamis, 29 Oktober 2026. Foto tangkap layar BMKG.Laut Banda Maluku Digoyang Gempa Menengah 6,4 Magnitudo
    In News
    Kamis, 29 Oktober 2026
  • Kondisi Desa Sei Gita, Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah, diselimuti kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada Selasa, 13 Oktober 2026. Foto Dok Borneo Is Burning.Karhutla 2026, HRWG Tuntut Pemerintah Transparan Soal Data Lahan Terbakar dan Mengusut Pihak Bertanggungjawab
    In Lingkungan
    Senin, 26 Oktober 2026
  • Pertemuan 20 organisasi masyarakat sipil kawasan Asia Pasifik dalam Asia Pacific System Change Convergence 2026 di Yogyakarta, pada 17-21 Oktober 2026. Foto Istimewa.Organisasi Masyarakat Sipil Asia Pasifik Serukan Perubahan Sistem Mengakhiri Krisis Ekologis dan Ketidakadilan Global 
    In News
    Sabtu, 24 Oktober 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media