Rabu, 13 Mei 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Erupsi Gunung Ruang Semalam, Stasiun Pemantau Rusak

Kamis, 18 April 2024
A A
Erupsi Gunung Ruang di Sulawesi Utara, 16 April 2024. Foto BPBD Sitaro.

Erupsi Gunung Ruang di Sulawesi Utara, 16 April 2024. Foto BPBD Sitaro.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Stasiun pemantau aktivitas Gunung Ruang di Pulau Tagulandang, Kabupaten Sitaro, Sulawesi Utara mengalami kerusakan dan jaringan listrik OFF per 17 April 2024 pukul 20.39 WITA. Badan Geologi akan segera memasang stasiun pengganti untuk memastikan kegiatan pemantauan Gunung Ruang tetap berlangsung.

“Peralatan kami di puncak Gunung Raung tidak dapat berfungsi akibat dari erupsi tadi malam, sehingga setelah tanggal 17 April 2024 pukul 20.39 WITA, stasiun kami tidak dapat melakukan perekaman lagi,” ujar Ketua Tim Kerja Pengamatan Gunung Api, Heruningtyas dalam konfrensi pers Perkembangan Aktivitas Gunung Ruang Sulawesi Utara secara virtual, Kamis, 18 April 2024.

Sementara aktivitas vulkanik Gunung Ruang saat ini terus meningkat. Menyusul peningkatan status Gunung Ruang menjadi level IV (Awas) pada 17 April 2024 oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi.

Baca Juga: Status Gunung Ruang Jadi Awas, Jarak Aman di Atas 6 Kilometer

Tercatat sejak 1-17 April 2024, Gunung Ruang mengalami gempa Vulkanik Dalam(VTA) sebanyak 1.439 kali dan gempa Vulkanik Dangkal (VTB) sebanyak 569 kali. Juga 6 kali gempa Tektonik Lokal, 167 kali gempa Tektonik Jauh dan Gempa Terasa tercatat 4 kali dengan skala I MMI.

Jumlah kejadian VTA meningkat signifikan disertai getaran Tremor Vulkanik Menerus dengan amplitudo overscale. Heruningtyas menjelaskan, kondisi itu menandakan saat ini masih terjadi proses peretakan batuan disertai migrasi magma dari reservoir magma dalam ke permukaan dalam bentuk erupsi eksplosif berselingan dengan erupsi efusif (aliran lava).

Hasil catatan instrumental yang dirilis PVMBG, pada tanggal 16 April 2024 pukul 21.45 WITA, Gunung Ruang mengalami erupsi eksplosif dengan estimasi tinggi kolom mencapai 2.000 meter dari puncak. Kondisi itu terus meningkat hingga kolom abu mencapai 2.500 meter dari puncak pada tanggal 17 April 2024 pukul 01.08 WITA.

Baca Juga: Menkeu dan Presiden ADB Bahas Kerja Sama Uji Coba Pensiun Dini PLTB

Kemudian pada pukul 21.15 WITA, erupsi eksplosif kembali terjadi dengan kolom abu berwarna kelabu hingga hitam dengan tinggi sekitar 3.000 meter. Juga disertai suara gemuruh dan gempa yang turut dirasakan di Pos Pengamatan Gunungapi Ruang.

Potensi erupsi masih mungkin terjadi karena aktivitas vulkaniknya masih belum stabil.

“Berdasarkan laporan yang kami terima pukul 02:00 WITA masih terjadi hujan abu. Juga pagi hari itu secara visual terlihat ada endapan awan panas di area Gunung Ruang yang terlihat dari sisi tepi Pulau Tanggulandang,” jelas Heruningtyas.

Baca Juga: 2 Gunung di Sulawesi Utara Siaga, Gunung Ruang Meletus Semalam

Sementara Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Daryono juga melakukan monitoring muka laut menggunakan TG-BIG dan AWS Maritim BMKG di sekitar Gunung Ruang.pada Rabu, 17 April 2024 malam.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: BMKGBNPBgempa vulkanik dalamGunung RuangKabupaten SitaroPulau TagulandangPVMBG Badan Geologistasiun pemantau

Editor

Next Post
Dampak letusan eksplosif Gunung Ruang, penutupan operasional bandara Sam Ratulangi, Manado, diperpanjang. Foto mamga Indonesia, PVMBG, letusan Gunung Ruang pada Jumat, 19 April 2024, pukul 17.06 WITA.

Dampak Letusan Eksplosif Gunung Ruang Penutupan Bandara Sam Ratulangi Diperpanjang

Discussion about this post

TERKINI

  • Mengapati dan mendokumentasikan letusan Gunung Sakurajima di Jepang pada 2013 dari jauh. Foto Dok. Mirzam Abdurrachman.Erupsi Dukono, Pentingnya Pemahaman Risiko dan Peringatan Dini yang Mudah Dipahami
    In Rehat
    Selasa, 12 Mei 2026
  • Salah satu jenis anggrek Merapi. Foto Dok. TNG Merapi.Anggrek Merapi, Beraroma Wangi dan Mampu Bertahan Saat Erupsi
    In Rehat
    Selasa, 12 Mei 2026
  • Ilustrasi ,krisis air bersih. Foto Andres_maura_ph/Pixabay.com.Pemerintah Harus Antisipasi Krisis Sampah dan Air Bersih Dampak Godzilla El Niño 2026
    In Lingkungan
    Senin, 11 Mei 2026
  • Ilustrasi tikus pembawa virus. Foto Sipa/Pixabay.com.Mengenal Virus Hanta Tipe HFRS di Indonesia dan Tipe HPS di Kapal Pesiar
    In Rehat
    Senin, 11 Mei 2026
  • Tim SAR gabungan membawa kantong jenazah korban erupsi gunung api Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara, 10 Mei 2026. Foto Basarnas.Pendakian Gunung Dukono Ditutup April 2026, Tiga Pendaki Tewas Mei 2026
    In Traveling
    Minggu, 10 Mei 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media