Sabtu, 28 Maret 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Evakuasi Korban Longsor di Karo dan Banjir Bandang di Deli Serdang Berlangsung

Minggu, 24 November 2024
A A
Salah satu bangunan terdampak longsor di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, 24 November 2024. Foto Istimewa.

Salah satu bangunan terdampak longsor di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, 24 November 2024. Foto Istimewa.

Share on FacebookShare on Twitter

Ia juga menghimbau warga yang tinggal di sekitar lereng bukit untuk sementara waktu mengungsi ke tempat yang lebih aman, mengingat curah hujan yang masih tinggi.

Baca Juga: Pemerintah Percepat Relokasi Warga Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki

“Keselamatan warga adalah prioritas utama. Kami meminta kerja sama dari masyarakat untuk menghindari risiko bencana susulan,” imbuh dia.

Lima titik longsor di Jalan Jamin Ginting

Sementara Kapolsekta Berastagi, AKP Henry DB Tobing melaporkan, bahwa berdasarkan hasil pengecekan juga ada lima titik lokasi longsor di jalan negara, yakni di sepanjang Jalan Jamin Ginting. Pertama, material longsor berupa tanah dan batu menutup keseluruhan badan jalan setinggi sekitar 1,5 meter dan sepanjang 50 meter di Jalan Jamin Ginting KM 58, Desa Doulu, Kecamatan Berastagi.

Kedua, di Jalan Jamin Ginting kilometer 56, material berupa tanah, batu dan batang kayu menutup badan jalan. Ketiga, di kilometer 55, material berupa batang kayu dan tanah menutup badan jalan.

Baca Juga: Longsor Menimpa Satu Rumah di Purworejo, Tiga Orang Tewas

Keempat, di jalan menuju Desa Doulu, tepatnya 500 meter dari pos retribusi material tanah, batu dan batang kayu menutup badan jalan ketinggian 1,5 meter dan panjang sekitar 50 meter. Kelima, sebelum simpang Desa Doulu, material tanah mengenai bangunan dua unit rumah dan kios dagangan sayuran yang dikelola Sopan Purba.

Empat tewas akibat banjir bandang di Deli Serdang

Banjir bandang menerjang Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Sabtu, 23 November 2024 pukul 19.00 WIB. Akibatnya empat orang warga di Dusun Dua, Desa Martelu, Kecamatan Sibolangit tewas dan dua warga dinyatakan hilang.

Berdasarkan laporan yang diterima Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), keempat warga yang tewas adalah Kartini Sitepu (65 tahun), Elsie Nadinda Rahel Simajuntak (3 tahun), Br Ginting (81 tahun), dan Perdamenta (35 tahun).

Baca Juga: Putusan Sela MK, Perintah Tidak Menerbitkan Aturan Pelaksana UU KSDAHE

Sedangkan dua warga yang masih dinyatakan hilang adalah Budi Utama Simanjuntak (30 tahun) dan Gerge Barus (40 tahun). Selain itu, sebanyak 9 warga mengalami luka-luka, 1 rumah ibadah dan 4 rumah warga rusak berat karena terseret arus banjir.

Berdasarkan laporan Minggu, 24 November 2024 pagi, kondisi terkini banjir sudah surut dan upaya pencarian dua orang yang hilang masih terus dilakukan.

BPBD Deli Serdang bersama TNI, Polri, dan semua unsur Forkopimda sudah berkoordinasi guna pendataan kerugian, penanganan warga terdampak serta pendalaman terkait kronologis kejadian ini.

Baca Juga: Awas Ancaman Banjir Lahar Hujan Gunung Lewotobi Laki-laki

Berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geogisika (BMKG), cuaca di Desa Martelu, Kecamatan Sibolangit selama tiga hari ke depan cenderung cerah berawan hingga hujan ringan.

“Kami harapkan kepada tim gabungan yang sedang melakukan operasi pencarian dan pertolongan serta pemerintah daerah dan masyarakat sekitar agar selalu waspada dan berhati-hati dikarenakan kondisi cuaca yang bisa saja berubah sewaktu-waktu,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dalam siaran tertulis tertanggal 24 November 2024. [WLC03]

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Banjir BandangKabupaten Deli SerdangKabupaten KaroTanah Longsor

Editor

Next Post
Utusan Khusus Presiden, Hashim S. Djokohadikusumo diapit MenLH Hanif Faisol Nurofiq dan Menhut Raja Juli Antoni. Foto PPID KLHK.

KPA Ingatkan Rencana Reforestasi 12 Juta Ha Berpotensi Langgengkan Konflik Agraria

Discussion about this post

TERKINI

  • Westa, aplikasi pengelolaan sampah berbasis AI. Foto Dok. FEB UGM.Aplikasi Westa, Identifikasi Jenis dan Berat Sampah untuk Menghitung Emisi Karbon
    In IPTEK
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Seorang mahout memandikan gajah di aliran sungai kawasan Konservasi Gajah Tangkahan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Foto Soetana Hasby/Wanaloka.com.Instruksi Presiden untuk Selamatkan 21 Kantong Gajah yang Tersisa
    In News
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Dua perempuan menanam padi di sawah. Foto Wanaloka.com.Terdampak Perjanjian Dagang Timbal Balik Indonesia-USA, Perempuan Adat Melawan
    In Lingkungan
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Desakan pengesahan RUU Masyarakat Adat dalam Aksi Kamisan, 5 September 2024. Foto AMAN.Hari Masyarakat Adat Nasional, Tak Ada Alasan RUU Masyarakat Adat Tak Disahkan
    In Rehat
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Pengolahan sampah di PIAT UGM. Foto Dok. Humas UGM.Tragedi Bantargebang Akibat Pengelolaan Sampah Berorientasi pada Pembuangan
    In Lingkungan
    Kamis, 12 Maret 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media