Jumat, 25 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Pemerintah Percepat Relokasi Warga Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki

Kamis, 21 November 2024
A A
Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki pada 9 November 2024. Foto Pusdatin BNPB.

Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki pada 9 November 2024. Foto Pusdatin BNPB.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Pemerintah mengupayakan percepatan relokasi warga terdampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Upaya tersebut dilakukan pemerintah secara pararel, yakni membangun rumah hunian sementara (huntara) sekaligus pembangunan rumah hunian tetap (huntap) bagi warga yang akan direlokasi di tiga lokasi.

Sebanyak 2.209 KK dari enam desa akan direlokasi dampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki yang meletus pada Minggu dini hari, 3 November 2024. Hingga Rabu, 20 November 2024, BNPB menyebutkan, hasil pengurusan sementara sudah terdata 776 KK bersedia direlokasi.

Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto menyatakan, pemerintah menyediakan dua opsi bagi warga yang akan direlokasi dampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki. Opsi pertama relokasi, pemerintah menyediakan lahan dan rumah yang sudah siap huni bagi warga. Opsi kedua relokasi mandiri, pemerintah akan membangun rumah bagi warga di tanah mereka sendiri, dengan dukungan fasilitas dan infrastruktur yang disiapkan oleh pemerintah.

“Dari hasil pengurusan sementara terhadap 776 keluarga, sekitar 10 persen memilih opsi relokasi mandiri, sementara sisanya memilih relokasi keinginan,” kata Suharyanto dalam Rapat Tingkat Menteri membahas Percepatan Penanganan Pasca Bencana Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki dan Konflik Sosial di Kabupaten Flores Timur, di Kantor Kemenko PMK, pada Rabu, 20 November 2024.

Baca Juga: Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki Warga dari Enam Desa Akan Direlokasi

Proses pendataan terhadap warga yang akan direlokasi terus dilakukan BNPB. Sementara pemerintah daerah menetapkan tiga tempat relokasi bagi warga terdampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki.

Lokasi pertama, berada di Botongkarang (Noboleto), untuk relokasi warga dari Desa Dulipali (223 KK), Desa Nobo (415 KK), dan Klatanlo (346 KK). Lokasi ini berada di luar Kawasan Rawan Bencana (KRB) Lewotobi, sehingga dinilai aman.

Lokasi kedua, Wukoh Lewoloroh terletak di perbatasan Flores Timur dan Sikka. Lokasi relokasi ini berada di kawasan hutan lindung untuk warga Desa Boru (369 KK) dan Hokeng Jaya (457 KK). Tempat relokasi ini berada di pinggir jalan raya dan memiliki lahan yang biasa digunakan untuk berkebun. Namun relokasi di lahan ini masih menunggu persetujuan dari Kementerian Kehutanan karena termasuk kawasan hutan.

Lokasi ketiga Kojarobet di Desa Hewa, yang diusulkan untuk relokasi warga Desa Nawokote (399 KK). Lokasi ini telah dipertimbangkan dengan matang untuk menjamin keselamatan dan kenyamanan warga yang akan direlokasi.

Baca Juga: Awas Ancaman Banjir Lahar Hujan Gunung Lewotobi Laki-laki

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: erupsi Gunung Lewotobi Laki-lakiGunung Lewotobi Laki-lakiKabupaten Flores TimurProvinsi Nusa Tenggara TimurRelokasi Warga Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi

Editor

Next Post
Episenter gempa dangkal Daruba, Pulau Morotai, Provinsi Maluku Utara pada Jumat, 22 November 2024. Foto tangkap layar Google Earth berdasarkan titik koordinat BMKG.

Gempa Dangkal 5,4 Magnitudo Guncang Daruba Pulau Morotai Maluku Utara

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media