Jumat, 16 Oktober 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Fahrul Muzaqqi, Ormas yang Terima Konsesi Tambang akan Punya Utang Politik

Keputusan pemberian konsesi tambang pada ormas agama memiliki konsekuensi politik. Alih alih menjadi kesempatan bagi para ormas, jutsru berpotensi menimbulkan permasalahan baru di masa depan.

Senin, 24 Juni 2024
A A
Pengamat politik Unair, Fahrul Muzaqqi. Foto istimewa.

Pengamat politik Unair, Fahrul Muzaqqi. Foto istimewa.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Kebijakan pemberian izin tambang dari Pemerintah kepada organisasi kemasyarakatan berbasis agama dinilai Pengamat Politik Universitas Airlangga (Unair), Fahrul Muzaqqi adalah keputusan yang kontroversial. Keputusan itu belum pernah terjadi dalam sejarah indonesia.

Keputusan itu dapat memiliki konsekuensi politik. Alih alih menjadi kesempatan bagi para ormas, menurutnya, keputusan itu berpotensi menimbulkan permasalahan baru di masa depan.

“Ormas yang ikut andil dalam keputusan ini secara tidak langsung akan memiliki hutang politik,” kata Fahrul.

Baca Juga: Guncangan Gempa Laut Banda 6,0 Magnitudo Dirasakan Skala IV MMI

Walaupun mempertaruhkan independensi, Fahrul menilai ormas-ormas agama yang menyambut keputusan tersebut memiliki pertimbangan moral tertentu. Lebih lanjut, ia berharap para elit ormas mampu menjaga marwahnya agar tidak menjadi ‘sandera politik’.

“Ketika ada ormas yang menyambut baik keputusan ini, secara tidak langsung ormas tersebut akan menjadi partner politik. Di sinilah peran ormas diuji agar tetap objektif dan tidak hanya menjadi ‘stempel’ pemerintah. Ini justru menjadi tantangan bagi para ormas dalam konsesi tambang,” ujar Fahrul.

Setidaknya ada tiga tantangan utama untuk ormas agama yang ikut andil dalam pengelolaan lahan tambang. Pertama, mempersiapkan sumber daya manusia yang berkualitas.

Baca Juga: Kepala BNPB Mendengar Kisah Komunitas Lingkungan Mengelola Tukad Bindu di Bali

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Fahrul Muzaqqikonsesi tambangormas agamaUnair

Editor

Next Post
Pemandian air panas One Kute di Sulawesi Tengah. Foto bpkkkutim.com.

Api Abadi Tanjung Api dan Mata Air Panas One Pute di Sulawesi Tengah Mengandung Hidrogen Alami

Discussion about this post

TERKINI

  • Gedung KPK | kpk.go.id.OTT KPK di BNPB, Kepala BNPB Langsung Diganti
    In News
    Kamis, 15 Oktober 2026
  • Dampak karhutla, wilayah Kota Palembang, Provinsi Sumatra Selatan, diselimuti kabut asap pada Kamis, 8 Oktober 2026. Foto BNPB.Respons Protes Negara Jiran Dampak Karhutla, Prabowo Perintahkan Penanganan Optimal
    In Bencana
    Selasa, 13 Oktober 2026
  • Bencana banjir dan tanah longsor di Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh, yang terjadi pada Jumat, 9 Oktober 2026. Foto BPBD Kabupaten Gayo Lues.Bencana Banjir dan Longsor Landa Aceh dan Sumatra Barat Ratusan Penduduk Mengungsi
    In Bencana
    Senin, 12 Oktober 2026
  • Aksi Hari Tani Nasional 2025 mengusung desakan reforma agraria, 24 September 2025. Foto KPA.Koalisi Masyarakat Sipil untuk Keadilan Agraria Kritik Penunjukan Kepala BRAN
    In News
    Jumat, 2 Oktober 2026
  • Pusat gempa dangkal 5,4 magnitudo di Pantai Timur Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan pada Kamis malam, 1 Oktober 2026. Foto tangkap layar BMKG.Gempa Dangkal di Laut Flores Kepulauan Selayar Dirasakan IV MMI
    In News
    Kamis, 1 Oktober 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media