Kamis, 29 Oktober 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Gayatri Marliyani, Kemungkinan Aktivitas Sesar Opak Akibat Tekanan dari Gempa Pacitan

Kejadian gempa beruntun pada 27 Januari 2026 dapat dijadikan pengingat bahwa kita berada di area tektonik aktif.

Rabu, 28 Januari 2026
A A
Pakar Gempa Bumi UGM, Gayatri Indah Marliyani. Foto researchgate.net.

Pakar Gempa Bumi UGM, Gayatri Indah Marliyani. Foto researchgate.net.

Share on FacebookShare on Twitter

“Tekanan tersebut membuat lempeng tidak stabil dan bergerak sehingga gempa dapat terjadi,” jelas dia.

Kendati begitu, kejadian kedua gempa tidak berpotensi memunculkan tsunami atau gempa susulan. Sebab kekuatan magnitudo gempa tidak terlalu besar, sehingga kecil kemungkinan terjadi gempa susulan.

“Jadi, jangan terlalu khawatir,” pesan dia.

Baca juga: Aktivitas Sesar Opak Picu Gempa Darat Dangkal di Bantul Yogyakarta

Mengingat dua peristiwa gempa bumi terjadi secara tiba-tiba dalam hari yang sama, sehingga membuat masyarakat merasa cemas dan khawatir. Sementara kedua gempa memberikan efek getaran yang cukup jelas dirasakan masyarakat sekitar lokasi terdampak gempa bumi.

Masyarakat memang harus selalu waspada dengan adanya gempa ini. Kejadian gempa pada hari ini dapat dijadikan pengingat bahwa kita berada di area tektonik aktif.

“Masyarakat harus siap siaga dalam merespons gempa bumi ini,” pesan dia. [WLC02]

Sumber: UGM

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Gayatri Indah MarliyaniGempa PacitanJurusan Teknik Geologi UGMPakar Gempa BumiSesar Opak

Editor

Next Post
Kawasan Kabupaten Bandung Barat yang terdampak longsor. Foto KLH/BPLH.

Longsor Bandung Barat, KLH Sebut Ada Kerapuhan pada Struktur Tutupan Lahan

Discussion about this post

TERKINI

  • Kondisi Desa Sei Gita, Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah, diselimuti kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada Selasa, 13 Oktober 2026. Foto Dok Borneo Is Burning.Karhutla 2026, HRWG Tuntut Pemerintah Transparan Soal Data Lahan Terbakar dan Mengusut Pihak Bertanggungjawab
    In Lingkungan
    Senin, 26 Oktober 2026
  • Pertemuan 20 organisasi masyarakat sipil kawasan Asia Pasifik dalam Asia Pacific System Change Convergence 2026 di Yogyakarta, pada 17-21 Oktober 2026. Foto Istimewa.Organisasi Masyarakat Sipil Asia Pasifik Serukan Perubahan Sistem Mengakhiri Krisis Ekologis dan Ketidakadilan Global 
    In News
    Sabtu, 24 Oktober 2026
  • Aktivis Greenpeace Indonesia membentangkan spanduk raksasa di Monumen Selamat Datang, Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, pada Selasa, 20 Oktober 2026. Foto Greenpeace Indonesia.Dua Tahun Rezim Prabowo, Aktivis Greenpeace Bentangkan Spanduk ‘Bencana Makin Parah, Hidup Makin Susah’
    In News
    Selasa, 20 Oktober 2026
  • Bencana Sumatra. Foto Walhi.Tidak Tetapkan Bencana Sumatra Sebagai Bencana Nasional, Prabowo Digugat
    In News
    Senin, 19 Oktober 2026
  • Kondisi Desa Sei Gita, Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah, diselimuti kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada Selasa, 13 Oktober 2026. Foto Dok Borneo Is Burning.Mitigasi Krisis Iklim, Suhu Permukaan Meningkat Tren Curah Hujan Menurun
    In Lingkungan
    Sabtu, 17 Oktober 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media