Selasa, 16 Juni 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Gayatri Marliyani, Kemungkinan Aktivitas Sesar Opak Akibat Tekanan dari Gempa Pacitan

Kejadian gempa beruntun pada 27 Januari 2026 dapat dijadikan pengingat bahwa kita berada di area tektonik aktif.

Rabu, 28 Januari 2026
A A
Pakar Gempa Bumi UGM, Gayatri Indah Marliyani. Foto researchgate.net.

Pakar Gempa Bumi UGM, Gayatri Indah Marliyani. Foto researchgate.net.

Share on FacebookShare on Twitter

“Tekanan tersebut membuat lempeng tidak stabil dan bergerak sehingga gempa dapat terjadi,” jelas dia.

Kendati begitu, kejadian kedua gempa tidak berpotensi memunculkan tsunami atau gempa susulan. Sebab kekuatan magnitudo gempa tidak terlalu besar, sehingga kecil kemungkinan terjadi gempa susulan.

“Jadi, jangan terlalu khawatir,” pesan dia.

Baca juga: Aktivitas Sesar Opak Picu Gempa Darat Dangkal di Bantul Yogyakarta

Mengingat dua peristiwa gempa bumi terjadi secara tiba-tiba dalam hari yang sama, sehingga membuat masyarakat merasa cemas dan khawatir. Sementara kedua gempa memberikan efek getaran yang cukup jelas dirasakan masyarakat sekitar lokasi terdampak gempa bumi.

Masyarakat memang harus selalu waspada dengan adanya gempa ini. Kejadian gempa pada hari ini dapat dijadikan pengingat bahwa kita berada di area tektonik aktif.

“Masyarakat harus siap siaga dalam merespons gempa bumi ini,” pesan dia. [WLC02]

Sumber: UGM

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Gayatri Indah MarliyaniGempa PacitanJurusan Teknik Geologi UGMPakar Gempa BumiSesar Opak

Editor

Next Post
Kawasan Kabupaten Bandung Barat yang terdampak longsor. Foto KLH/BPLH.

Longsor Bandung Barat, KLH Sebut Ada Kerapuhan pada Struktur Tutupan Lahan

Discussion about this post

TERKINI

  • Dosen Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB University, Meutia Samira Ismet. Foto itk.ipb.ac.id.Meutia Ismet: Tambang Nikel Teluk Buli Ancam Ekosistem Laut hingga Kesehatan
    In Sosok
    Sabtu, 13 Juni 2026
  • Desakan pengesahan RUU Masyarakat Adat dalam Aksi Kamisan, 5 September 2024. Foto AMAN.Baleg DPR Janjikan RUU Masyarakat Adat Selesai 2026, Apa Saja akan Diatur?
    In Rehat
    Sabtu, 13 Juni 2026
  • Sidang gugatan intervensi Walhi atas kasus gugatan KLH melawan PT TPL di PN Medan, 10 Juni 2026. Foto Dok. Walhi.Gugatan Intervensi Walhi, PT TPL Harus Pulihkan 29.939 Ha Kawasan Terdampak Senilai Rp2,6 Triliun
    In News
    Jumat, 12 Juni 2026
  • Dosen Geologi Fakultas Teknik UGM, Gayatri Indah Marliyani. Foto Kagama.coGayatri Marliyani: Gempa Bumi di Laut Mindanao Umum Terjadi
    In Sosok
    Jumat, 12 Juni 2026
  • Ilustrasi kemarau panjang. Foto Adege/Pixabay.com.BMKG Prediksi El Nino 2026 Bertahan hingga Awal 2027
    In News
    Kamis, 11 Juni 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media