Kamis, 24 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Gempa 5,2 Magnitudo Guncang Aceh Besar

Kamis, 20 Februari 2025
A A
Episenter gempa 5,2 magnitudo mengguncang wilayah Aceh Besar dan Kota Banda Aceh. Foto BMKG.

Episenter gempa 5,2 magnitudo mengguncang wilayah Aceh Besar dan Kota Banda Aceh. Foto BMKG.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Wilayah Pantai Barat Sumatera, Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh diguncang gempa tektonik berkekuatan 5,2 magnitudo pada Kamis, 20 Februari 2025. Dampak guncangan gempa ini dirasakan hingga skala IV MMI di Kota Banda Aceh.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan, hasil analisis menunjukkan gempa Aceh Besar memiliki parameter update dengan 5,0 magnitudo.

Episenter gempa terletak pada koordinat 4,91 derajat Lintang Utara, 94,71 derajat Bujur Timur, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 98 kilometer arah Barat Daya Kota Banda Aceh, Aceh pada kedalaman 43 kilometer.

Baca Juga: Luas Tutupan Hutan Pendidikan Gunung Walat Mencapai 95 Persen

“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal akibat adanya deformasi batuan dalam lempeng Indo-Australia yang tersubduksi kebawah Pulau Sumatra. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault),” penjelasan Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono.

Dampak gempa 5,2 ini dirasakan di daerah Banda Aceh, Aceh Besar dan Aceh Jaya dengan skala intensitas III hingga IV MMI, yakni bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah.

Baca Juga: YLBHI Tolak UU Minerba Baru, Memuluskan Perampasan Tanah Rakyat hingga Kooptasi Kampus

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: gempa AcehGempa Aceh Besargempa dangkal

Editor

Next Post
Lokasi penemuan situs Belitung wreck di perairan Batu Hitam, Belitung. Foto Harry Octavianus Sofian/Google Earth.

Kekayaan Warisan Budaya Bawah Air di Perairan Belitung

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media