Selasa, 12 Mei 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Gempa Dangkal Pacitan 6,4 Magnitudo, Daryono: Gempa Jenis Megathrust

Jumat, 6 Februari 2026
A A
Episenter gempa 6,4 magnitudo di wilayah Pacitan, Jawa Timur, jenis gempa megathrust yang terjadi pada Jumat dini hari, 6 Februari 2026. Foto tangkap layar BMKG.

Episenter gempa 6,4 magnitudo di wilayah Pacitan, Jawa Timur, jenis gempa megathrust yang terjadi pada Jumat dini hari, 6 Februari 2026. Foto tangkap layar BMKG.

Share on FacebookShare on Twitter

Sedangkan di wilayah Tuban dan Jepara, dampak gempa jenis Megathrust ini dirasakan pada n skala intensitas II MMI, yakni getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

Berdasarkan monitoring BMKG hingga pukul 01.35 WIB, tidak ada gempa susulan.

Gempa Pacitan 6,4 magnitudo yang terjadi dilaporkan berdampak merusaka sejumlah bangunan.

Baca juga: Dampak Tambang Nikel di Pulau Obi, Air Jadi Cokelat dan Nelayan Menjaring Lumpur

Daryono dalam unggahan di akun X, menjelaskan, gempa Pacitan yang terjadi merupakan jenis gempa Megathrust.

“Gempa Pacitan tadi pagi jenis gempa Megathrust, yang tergambar dari mekanisme sumbernya yang berupa pergerakan naik (thrusting) dengan kedalaman dangkal. Patut disyukuri bahwa gempa Pacitan ini tidak mencapai magnitudo 7,0 karena jika itu terjadi dapat berpotensi tsunami,” tulis Daryono.

Ia menjabarkan Pacitan sering muncul dalam tsunami historis. Karena, (1): berhadapan dengan Megathrust Jawa, (2): Banyak teluk dan pantai sempit- amplifikasi gelombang, (3): Diduga berada di atas segmen slab landai, sehingga kapling subduksi kuat dan tsunami terjadi pada gempa besar seperti catatan tsunami tahun 1840 dan 1859. [WLC01]

Sumber: BMKG, X @DaryonoBMKG

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: aktivitas subduksi lempenggempa MegathrustGempa Pacitanjalur patahan

Editor

Next Post
Gajah Sumatera mati ditemukan dalam kondisi tanpa kepala di Riau, 3 Februari 2026. Foto Dok. BBKSDA Riau.

Gajah Mati Tanpa Kepala di Riau, Indikasi Kuat Tindak Pidana Perburuan Liar

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi ,krisis air bersih. Foto Andres_maura_ph/Pixabay.com.Pemerintah Harus Antisipasi Krisis Sampah dan Air Bersih Dampak Godzilla El Niño 2026
    In Lingkungan
    Senin, 11 Mei 2026
  • Ilustrasi tikus pembawa virus. Foto Sipa/Pixabay.com.Mengenal Virus Hanta Tipe HFRS di Indonesia dan Tipe HPS di Kapal Pesiar
    In Rehat
    Senin, 11 Mei 2026
  • Tim SAR gabungan membawa kantong jenazah korban erupsi gunung api Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara, 10 Mei 2026. Foto Basarnas.Pendakian Gunung Dukono Ditutup April 2026, Tiga Pendaki Tewas Mei 2026
    In Traveling
    Minggu, 10 Mei 2026
  • Suasana salah satu tempat pembuangan sampah sementara di Kota Yogyakarta. Foto Dok. Forpi Kota YogyakartaKritik Walhi Yogyakarta, PSEL Menyeret Daerah Tergantung pada Pasokan Sampah
    In Lingkungan
    Sabtu, 9 Mei 2026
  • Official trailer film Pesta Babi. Foto Indonesia Baru/YouTube.SIEJ: Larangan Nobar Pesta Babi Sensor Pengungkapan Peminggiran Hak Masyarakat Adat
    In News
    Sabtu, 9 Mei 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media