Sabtu, 26 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Gempa di Laut Sulawesi Dipicu Aktivitas Lempeng Laut Filipina

Kamis, 29 Juni 2023
A A
Pusat gempa di Laut Sulawesi, Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara pada Kamis malam, 29 Juni 2023. Foto tangkap layar Google Earth berdasarkan koordinat BMKG.

Pusat gempa di Laut Sulawesi, Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara pada Kamis malam, 29 Juni 2023. Foto tangkap layar Google Earth berdasarkan koordinat BMKG.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Gempa di Laut Sulawesi, Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, dipicu adanya aktivitas di Lempeng Laut Filipina. Gempa yang terajadi pada Kamis, 29 Juni 2023 pukul 20.52 WIB, berkekuatan 5,0 magnitudo dirasakan hingga intensitas skala III Modified Mercalli Intensity (MMI).

Kepala Pusat Gempa bumi dan Tsunami BMKG, Daryono menjelaskan, hasil analisis BMKG gempa di wilayah Laut Sulawesi, Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara memiliki parameter update magnitudo 4,9 magnitudo.

Episenter atau pusat gempa terletak pada koordinat 5,72 derajat Lintang Utara, 126,13 derajat Bujur Timur, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 150 kilometer arah Barat Laut Pulau Karatung, Sulawesi Utara pada kedalaman 117 kilometer.

Baca Juga: Gempa Darat 5,1 Magnitudo Humbahas Dirasakan hingga Skala III MMI

Daryono menyatakan, memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa menengah.

Sedangkan pemicu gempa, kata Daryono, akibat adanya aktivitas deformasi intra-slab Lempeng Laut Filipina.

“Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault),” jelas Daryono.

Ditegaskan, gempa di Laut Sulawesi tidak berpotensi tsunami.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: BMKGgempa di Laut Sulawesigempa Kepulauan Sangihegempa menengahgempa Sulawesi UtaraLempeng Laut Filipina

Editor

Next Post
Pusat gempa dangkal Bantul, Yogyakarta, pada Jumat, 30 Juni 2023, pukul 19.57 WIB, dirasakan hingga skala IV MMI. Foto tangkal layar Google Earth berdasarkan koordinat BMKG.

Gempa Dangkal di Bantul Magnitudo 6,4 Dirasakan hingga Skala IV MMI

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media