Jumat, 22 Mei 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Gempa Maluku M7,9 Sistem Peringatan Dini Tsunami Aktif Selama Dua Jam Lebih

Selasa, 10 Januari 2023
A A
Gempa Maluku magnitudo 7,9 yang terjadi di Laut Banda pada Selasa, 10 Januari 2023, pukul 00.47 WIB, oleh BMKG sempat mengaktifkan peringatan dini tsunami. Foto BMKG, pusat gempa Maluku.

Gempa Maluku magnitudo 7,9 yang terjadi di Laut Banda pada Selasa, 10 Januari 2023, pukul 00.47 WIB, oleh BMKG sempat mengaktifkan peringatan dini tsunami. Foto BMKG, pusat gempa Maluku.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Gempa Maluku magnitudo 7,9 yang  tarjadi pada Selasa dini hari, 10 Januari 2023, pukul 00.47 WIB [atau pukul 02.47 WIT] berpotensi tsunami. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengaktifkan sistem peringatan dini tsunami selama dua jam lebih, pasca terjadinya gempa yang berlokasi di Laut Banda.

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono mengatakan, gempa Maluku magnitudo 7,9 mengguncang wilayah Pantai Utara, Kabupaten Maluku Barat Daya.

Pusat gempa berada di Laut Banda yang terletak pada koordinat 7,37 derajat Lintang Selatan, 130,23 derajat Bujur Timur, yang berjarak 136 kilometer arah Barat Laut Maluku Tenggara Barat, pada kedalaman 130 kilometer.

Baca Juga: Laut Banda Kembali Diguncang Gempa

Daryono menyatakan, hasil analisis BMKG menunjukkan gempa ini memiliki parameter update dengan magnitudo 7,5. Gempa Maluku ini oleh BMKG dinyatakan berpotensi tsunami.

“Hasil pemodelan menunjukkan gempa ini berpotensi tsunami,” sebut Daryono.

Sistem peringatan dini tsunami diakhiri pada pukul 03.43 WIB. “Peringatan dini tsunami akibat gempa Laut Banda M7,9 dinyatakan telah berakhir pada pukul 03.43 WIB,” tulis Daryono di akun Twitter-nya.

Baca Juga: Tren Lato-lato dari Para Gaucho hingga Generasi Fomo

Dijelaskan Daryono, berdasarkan hasil pengamatan Tide gauge [pendeteksi tsunami atau gelombang di perairan laut] di sekitar sumber gempa, hingga pukul 03.00 WIB, tidak tercatat adanya perubahan tinggi muka air laut yang signifikan [tidak terjadi tsunami].

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: aktivitas subduksi Laut Bandagempa berpotensi tsunamigempa di Laut BandaGempa Malukugempa Maluku berpotensi tsunamithrust fault

Editor

Next Post
Dampak gempa Maluku magnitudo 7,9 pada Selasa, 10 Januari 2023, pukul 00.47 WIB, berdampak pada 124 rumah penduduk. Foto BNPB.

Dampak Gempa Maluku, BNPB Sebut 124 Rumah Rusak dan  Satu Warga Terluka

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi kualitas udara di kota besar yang memburuk. Foto Yamu_Jay/Pixabay.com.Walhi: Pantauan Kualitas Udara Lima Kota Besar Indonesia Memburuk
    In News
    Rabu, 13 Mei 2026
  • Ilustrasi tikus pembawa virus. Foto Bergadder/Pixabay.com.Mengenal Hantavirus, Penyakit Zoonosis dengan Rantai Penularan Utama dari Tikus
    In Rehat
    Rabu, 13 Mei 2026
  • Mengapati dan mendokumentasikan letusan Gunung Sakurajima di Jepang pada 2013 dari jauh. Foto Dok. Mirzam Abdurrachman.Erupsi Dukono, Pentingnya Pemahaman Risiko dan Peringatan Dini yang Mudah Dipahami
    In Rehat
    Selasa, 12 Mei 2026
  • Salah satu jenis anggrek Merapi. Foto Dok. TNG Merapi.Anggrek Merapi, Beraroma Wangi dan Mampu Bertahan Saat Erupsi
    In Rehat
    Selasa, 12 Mei 2026
  • Ilustrasi ,krisis air bersih. Foto Andres_maura_ph/Pixabay.com.Pemerintah Harus Antisipasi Krisis Sampah dan Air Bersih Dampak Godzilla El Niño 2026
    In Lingkungan
    Senin, 11 Mei 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media