Minggu, 8 November 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Gempa Mentawai 7,3 Magnitudo Picu Tsunami di Pulau Tanahbala Nias Selatan

Selasa, 25 April 2023
A A
Pusat gempa Mentawai 7,3 magnitudo memicu tsunami di Pulau Tanahbala, Nias Selatan, Sumatera Utara pada Selasa, 25 April 2023. Foto tangkap layar Google Earth berdasarkan koordinat pusat gempa BMKG.

Pusat gempa Mentawai 7,3 magnitudo memicu tsunami di Pulau Tanahbala, Nias Selatan, Sumatera Utara pada Selasa, 25 April 2023. Foto tangkap layar Google Earth berdasarkan koordinat pusat gempa BMKG.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Gempa Mentawai 7,3 magnitudo memicu tsunami di wilayah perairan Pulau Tanahbala, Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan, pada Selasa, 25 April 2023, pukul 03.00 WIB, wilayah pantai Barat Sumatera diguncang gempa jenis dangkal.

Menurut Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Daryono, hasil pemodelan BMKG menunjukkan bahwa gempa bumi ini berpotensi tsunami. Daerah yang berpotensi terdampak tsunami dengan status waspada di daerah Nias Selatan, Pulau Tanabala, Sumatera Utara.

“Berdasarkan hasil pengamatan tinggi muka laut, tercatat ketinggian tsunami di lokasi TG Tanah Bala pada pukul 03.17 WIB dengan ketinggian tsunami 11 cm,” jelas Daryono

Baca Juga: Aktivitas Lempeng Indo Australia Kembali Picu Gempa di Provinsi Bengkulu

BMKG menyebutkan, pusat gempa Mentawai yang memicu tsunami di Pulau Tanahbala, Nias Selatan itu terletak pada koordinat 0,94 derajat Lintang Selatan, 98,38 derajat Bujur Timur, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 177 kilometer Barat Laut Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, pada kedalaman 23 kilometer.

Daryono menjelaskan, gempa jenis dangkal ini memiliki parameter update dengan  6,9 magnitudo.

“Gempa yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal akibat adanya aktivitas subduksi Lempeng Indo Australia. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault),” kata Daryono.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: aktivitas Lempeng Indo AustraliaBMKGgempa dan tsunamigempa dangkalgempa Mentawaigempa Nias Selatangempa Pantai Barat SumateraKabupaten Kepulauan Mentawaitsunami Pulau Tanahbala

Editor

Next Post
Dampak gempa Mentawai 7,3 magnitudo pada Selasa, 25 April 2023, warga Desa Sigapokna, Kecamatan Siberut Barat, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, mengungsi usai merasakan guncangan gempa. Foto BNPB.

Laporan Terkini BNPB Dampak Gempa Mentawai yang Memicu Tsunami

Discussion about this post

TERKINI

  • Kaoem Telapak desak pemerintah usut tuntas dugaan pembalakan liar dan pencucian kayu Merbau di Nabire, Papua Tengah. Foto Kaoem Telapak.Kaoem Telapak Desak Pemerintah Usut Tuntas Dugaan Pembalakan di Nabire
    In News
    Rabu, 4 November 2026
  • Media alternatif, Gejayan.id menggelar walking tour bertema “Tribute to Udin” #1 ke bekas Kantor Harian Bernas, Kota Yogyakarta. Foto Istimewa.Gejayan Civic Memory Lab: Napak Tilas Jurnalistik Udin di ‘Kantor Bernas’
    In News
    Senin, 2 November 2026
  • Episenter gempa 6,4 magnitudo di Laut Banda, Maluku, pada Kamis, 29 Oktober 2026. Foto tangkap layar BMKG.Laut Banda Maluku Digoyang Gempa Menengah 6,4 Magnitudo
    In News
    Kamis, 29 Oktober 2026
  • Kondisi Desa Sei Gita, Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah, diselimuti kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada Selasa, 13 Oktober 2026. Foto Dok Borneo Is Burning.Karhutla 2026, HRWG Tuntut Pemerintah Transparan Soal Data Lahan Terbakar dan Mengusut Pihak Bertanggungjawab
    In Lingkungan
    Senin, 26 Oktober 2026
  • Pertemuan 20 organisasi masyarakat sipil kawasan Asia Pasifik dalam Asia Pacific System Change Convergence 2026 di Yogyakarta, pada 17-21 Oktober 2026. Foto Istimewa.Organisasi Masyarakat Sipil Asia Pasifik Serukan Perubahan Sistem Mengakhiri Krisis Ekologis dan Ketidakadilan Global 
    In News
    Sabtu, 24 Oktober 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media