Sabtu, 10 Oktober 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Gempa Mentawai 7,3 Magnitudo Picu Tsunami di Pulau Tanahbala Nias Selatan

Selasa, 25 April 2023
A A
Pusat gempa Mentawai 7,3 magnitudo memicu tsunami di Pulau Tanahbala, Nias Selatan, Sumatera Utara pada Selasa, 25 April 2023. Foto tangkap layar Google Earth berdasarkan koordinat pusat gempa BMKG.

Pusat gempa Mentawai 7,3 magnitudo memicu tsunami di Pulau Tanahbala, Nias Selatan, Sumatera Utara pada Selasa, 25 April 2023. Foto tangkap layar Google Earth berdasarkan koordinat pusat gempa BMKG.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Gempa Mentawai 7,3 magnitudo memicu tsunami di wilayah perairan Pulau Tanahbala, Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan, pada Selasa, 25 April 2023, pukul 03.00 WIB, wilayah pantai Barat Sumatera diguncang gempa jenis dangkal.

Menurut Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Daryono, hasil pemodelan BMKG menunjukkan bahwa gempa bumi ini berpotensi tsunami. Daerah yang berpotensi terdampak tsunami dengan status waspada di daerah Nias Selatan, Pulau Tanabala, Sumatera Utara.

“Berdasarkan hasil pengamatan tinggi muka laut, tercatat ketinggian tsunami di lokasi TG Tanah Bala pada pukul 03.17 WIB dengan ketinggian tsunami 11 cm,” jelas Daryono

Baca Juga: Aktivitas Lempeng Indo Australia Kembali Picu Gempa di Provinsi Bengkulu

BMKG menyebutkan, pusat gempa Mentawai yang memicu tsunami di Pulau Tanahbala, Nias Selatan itu terletak pada koordinat 0,94 derajat Lintang Selatan, 98,38 derajat Bujur Timur, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 177 kilometer Barat Laut Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, pada kedalaman 23 kilometer.

Daryono menjelaskan, gempa jenis dangkal ini memiliki parameter update dengan  6,9 magnitudo.

“Gempa yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal akibat adanya aktivitas subduksi Lempeng Indo Australia. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault),” kata Daryono.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: aktivitas Lempeng Indo AustraliaBMKGgempa dan tsunamigempa dangkalgempa Mentawaigempa Nias Selatangempa Pantai Barat SumateraKabupaten Kepulauan Mentawaitsunami Pulau Tanahbala

Editor

Next Post
Dampak gempa Mentawai 7,3 magnitudo pada Selasa, 25 April 2023, warga Desa Sigapokna, Kecamatan Siberut Barat, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, mengungsi usai merasakan guncangan gempa. Foto BNPB.

Laporan Terkini BNPB Dampak Gempa Mentawai yang Memicu Tsunami

Discussion about this post

TERKINI

  • Aksi Hari Tani Nasional 2025 mengusung desakan reforma agraria, 24 September 2025. Foto KPA.Koalisi Masyarakat Sipil untuk Keadilan Agraria Kritik Penunjukan Kepala BRAN
    In News
    Jumat, 2 Oktober 2026
  • Pusat gempa dangkal 5,4 magnitudo di Pantai Timur Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan pada Kamis malam, 1 Oktober 2026. Foto tangkap layar BMKG.Gempa Dangkal di Laut Flores Kepulauan Selayar Dirasakan IV MMI
    In News
    Kamis, 1 Oktober 2026
  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media