Sabtu, 27 Juni 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Gempa Taput, Kepala BPBD Tegaskan Desa Aek Raja Akan Roboh Itu Hoaks

Selasa, 4 Oktober 2022
A A
Gempa Taput, Kepala BPBD Taput Bonggas Freddy (kanan) menjelaskan kondisi terkini pasca gempa magnitudo 6 dalam Disaster Briefing bersama Plt Pusdatin BNPB Abdul Muhari (kiri). Foto tangkap layar Youtube BNPB.

Gempa Taput, Kepala BPBD Taput Bonggas Freddy (kanan) menjelaskan kondisi terkini pasca gempa magnitudo 6 dalam Disaster Briefing bersama Plt Pusdatin BNPB Abdul Muhari (kiri). Foto tangkap layar Youtube BNPB.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Sumatera Utara, menepis kabar ancaman robohnya Desa Aek Raja di Kecamatan Parmonangan, pasca gempa Taput pada 1 Oktbober 2022 lalu. Kabar tersebut beredar lantaran pusat gempa Taput magnitudo 6 berada di wilayah desa tersebut.

Dalam Disaster Briefing BNPB, Kepala Pelaksana BPBD Taput, Bonggas Freddy mengungkapkan, dampak gempa Taput di Desa Aek Raja hanya beberapa rumah yang mengalami kerusakan.

“Di sana ada beberapa rumah yang rusak. Ada untungnya karena rumah di sana masih banyak semi permanen, lebih tahan,” kata Bonggas pada Senin, 3 Oktober 2022.

Menyusul kejadian gempa, menurut Bonggas, beredar kabar Desa Aek Raja akan roboh.

“Di sana tersebar hoaks, disebut bahwa (Desa Aek Raja) di bawahnya sudah gopong, dan sebentar lagi akan roboh. Itu hoaks,” tegas Bonggas.

Baca Juga: BNPB Kerahkan Tim Percepat Penanganan Dampak Gempa Taput

Bersama BMKG, BPBD Taput menemui  warga Desa Aek Raja dan memberikan edukasi, dan menegaskan kabar itu hoaks.

“Kita bersama BMKG sudah turun ke lapangan dan memberikan edukasi agar masyarakat di Desa Aek Raja tenang. Bahwasanya desa tidak ada prediksi roboh, itu hanya hoaks,” kata Bonggas.

Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari menyebutkan, dampak kerusakan gempa Taput relatif kecil.

“Kami di BNPB sempat khawatir karena gempa di darat. Dengan jumlah saat ini, ini perlu disyukuri karena tidak terlalu banyak kerusakan yang ada,” imbuh Muhari.

Baca Juga: Potensi Gempa dan Tsunami di Kota Padang

Mengenai dampak gempa pada rumah warga, Muhari meminta warga memperhatikan dengan teliti kondisi rumah pasca terjadi gempa magnitudo 6 yang oleh BMKG diupdate magnitudo 5,8.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: BNPBdampak gempa Taputgempa TaputKabupaten Tapanuli UtaraProvinsi Sumatera Utaratips bikin alarm gempa

Editor

Next Post
Rapat tingkat menteri bahas tiga potensi ancaman bencana jelang KTT G20 di Bali. Foto Dok BNPB.

Tiga Potensi Ancaman Bencana KTT G20 di Bali

Discussion about this post

TERKINI

  • Laskar Talijiwo dari Pracimantoro, Wonogiri sampaikan penolakan tambang dan pabrik semen kepada Bupati Wonogiri, 25 Juni 2026. Foto Dok. Laskar Talijiwo.Temui Bupati Wonogiri, Laskar Talijiwo Sampaikan Tolak Tambang Gamping dan Pabrik Semen
    In News
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Ilustrasi sampah organik dari sisa buah-buahan. Foto Artis Digital/pixabay.com.Temuan Ombudsman DIY, Aktivitas TPS 3R Sokowaten Tak Berizin dan Sebabkan Pencemaran
    In News
    Senin, 22 Juni 2026
  • Acara ISWBC 2026 bertema Beyond Species: Rethinking Conservation in an Era of Uncertainty, 11 Juni 2026. Foto Leoni/UGM.Pejabat Kehutanan Bicara Peran Masyarakat Adat Menjaga Biodiversitas Saat Krisis Iklim
    In News
    Sabtu, 20 Juni 2026
  • Para pejabat menunjukkan peta calon lokasi bandar antariksa di Distrik Biak Utara yang mengancam wilayah adat Warbon. Foto Istimewa.LBH Papua Nilai Rencana Pembangunan Bandar Antariksa di Wilayah Adat Warbon Cacat Hukum
    In Lingkungan
    Sabtu, 20 Juni 2026
  • Ilustrasi tawon yang berkoloni. Foto jcbeni.Pixabay.com.Tawon yang Berkoloni Mengenali Wajah Manusia yang Mengganggunya
    In IPTEK
    Jumat, 19 Juni 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media