Selasa, 3 Maret 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Geolog Sebut Pembentukan Sinkhole di Sumatra Barat Dipengaruhi Siklon Senyar

Fenomena ini terjadi akibat kombinasi faktor geologi seperti pelarutan batu gamping, erosi material lapuk, dan curah hujan tinggi.

Rabu, 7 Januari 2026
A A
Sinkhole di Sumatra Barat. Foto starfmmadina.com.

Sinkhole di Sumatra Barat. Foto starfmmadina.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Baca juga: Instalasi Lumbung Air Hujan Dipasang di Tiga Titik di Kota Palu

Karakter sinkhole yang dapat muncul tanpa peringatan merupakan risiko yang mengancam keselamatan jiwa. Selain itu, rusaknya infrastruktur turut mengganggu aktivitas dan siklus ekonomi lokal.

“Ini juga memunculkan rasa cemas dan trauma bagi masyarakat yang terdampak,” ucap dia.

Penanganan sinkhole bukan hanya soal menutup lubang, tetapi juga mengelola air, memperkuat tanah, dan melibatkan masyarakat dalam kewaspadaan. Setelah proses evakuasi warga, survei geologi dan geofisika dilakukan untuk identifikasi kedalaman lubang baik dengan geolistrik, seismik, ground penetrating radar (GPR).

Stabilisasi tanah dapat dilakukan dengan pengisian material padat maupun teknik grouting (penyuntikan semen cair ke dalam rongga). Langkah lain adalah perbaikan drainase dan aliran air, serta rekayasa struktur penguatan pondasi.

Baca juga: Industri Pariwisata Potensial Merusak 34 Hektare Lebih Ekosistem Karst Gunungsewu

“Pencegahan total sulit dilakukan, tetapi mitigasi dapat melalui pemantauan geologi, pengendalian tata guna lahan, serta sistem drainase yang baik,” ujar dia.

Ia menyebutkan tanda-tanda awal seperti permukaan tanah retak dan turun perlahan, bangunan atau pohon miring bergeser, perubahan aliran air, hingga munculnya lubang kecil. Ia mengimbau kepada masyarakat kawasan karst yang rawan serta peran segala lini dalam mengatasi fenomena ini.

Pemerintah perlu melakukan survei geologi pemetaan rawan sinkhole. Masyarakat juga perlu aktif melaporkan kecurigaan sesuai tanda-tanda seperti yang disebutkan tadi.

“Jadi, edukasi bersama penting untuk warga memahami risiko dan mitigasi,” imbuh dia. [WLC02]

Sumber: UGM

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Fakultas Teknik UGMSiklon SenyarSinkholeSumatra Barat

Editor

Next Post
Insinerator sampah minim asap buatan mahasiswa KKNT IPB University. Foto Dok IPB University.

Insinerator Minim Asap, Solusi Kebiasaan Bakar Sampah di Perdesaan

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi hujan lebat. Foto Bru-nO/pixabay.com.BMKG Pantau Tiga Bibit Siklon Tropis, Waspada Cuaca Ekstrem
    In News
    Selasa, 3 Maret 2026
  • Gempa bumi M 6,4 mengguncang Aceh dan Sumatra Utara, 3 Maret 2026. Foto BMKG.Aceh dan Sumut Diguncang Gempa Bumi Magnitudo 6,4
    In Bencana
    Selasa, 3 Maret 2026
  • Gerhana bulan total hari ini Kamis, 8 November 2022, dapat disaksikan dari seluruh wilayah Indonesia. Foto tangkap layar Twitter BMKG.Tanggal 3 Maret 2026, Puncak Gerhana Bulan Total Mulai Pukul 18.03 WIB
    In News
    Selasa, 3 Maret 2026
  • Guru Besar Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB UNiversity, Prof. Etty Riani. Foto CRPG Indonesia/youtube.Etty Riani, Yang Berpotensi Masuk Dalam Darah adalah Nanoplastik, Bukan Mikroplastik
    In Sosok
    Senin, 2 Maret 2026
  • Ilustrasi parfum dari kemenyan. Foto Dok. BRIN.Memaksimalkan Potensi Kemenyan, Kapur Barus dan Cengkeh Menjadi Parfum
    In IPTEK
    Senin, 2 Maret 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media