Minggu, 1 November 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Google Doodle Peringati Setahun Tempe Mendoan Jadi Warisan Budaya Takbenda

Tempe mendoan adalah makanan khas Banyumas. Dan hari ini jadi tema Google Doodle.

Sabtu, 29 Oktober 2022
A A
Ilustrasi tempe goreng. Foto dyahahsina/pixabay.com

Ilustrasi tempe goreng. Foto dyahahsina/pixabay.com

Share on FacebookShare on Twitter

Baca Juga: Menyenangkan, Cuaca Jakarta Pagi hingga Malam Cerah

Cara pengemasannya pun unik. Berbagai daun dapat digunakan untuk membungkus tempe selama fermentasi. Zaman dulu dibungkus dengan daun waru, jati, dan jambu. Dan kini dengan daun pisang. Namun yang paling sering ditemukan adalah dikemas dalam plastik. Sudah jarang menemukan tempe yang dibungkus dengan daun waru, termasuk di pasar tradisional sekalipun.

Mengonsumsi tempe punya manfaat kesehatan, seperti meningkatkan kesehatan usus dan otak. Apalagi tempe kaya akan nutrisi seperti protein, serat, prebiotik, dan vitamin B12.

Baca Juga: Banjir Landa Lamsel dan Majene, BNPB Laporkan Dua Orang Meninggal Dunia

Sementara cara mengonsumsinya ada yang digoreng dengan tambahan bumbu dan potongan loncang. Rasanya gurih. Ada yang direbus untuk dibacem dengan campuran gula merah atau kecap. Produknya berasa manis. Ada juga yang langsung menjadi campuran sayur yang direbus. Bahkan ada yang jadi bahan sambal, namanya sambal tempe. Cukup dengan tambahan cabai, bawng putih, garam, dan sambal tempe. Disantap dengan nasi hangat, serasa sudah tak perlu pakai tambahan lauk lainnya. Nglawuhi, begitu istilah Bahasa Jawa-nya.

Tak terkecuali tempe mendoan. Dipotong tipis-tipis, dicelup dalam adonan terigu berbumbu, lalu digoreng. Disajikan dalam kondisi hangat. Dan jangan lupa dicocol sambal kecap sebelum dilahap. Jadi teman santai dan hangat pada musim penghujan. [WLC02]

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Google Doodleharga kedelaimakanan khas Bnayumaspasar tradisionalReza Dwi Setyawantempe gorengtempe mendoan

Editor

Next Post
Aksi solidaritas perempuan Yogyakarta mengecam kekerasan di Iran. Foto dok. LBH Yogyakarta

Aksi Solidaritas Perempuan Yogyakarta Mengecam Kekerasan di Iran

Discussion about this post

TERKINI

  • Episenter gempa 6,4 magnitudo di Laut Banda, Maluku, pada Kamis, 29 Oktober 2026. Foto tangkap layar BMKG.Laut Banda Maluku Digoyang Gempa Menengah 6,4 Magnitudo
    In News
    Kamis, 29 Oktober 2026
  • Kondisi Desa Sei Gita, Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah, diselimuti kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada Selasa, 13 Oktober 2026. Foto Dok Borneo Is Burning.Karhutla 2026, HRWG Tuntut Pemerintah Transparan Soal Data Lahan Terbakar dan Mengusut Pihak Bertanggungjawab
    In Lingkungan
    Senin, 26 Oktober 2026
  • Pertemuan 20 organisasi masyarakat sipil kawasan Asia Pasifik dalam Asia Pacific System Change Convergence 2026 di Yogyakarta, pada 17-21 Oktober 2026. Foto Istimewa.Organisasi Masyarakat Sipil Asia Pasifik Serukan Perubahan Sistem Mengakhiri Krisis Ekologis dan Ketidakadilan Global 
    In News
    Sabtu, 24 Oktober 2026
  • Aktivis Greenpeace Indonesia membentangkan spanduk raksasa di Monumen Selamat Datang, Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, pada Selasa, 20 Oktober 2026. Foto Greenpeace Indonesia.Dua Tahun Rezim Prabowo, Aktivis Greenpeace Bentangkan Spanduk ‘Bencana Makin Parah, Hidup Makin Susah’
    In News
    Selasa, 20 Oktober 2026
  • Bencana Sumatra. Foto Walhi.Tidak Tetapkan Bencana Sumatra Sebagai Bencana Nasional, Prabowo Digugat
    In News
    Senin, 19 Oktober 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media