Rabu, 26 Agustus 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Gunung Semeru Kembali Meletus, Ini Enam Gunung Paling Aktif Meletus 2024

Selasa, 2 April 2024
A A
Erupsi Gunung Semeru pada Kamis, 28 Maret 2024, puksul 04.37 WIB. Foto PVMBG.

Erupsi Gunung Semeru pada Kamis, 28 Maret 2024, puksul 04.37 WIB. Foto PVMBG.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Gunung Semeru di Jawa Timur, malam tadi, Selasa, 2 April 2024, kembali erupsi. Badan Geologi, Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) mengingat masyarakat mematuhi zona aman, dengan mematuhi rekomendasi sehubungan dengan aktivitas Semeru berstatus Level III atau Siaga.

Laporan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi, Kementerian ESDM, menyebutkan, erupsi Gunung Semeru berlangsung pada Selasa malam, pukul 23.08 WIB.

“Visual letusan tidak teramati. Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 21 mm dan durasi 99 detik,” isi laporan PVMBG.

Baca Juga: Aktivitas Erupsi Gunung Semeru Waspadai Awan Panas dan Aliran Lahar

Terkait status Semeru Level III dan aktivitasnya, Kepala Badan Geologi, Kementerian ESDM, Muhammad Wafid meminta masyarakat sekitar Gunung Semeru untuk mewaspadai awan panas, guguran lava dan lahar di sepanjang aliran sungai, lembah yang berhulu di puncak Semeru.

Wafid menegaskan aktivitas Semeru berupa erupsi, awan panas dan guguran lava masih terjadi, namun secara visual jarang teramati karena terkendala dengan cuaca yang berkabut.

“Selain berpotensi terjadi awan panas, potensi terjadinya aliran lahar juga masih tinggi mengingat curah hujan yang cukup tinggi di Gunung Semeru. Material guguran lava dan atau awan panas yang sudah terendapkan di sepanjang aliran sungai yang berhulu di puncak Gunung Semeru, berpotensi menjadi lahar jika berinteraksi dengan air hujan,” tutur Wafid dalam siaran pers pada Jumat, 29 Maret 2024.

Baca Juga: Pencarian Dihentikan Tiga Korban Longsor Bandung Barat Belum Ditemukan

Sehubungan dengan tingkat aktivitas Gunung Semeru pada Level III (Siaga) Badan Geologi merekomendasikan agar masyarakat, pengunjung, wisatawan tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 kilometer dari puncak (pusat erupsi). Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 kilometer dari puncak.

Masyarakat tidak beraktivitas dalam radius 5 kilometer dari kawah/puncak Gunung Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar).

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: aktivitas erupsi Gunung Semeruerupsi gunung api terkinigunung api aktif di Indonesiagunung paling aktif meletusGunung SemeruPVMBG

Editor

Next Post
Pusat gempa di Pulau Bawean, Laut Jawa, Jawa Timur pada Rabu, 3 April 2024, berkekuatan 5,6 magnitudo. Foto tangkap layar Google Earth berdasarkan koordinat episenter gempa BMKG.

Gempa Bawean 5,6 Magnitudo Rangkaian Gempa Laut Jawa Jatim Sejak 22 Februari

Discussion about this post

TERKINI

  • Upaya pemadaman karhutla di Kalimantan, 23 agustus 2026. Foto Dok. BNPB.Karhutla Kalimantan, Legislator: Warga Lokal Tak Bisa Terus Disalahkan, Cabut Izin Korporasi yang Terlibat
    In News
    Senin, 24 Agustus 2026
  • Penanganan karhutla di Lampung Timur, 21 Agustus 2026. Foto Dok. BNPB.Karhutla Berulang Bukan Fenomena Iklim, Walhi: Akibat Negara Salah Urus Tak Sampai Akar Masalah
    In Lingkungan
    Senin, 24 Agustus 2026
  • Titik-titik api karhutla di Pulau Kalimantan. Foto Istimewa.Hukuman Korporasi Pembakar Hutan Kalimantan: Cabut Izin dan Pulihkan Lingkungan!
    In News
    Minggu, 23 Agustus 2026
  • Pembangunan On The Rock di kawasan Pantai Watubolong di KBAK Gunungsewu di Kabupaten Gunungkidul, 8 Agustus 2026. (Foto Instimewa)Akses Dibatasi, Negara Harus Investigasi Perizinan Ekspansi Industri Wisata di Pantai Watubolong
    In News
    Minggu, 23 Agustus 2026
  • Visual pemadaman kebakaran hutan dan lahan di Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, 20 Agustus 2026. (BNPB)Karhutla Ancaman Serius: Utamakan Penjagaan Sebelum Api Datang, Bukan Pencegahan
    In Bencana
    Sabtu, 22 Agustus 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media