Kamis, 24 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Aktivitas Erupsi Gunung Semeru Waspadai Awan Panas dan Aliran Lahar

Minggu, 31 Maret 2024
A A
Aktivitas erupsi Gunung Semeru pada Minggu, 31 Maret 2024, pukul 07.38 WIB, dari pos pengamatan Sriti. Foto PVMBG.

Aktivitas erupsi Gunung Semeru pada Minggu, 31 Maret 2024, pukul 07.38 WIB, dari pos pengamatan Sriti. Foto PVMBG.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Aktivitas erupsi Gunung Semeru hingga kini masih terjadi. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi, Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat erupsi Gunung Semeru berstatus Siaga atau Level III, hingga Maret 2024, sudah terjadi 142 kali letusan.

Pada Minggu, 31 Maret 2024, terjadi dua kali aktivitas erupsi Gunung Semeru. PVMBG menyebutkan, letusan gunung api aktif yang berketinggian 3.676 mdpl, berlokasi di wilayah Lumajang, Malang, Jawa Timur, berlangsung pada pagi dan sore hari.

PVMBG melaporkan erupsi Gunung Semeru pada pukul 07. 37 WIB, dengan ketinggian kolom letusan teramati sekitar 600 meter di atas puncak atau sekitar 4.276 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Baca Juga: Letusan Pertama Gunung Semeru di 2023, Kerinci Kembali Erupsi

Kolom abu letusan teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat. Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi 103 detik.

Sedangkan erupsi Gunung Semeru kedua terjadi pada pukul 15.57 WIB. PVMBG menyebutkan, letusan Gunung Semeru ini tidak teramati.

Sebelumnya, pada Kamis, 28 Maret 2024 pukul 15.18 WIB telah terjadi erupsi Gunung Semeru. Erupsi berupa awan panas dengan jarak luncur tidak diketahui dikarenakan visual Gunung Semeru tertutup kabut.

Baca Juga: Enam Gunung Api Paling Aktif Meletus 2023

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: aktivitas erupsi Gunung SemeruBadan Geologierupsi Gunung Semeruletusan gunung apiPVMBG

Editor

Next Post
Dampak bencana hidrometeorologi Kampung Gintung, Bandung Barat, Jawa Barat. Foto BPBD Bandung Barat.

Pencarian Dihentikan Tiga Korban Longsor Bandung Barat Belum Ditemukan

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media