Minggu, 1 Februari 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Hadapi Ancaman Tsunami dengan Tsunami Ready Community, Apakah Itu?

UNESCO telah menyusun 12 indikator mitigasi bencana tsunami. Implementasinya melalui pembentukan Tsunami Ready Community di tiap-tiap daerah di berbagai negara. Sedangkan pelaksananya adalah semua pihak yang berkolaborasi, mulai dari pemerintah, swasta, masyarakat, komunitas, dan sebagainya.

Minggu, 31 Juli 2022
A A
Rambu evakuasi tsunami di Bandara YIA. Foto bmkg.go.id.

Rambu evakuasi tsunami di Bandara YIA. Foto bmkg.go.id.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Istilah Tsunami Ready Community pernah disampaikan Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati dalam pertemuan internasional Intergovernmental Oceanographic Commission – Executive Council (IOC-EC) ke-55 pada pertengahan Juni 2022 di Kantor Pusat UNESCO di Paris. Dwikorita yang juga menjabat sebagai Chair of Intergovernmental Coordination Group for Indian Ocean Tsunami Warning and Mitigation System (Chair ICG/IOTWMS) mendorong percepatan pembentukan komunitas tersebut di tiap-tiap negara di dunia.

Dalam penjelasannya, Tsunami Ready Community merupakan program peningkatan kapasitas masyarakat untuk menghadapi ancaman tsunami berbasis 12 indikator yang telah ditetapkan UNESCO-IOC. Tujuannya agar masyarakat siap siaga serta tidak gagap menghadapi ancaman gempa dan tsunami.

Indikator-indikator yang dimaksud dibagi dalam tiga kriteria. Pertama, kriteria penilaian meliputi adanya peta zona bahaya tsunami, estimasi jumlah orang berisiko di zona bahaya tsunami, identifikasi sumber-sumber ekonomi, infrastruktur, sosial, dan politik.

Baca Juga: BMKG Ingatkan Lagi Ancaman Gempa Megathrust di Selatan Jawa, Siapkan Mitigasi

Kedua, kriteria kesiapsiagaan meliputi ada peta evakuasi tsunami yang mudah dipahami, ada informasi tentang tsunami dan rambu-rambunya yang dapat dilihat publik, tersedia sarana memadai dan andal untuk menerima peringatan dini tsunami dari otoritas yang berwenang (dari BPBD) selama 24 jam secara tepat waktu, dan tersedia sarana memadai dan andal untuk menyebarkan peringatan tsunami resmi 24 jam kepada publik setempat secara tepat waktu.

Dan ketiga, kriteria respons, yaitu ada sosialisasi, kesadaran masyarakat, dan edukasi tersedia dan terdistribusi, sosialisasi atau kegiatan edukasi minimal digelar tiga kali setahun, pelatihan untuk dan oleh komunitas tsunami minimal dua tahun sekali, ada persetujuan rencana respons darurat komunitas tsunami, serta tersedia kapasitas untuk pengelolaan operasional respons darurat saat tsunami terjadi.

Baca Juga: Banjir Parigi Moutong Seret Satu Mobil, 3 Orang Meninggal Dunia Ratusan Warga Mengungsi

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: BMKGgempa dan tsunamiTanjung BenoaTsunami Ready CommunityUNESCO

Editor

Next Post
Ilustrasi perempuan dan anak pengungsi. Foto dimitrisvetsikas1969/pixabay.com.

Penanganan Bencana Tak Ramah Gender, Ini Solusinya

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi mekanisme terbentuknya bencana longsoran di wilayah Kabupaten Bandung Barat. Ilustrasi Imam Achmad Sadisun/ITB.Begini Mekanisme Aliran Lumpur Saat Longsor Bandung Barat
    In IPTEK
    Jumat, 30 Januari 2026
  • Tiga petani di Pino Raya di Bengkulu Selatan dikriminalisasi. Foto Dok. Walhi.Petani Korban Penembakan di Pino Raya Dikriminalisasi
    In News
    Kamis, 29 Januari 2026
  • Kawasan Kabupaten Bandung Barat yang terdampak longsor. Foto KLH/BPLH.Longsor Bandung Barat, KLH Sebut Ada Kerapuhan pada Struktur Tutupan Lahan
    In Lingkungan
    Kamis, 29 Januari 2026
  • Pakar Gempa Bumi UGM, Gayatri Indah Marliyani. Foto researchgate.net.Gayatri Marliyani, Kemungkinan Aktivitas Sesar Opak Akibat Tekanan dari Gempa Pacitan
    In Sosok
    Rabu, 28 Januari 2026
  • Proses operasi modifikasi cuaca (OMC). Foto Dok. BMKG.BMKG Bantah Operasi Modifikasi Cuaca Jadi Pemicu Ketidakstabilan Cuaca
    In News
    Rabu, 28 Januari 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media