Sabtu, 30 Mei 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Hadapi Ancaman Tsunami dengan Tsunami Ready Community, Apakah Itu?

UNESCO telah menyusun 12 indikator mitigasi bencana tsunami. Implementasinya melalui pembentukan Tsunami Ready Community di tiap-tiap daerah di berbagai negara. Sedangkan pelaksananya adalah semua pihak yang berkolaborasi, mulai dari pemerintah, swasta, masyarakat, komunitas, dan sebagainya.

Minggu, 31 Juli 2022
A A
Rambu evakuasi tsunami di Bandara YIA. Foto bmkg.go.id.

Rambu evakuasi tsunami di Bandara YIA. Foto bmkg.go.id.

Share on FacebookShare on Twitter

“Predikat Tsunami Ready Community akan tercapai apabila semua pihak terlibat dengan berkolaborasi dan bersinergi,” kata Dwikorita, baik meliputi pemerintah, swasta, akademisi, komunitas, masyarakat, dan media.

Ada tiga komunitas yang telah mendapat pengakuan UNESCO sebagai Tsunami Ready Community. Salah satunya, Komunitas Tanjung Benoa – Bali yang dikukuhkan pada momen pertemuan Global Platform on Disaster Risk Reduction (GPDRR) Mei 2022.

Baca Juga: Menyoal Peta Bahaya Tsunami di NTT, Kepala BMKG Susur Jalur Evakuasi

Program tsunami ready pun tak hanya diterapkan di sektor pariwisata. Di Indonesia, program tersebut juga dimplementasikan BMKG bersama Pengelola Bandara (PT. Angkasa Pura) untuk infrastruktur kritis di Yogyakarta International Airport (YIA) Kulon Progo dan di Bandara Ngurah Rai Bali.

Baca Juga: Gempa Terkini Magnitudo 5,5 Guncang Morowali

Sementara Tim Hidrografi Institut Teknik Bandung (ITB) melakukan pendampingan Desa Pangandaran untuk menjadi Tsunami Ready Community dengan memenuhi 12 indikator dari UNESCO. Mengingat desa tersebut merupakan salah satu wilayah di Indonesia yang rentan tsunami. Survei lapangan telah dilakukan Tim Pengabdian Masyarakat KK Hidrografi ITB yang diketuai Doktor Wiwin Windupranata sejak November 2020 dan Maret 2021 melalui skema Pengabdian Masyarakat Bottom-Up ITB. [WLC02]

Sumber: bmkg.go.id, itb.ac.id

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: BMKGgempa dan tsunamiTanjung BenoaTsunami Ready CommunityUNESCO

Editor

Next Post
Ilustrasi perempuan dan anak pengungsi. Foto dimitrisvetsikas1969/pixabay.com.

Penanganan Bencana Tak Ramah Gender, Ini Solusinya

Discussion about this post

TERKINI

  • Tim dari BMKg melakukan inpeksi sistempemantauan gempa dan tsunami di Bali, 27 Desember 2024. Foto Dok. BMKG.Pengembangan Sistem Geohazard Gempa Bumi yang Akurat dan Real Time
    In IPTEK
    Rabu, 27 Mei 2026
  • Dampak bencana ekologis di Sumatra. Foto Kementerian Kehutanan.Andalas Pastikan Ruang dan Penghidupan Bentang Alam Sumatra Kritis
    In Lingkungan
    Selasa, 26 Mei 2026
  • Ilustrasi daging kurban dibungkus daun jati. Foto kemenagsidoarjo.com.Tantangan Pascakurban: Pengolahan Limbah, Penyimpanan Daging dan Risiko Zoonosis
    In Rehat
    Selasa, 26 Mei 2026
  • Ilustrasi PLTU batu bara. Foto jplenio/pixabay.comWalhi Region Jawa Desak Pensiunkan Dini Pembangkit Listrik Energi Fosil
    In News
    Senin, 25 Mei 2026
  • Ilustrasi kuda laut. Foto Aristal/Pixabay.com.Spesies Kuda Laut di Indonesia Terancam Penangkapan Tanpa Batas
    In Rehat
    Minggu, 24 Mei 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media