Sabtu, 30 Agustus 2025
wanaloka.com
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Hakim Agung Jadi Tersangka, Aktivis Menyapu ‘Uang’ di Pengadilan Tipikor Yogyakarta

Jumat, 23 September 2022
A A
Aksi tunggal aktivis JCW, Baharuddin Kamba di Pengadilan Tipikor Yogyakarta untuk mendukung penetapan tersangka hakim agung MA, 23 September 2022. Foto dokumentasi pribadi

Aksi tunggal aktivis JCW, Baharuddin Kamba di Pengadilan Tipikor Yogyakarta untuk mendukung penetapan tersangka hakim agung MA, 23 September 2022. Foto dokumentasi pribadi

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Penetapan Hakim Mahkamah Agung Sudrajad Dimyati dan sembilan orang lainnya sebagai tersangka suap penanganan perkara yang diumumkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat, 23 September 2022 direspons aktivis antirasuah Yogyakarta dengan aksi tunggal pada hari yang sama. Aktivis Jogja Corruption Watch (JCW), Baharuddin Kamba menyapu uang mainan warna-warni yang berserakan di depan pagar Kantor Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Yogyakarta.

“Ini dukungan terhadap KPK yang melakukan ‘bersih-bersih’ Mahkamah Agung dari mafia hukum (mafia peradilan),” kata Baharuddin dalam siaran pers yang diterima Wanaloka.com.

Dalam aksi itu, Baharuddin melakukannya seorang diri. Ia membawa sapu lidi dan serokan sampah, serta sejumlah uang mainan yang masing-masing merupakan simbol. Uang dan sapu lidi merupakan simbol agar majelis hakim dalam menangani perkara, khususnya perkara korupsi selalu berpegang teguh pada integritas.

Baca Juga: Mantan Wali Kota Yogyakarta Jadi Tersangka Rasuah IMB

“Bersih dari praktik korupsi suap-menyuap dalam memutus perkara korupsi,” kata Baharuddin.

Ia juga mengenakan baju lurik lengan panjang. Corak lurik yang berupa garis lurus itu merupakan simbol agar majelis hakim yang memeriksa dan mengadili perkara korupsi senantiasa tegak lurus dalam memberikan putusan.

“Apalagi Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Yogyakarta sedang memeriksa setidaknya dua perkara korupsi,” kata Baharuddin.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: aktivis JCW Baharuddin Kamba gelar aksi tunggal merespons Hakim Agung MA Sudrajad Dimyati tersangka kasus suapBaharuddin KambaHakim Agung Sudrajad DimyatiHakim Mahkamah AgungJogja Corruption WatchKPKPengadilan Tindak Pidana Korupsi Yogyakartatersangka suap

Editor

Next Post
PLTU Tanjung Bara, Kalimantan Timur. Foto esdm.go.id.

Pemerintah Indonesia akan Pensiunkan PLTU, Tapi Ada yang Dikecualikan

Discussion about this post

TERKINI

  • Ginseng Jawa (Talinum paniculatum). Foto Alam Sari Petra.Ginseng Jawa Lebih Aman Dikonsumsi Ketimbang Ginseng Korea
    In Rehat
    Selasa, 26 Agustus 2025
  • Gelaran Indonesia Climate Justice Summit (ICJS) 2025 hari pertama di Jakarta, 26 Agustus 2025. Foto Dok. ARUKI.ICJS 2025, Masyarakat Rentan Menuntut Keadilan Iklim
    In Lingkungan
    Selasa, 26 Agustus 2025
  • Kepala BMKG melakukan kunjungan ke UPT Stasiun Meteorologi (Stamet) Kelas I Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru, Riau, 24 Agustus 2025. Foto BMKG.Akhir Agustus 2025, Potensi Karhutla di Riau Meningkat
    In News
    Selasa, 26 Agustus 2025
  • Lalat buah. Foto CABI Digital Library/digitani.ipb.ac.id.Pengendalian Lalat Buah dengan Teknologi Nuklir, Amankah?
    In IPTEK
    Senin, 25 Agustus 2025
  • Presiden Prabowo Subianto memimpin pertemuan tertutup soal penertiban tambang ilegal di Hambalang, Bogor, 19 Agustus 2025. Foto Laily Rachev/BPMI Setpres.Alasan Prabowo Tertibkan Tambang Ilegal agar Negara Tetap Memperoleh Pendapatan
    In Lingkungan
    Senin, 25 Agustus 2025
wanaloka.com

©2025 Wanaloka Media

  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2025 Wanaloka Media