Senin, 20 April 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Hari Bumi, Google Doodle Sajikan Potret Kerusakan Bumi

Jumat, 22 April 2022
A A
Ilustrasi bumi. Foto geralt/pixabay.com.
Gunung Kilimanjoro. Foto google doodle.
Semersoq. Foto google doodle.
Greet Barrier Rief/ Foto google doole.
Hutan Harz. Foto google doodle.
Share on FacebookShare on Twitter

2. Sermersooq, Greenland
Sermersooq yang dalam bahasa Greendland berarti tempat dengan banyak es. Dan memang kota di Greenland yang berdiri pada 1 Januari 2009 itu tertutup salju. Namun salju kota itu mulai meleleh sejak 2000-2020.

3. Greet Barrier Rief alias karang penghalang besar, Australia
Lokasi tepatnya di Pulau Lizard, Australia. Karang penghalang besar ini merupakan salah satu situs warisan dunia yang ditetapkan Unesco pada 1981. Karang ini merupakan kumpulan terumbu karang terbesar di dunia, meliputi 3.000 karang dan 900 pulau yang membentang sepanjang 2.600 km.

Namun terumbu karang yang indah nan rimbun itu hanya dalam waktu sekejap tiga bulan, Maret-Mei 2016, lenyap.

4. Hutan Harz, Jerman
Hutan ini merupakan Taman Nasional Harz yang luasannya mencapai lebih dari 10 persen dari total luas Pegunungan Harz di Jerman. Sebelumnya, taman ini merupakan bagian dari perbatasan antara Jerman Timur dan Barat. Keberadaannya turut melestarikan ekosistem dan membiarkannya berkembang.Namun sejak Desember 1995 hingga 2020, hutan tampak hancur oleh serangan kumbang kulit kayu karena kenaikan suhu dan kekeringan yang parah. [WLC02]

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Greet Barrier RiefGunung KilimanjoroHari Bumi SeduniaHutan Harzperubahan iklimSermersooq

Editor

Next Post
Ilustrasi konisi bumi akibat penggunaan energi fosil. Foto sumanley/pixabay.com.

Manusia Tinggal Punya Waktu 7 Tahun Lagi untuk Menjaga Bumi

Discussion about this post

TERKINI

  • Petani pasir lahan pantai di Kulon Progo tengah menyirami lahan cabenya. Foto Dok. Soetana Monang Hasibuan/Wanaloka.com.20 Tahun PPLP Kulon Progo, Menanam adalah Melawan Apa?
    In Sosok
    Minggu, 19 April 2026
  • Ilustrasi TPA open dumping. Foto khoinguyenfoto/pixabay.com.Praktik TPA Open Dumping Ditutup Akhir Juli 2026
    In News
    Sabtu, 18 April 2026
  • Ketebalan 'salju abadi' Pegunungan Jayawijaya, Papua tinggal 4 meter pada 2024. Foto Dok. BMKG.Salju Abadi Puncak Jaya akan Hilang, Kurangi Pemakaian Bahan Bakar Fosil
    In IPTEK
    Sabtu, 18 April 2026
  • Hari Hemofilia Sedunia. Foto satheeshsankaran/pixabay.com.Hemofilia, Penyakit Bangsawan Britania Raya yang Ditemukan Saat Anak Usai Sunat di Indonesia
    In Rehat
    Jumat, 17 April 2026
  • Komisi III DPR RI menggelar RDPU dengan petani Pino Raya. Foto Istimewa.Petani Pino Raya Ditembak dan Jadi Tersangka, DPR Janjikan Rapat Dengar Pendapat
    In News
    Jumat, 17 April 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media