Kamis, 13 Agustus 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Harman Ajiwibowo, Peran Pengaman Pantai Hadapi Dampak Perubahan Iklim

Untuk mendukung upaya konservasi dan pengelolaan sumber daya pesisir secara berkelanjutan sehingga memastikan kekayaan alam ini dapat dinikmati generasi mendatang.

Minggu, 1 September 2024
A A
Guru Besar Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan ITB, Prof. Harman Ajiwijoyo. Foto ITB.

Guru Besar Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan ITB, Prof. Harman Ajiwijoyo. Foto ITB.

Share on FacebookShare on Twitter

Baca Juga: Dua Sungai Meluap dan Merendam Dua Desa di Sanggau Kalimantan Barat

“Bangunan terbaik adalah offshore breakwater,” kata Harman.

Keuntungan offshore breakwater antara lain tidak mengganggu aktivitas masyarakat pantai, dapat dimanfaatkan masyarakat nelayan untuk melindungi kapal mereka, dapat dimanfaatkan untuk penghijauan pantai seperti penanaman bakau. Juga terdapat penambahan pasir pantai di depan perkampungan masyarakat di pantai, dan tempat pariwisata yang bagus dimana terdapat pasir pantai yang tumbuh.

Baca Juga: Ada Jejak Tsunami Aceh 7000 Tahun Silam di Gua Ek Lentie

Sementara groin merupakan bangunan yang tidak terlalu favorit karena fenomena erosi di sisi hilir groin. Untuk tembok laut dan revetment merupakan bangunan yang baik setelah offshore breakwater. Tembok laut dan revetment akan menghilangkan pasir di depan pantai, tetapi tetap mempertahankan garis pantai.

“Jadi keperluan riset mendatang adalah perlu pengkajian besar kemunduran garis pantai pada sisi lekukan tombola atau salient akibat variasi dari tinggi gelombang, besar gap antara breakwater, jarak breakwater ke pantai,” ucap dia. [WLC02]

Sumber: ITB

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan ITBpengaman pantaiperubahan iklimProf. Harman AJiwijoyo

Editor

Next Post
Saah satu kegiatan Ekspedisi Internasional Banggai Series 1 di Banggai, Sulawesi Tengah, 17-27 Agustus 2024. Foto Dok. UGM.

Ada Rahasia Karst dan Gua di Banggai Sulawesi Tengah yang Baru Terungkap

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi gerhana matahari total. Foto Dok. BMKG.Masyarakat Indonesia Bisa Saksikan Fase Gerhana Matahari Total 12 Agustus di Kanal NASA
    In News
    Minggu, 9 Agustus 2026
  • Bencana ekologis di Sumatra. Foto Walhi.Deklarasi Desk Disaster Walhi: Hentikan Narasi “Bencana Alam” untuk Menghapus Tanggung Jawab
    In Lingkungan
    Rabu, 5 Agustus 2026
  • Menteri LH M. Jumhur Hidayat dalam Pelatihan Sertifikasi Lingkungan Hidup bagi Hakim Peradilan Umum, Militer, dan Tata Usaha Negara Seluruh Indonesia Angkatan XXIII di Bogor, 3 Agustus 2026. Foto Dok. KLH/BPLH.Menteri Jumhur: Putusan Pengadilan Harus Pulihkan Ekosistem dan Hentikan Perusakan Alam
    In News
    Rabu, 5 Agustus 2026
  • Ilustrasi semangka tanpa biji. Foto Congerdesign/Pixabay.comBudidaya Buah Tanpa Biji Tetap secara Alami
    In IPTEK
    Selasa, 4 Agustus 2026
  • Tongkang pengangkut batubara di perairan Sungai Mahakam. Foto Dok Wanaloka.com.Ribuan Ton Batu Bara Tumpah di Perairan Jepara, BRIN Survei Verifikasi Pencemaran
    In News
    Selasa, 4 Agustus 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media