Sabtu, 30 Agustus 2025
wanaloka.com
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Hati-hati, Duduk Bertumpu pada Tulang Belakang Sebabkan Saraf Kejepit

Kebanyakan duduk, apalagi berat tubuh lebih banyak dibebankan pada tulang belakang akan mengakibatkan cidera tulang belakang. Ini tips untuk mencegahnya.

Minggu, 27 Februari 2022
A A
Ilustrasi cidera tulang belakang. Foto Tumisu/pixabay.com.

Ilustrasi cidera tulang belakang. Foto Tumisu/pixabay.com.

Share on FacebookShare on Twitter

“Work from home ini juga bisa menimbulkan cidera pada saraf tulang belakang,” kata Yudha.

Baca Juga: Masyarakat Diminta Waspada, Ada Potensi Likuefaksi Usai Gempa Pasaman

HNP atau saraf kejepit meningkat frekuensinya pada orang yang bekerja dalam posisi duduk. Mengingat saat duduk, beban tidak didistribusikan ke panggul atau lutut dan kaki. Melainkan 100 persen beban diterima tulang belakang, sehingga bantalannya rusak dan menimbulkan saraf kejepit.

Tanda cedera tulang belakang antara lain nyeri anggota tubuh yang hebat, kelemahan anggota tubuh bagian atas (tangan) dan bagian bawah (kaki), nyeri disertai riwayat trauma (jatuh), nyeri disertai riwayat keganasan (tumor).

“Ketika nyerinya mengganggu dan tidak bisa berkurang dengan istirahat, harus diwaspadai dan segera memeriksakan diri ke fasilitas atau dokter ortopedi terdekat untuk dilakukan assessment bersama,” jelas Yudha.

Baca Juga: Agung Satyawan: Jika Ukraina Jadi Anggota NATO, PD III Dikhawatirkan Meletus

Ada beberapa tips sederhana untuk menghindari cidera tulang belakang, terutama ketika pandemi. Pertama, detoksifikasi handphone. Yakni dengan tidak melihat layar handphone selama dua jam. Kedua, menggunakan standing table ketika bekerja dari rumah. Mengingat ketika duduk semua beban diterima tulang pinggang. Sedangkan menggunakan standing table membuat beban didistribusikan ke panggul dan lutut. Ketiga, juga dapat memperkuat extensor mechanism tulang belakang.

“Ekstensor tulang belakang adalah otot. Jadi, coba latihan otot tulat belakang dengan stretching dan strengthening otot-otot tulang belakang,” tutur Yudha. [WLC02]

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: cidera tulang belakangsaraf kejepitstanding tablestretchingtulang belakang

Editor

Next Post
Peta Rusia-Ukraina. Foto unpad.ac.id.

Ingat Andrei Gromyko, Akhiri Perang Rusia-Ukraina dengan Perundingan

Discussion about this post

TERKINI

  • Ginseng Jawa (Talinum paniculatum). Foto Alam Sari Petra.Ginseng Jawa Lebih Aman Dikonsumsi Ketimbang Ginseng Korea
    In Rehat
    Selasa, 26 Agustus 2025
  • Gelaran Indonesia Climate Justice Summit (ICJS) 2025 hari pertama di Jakarta, 26 Agustus 2025. Foto Dok. ARUKI.ICJS 2025, Masyarakat Rentan Menuntut Keadilan Iklim
    In Lingkungan
    Selasa, 26 Agustus 2025
  • Kepala BMKG melakukan kunjungan ke UPT Stasiun Meteorologi (Stamet) Kelas I Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru, Riau, 24 Agustus 2025. Foto BMKG.Akhir Agustus 2025, Potensi Karhutla di Riau Meningkat
    In News
    Selasa, 26 Agustus 2025
  • Lalat buah. Foto CABI Digital Library/digitani.ipb.ac.id.Pengendalian Lalat Buah dengan Teknologi Nuklir, Amankah?
    In IPTEK
    Senin, 25 Agustus 2025
  • Presiden Prabowo Subianto memimpin pertemuan tertutup soal penertiban tambang ilegal di Hambalang, Bogor, 19 Agustus 2025. Foto Laily Rachev/BPMI Setpres.Alasan Prabowo Tertibkan Tambang Ilegal agar Negara Tetap Memperoleh Pendapatan
    In Lingkungan
    Senin, 25 Agustus 2025
wanaloka.com

©2025 Wanaloka Media

  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2025 Wanaloka Media