Sabtu, 28 Maret 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Hati-hati, Duduk Bertumpu pada Tulang Belakang Sebabkan Saraf Kejepit

Kebanyakan duduk, apalagi berat tubuh lebih banyak dibebankan pada tulang belakang akan mengakibatkan cidera tulang belakang. Ini tips untuk mencegahnya.

Minggu, 27 Februari 2022
A A
Ilustrasi cidera tulang belakang. Foto Tumisu/pixabay.com.

Ilustrasi cidera tulang belakang. Foto Tumisu/pixabay.com.

Share on FacebookShare on Twitter

“Work from home ini juga bisa menimbulkan cidera pada saraf tulang belakang,” kata Yudha.

Baca Juga: Masyarakat Diminta Waspada, Ada Potensi Likuefaksi Usai Gempa Pasaman

HNP atau saraf kejepit meningkat frekuensinya pada orang yang bekerja dalam posisi duduk. Mengingat saat duduk, beban tidak didistribusikan ke panggul atau lutut dan kaki. Melainkan 100 persen beban diterima tulang belakang, sehingga bantalannya rusak dan menimbulkan saraf kejepit.

Tanda cedera tulang belakang antara lain nyeri anggota tubuh yang hebat, kelemahan anggota tubuh bagian atas (tangan) dan bagian bawah (kaki), nyeri disertai riwayat trauma (jatuh), nyeri disertai riwayat keganasan (tumor).

“Ketika nyerinya mengganggu dan tidak bisa berkurang dengan istirahat, harus diwaspadai dan segera memeriksakan diri ke fasilitas atau dokter ortopedi terdekat untuk dilakukan assessment bersama,” jelas Yudha.

Baca Juga: Agung Satyawan: Jika Ukraina Jadi Anggota NATO, PD III Dikhawatirkan Meletus

Ada beberapa tips sederhana untuk menghindari cidera tulang belakang, terutama ketika pandemi. Pertama, detoksifikasi handphone. Yakni dengan tidak melihat layar handphone selama dua jam. Kedua, menggunakan standing table ketika bekerja dari rumah. Mengingat ketika duduk semua beban diterima tulang pinggang. Sedangkan menggunakan standing table membuat beban didistribusikan ke panggul dan lutut. Ketiga, juga dapat memperkuat extensor mechanism tulang belakang.

“Ekstensor tulang belakang adalah otot. Jadi, coba latihan otot tulat belakang dengan stretching dan strengthening otot-otot tulang belakang,” tutur Yudha. [WLC02]

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: cidera tulang belakangsaraf kejepitstanding tablestretchingtulang belakang

Editor

Next Post
Peta Rusia-Ukraina. Foto unpad.ac.id.

Ingat Andrei Gromyko, Akhiri Perang Rusia-Ukraina dengan Perundingan

Discussion about this post

TERKINI

  • Westa, aplikasi pengelolaan sampah berbasis AI. Foto Dok. FEB UGM.Aplikasi Westa, Identifikasi Jenis dan Berat Sampah untuk Menghitung Emisi Karbon
    In IPTEK
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Seorang mahout memandikan gajah di aliran sungai kawasan Konservasi Gajah Tangkahan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Foto Soetana Hasby/Wanaloka.com.Instruksi Presiden untuk Selamatkan 21 Kantong Gajah yang Tersisa
    In News
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Dua perempuan menanam padi di sawah. Foto Wanaloka.com.Terdampak Perjanjian Dagang Timbal Balik Indonesia-USA, Perempuan Adat Melawan
    In Lingkungan
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Desakan pengesahan RUU Masyarakat Adat dalam Aksi Kamisan, 5 September 2024. Foto AMAN.Hari Masyarakat Adat Nasional, Tak Ada Alasan RUU Masyarakat Adat Tak Disahkan
    In Rehat
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Pengolahan sampah di PIAT UGM. Foto Dok. Humas UGM.Tragedi Bantargebang Akibat Pengelolaan Sampah Berorientasi pada Pembuangan
    In Lingkungan
    Kamis, 12 Maret 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media