Jumat, 16 Oktober 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Hijaukan Lahan Bekas Tambang Kapur dengan Bioaktivator

Inovasi ini masih perlu diuji pada skala penanaman yang lebih luas.

Sabtu, 28 Februari 2026
A A
Ilustrasi bekas tambag batu kapur. Foto @wirestock/freepik.com.

Ilustrasi bekas tambag batu kapur. Foto @wirestock/freepik.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Dalam uji tambahan, formula bioaktivator terbukti mampu menurunkan 86 persen bobot limbah tanaman. Jauh lebih tinggi dibandingkan produk komersial lain yang hanya 15 persen.

Pada uji lapangan terbatas seluas sekitar 50 meter persegi, pertambahan tinggi tanaman kaliandra mencapai 9,8 persen pada perlakuan formula, dibandingkan 9,1 persen pada produk komersial.

“Kedua isolat berpotensi menjadi pupuk hayati dan starter untuk proses pengomposan di area tambang batuan kapur atau lahan dengan komposisi tanah serupa,” papar dia.

Baca juga: Perjanjian Dagang Timbal Balik, Prabowo Serahkan Kedaulatan Ekologi pada Amerika Serikat

Nisa menekankan, inovasi ini masih perlu diuji pada skala penanaman yang lebih luas. Ia juga mendorong agar isolat mikroorganisme potensial disimpan di culture collection, seperti IPB Culture Collection, agar keberadaannya terjaga dan dapat digunakan sebagai isolat standar pupuk hayati asli Indonesia.

Untuk proses hilirisasi perlu dukungan institusi dan pemerintah, sehingga manfaat pupuk hayati dapat mengurangi penggunaan pupuk kimia sintetik dan meningkatkan kualitas pupuk organik. Bagi petani dan praktisi pertanian, pupuk hayati dapat meningkatkan kesuburan tanah dan tanaman setelah diaplikasikan berulang kali. [WLC02]

Sumber: IPB University

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: BioaktivatorBusiness Innovation CenterIPB Culture CollectionTambang Kapur

Editor

Next Post
Kota Mamuju. Foto Dok. BRIN.

Riset BRIN, Paparan Radiasi Alam Mamuju Capai 9 Kali Rata-Rata Dunia

Discussion about this post

TERKINI

  • Gedung KPK | kpk.go.id.OTT KPK di BNPB, Kepala BNPB Langsung Diganti
    In News
    Kamis, 15 Oktober 2026
  • Dampak karhutla, wilayah Kota Palembang, Provinsi Sumatra Selatan, diselimuti kabut asap pada Kamis, 8 Oktober 2026. Foto BNPB.Respons Protes Negara Jiran Dampak Karhutla, Prabowo Perintahkan Penanganan Optimal
    In Bencana
    Selasa, 13 Oktober 2026
  • Bencana banjir dan tanah longsor di Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh, yang terjadi pada Jumat, 9 Oktober 2026. Foto BPBD Kabupaten Gayo Lues.Bencana Banjir dan Longsor Landa Aceh dan Sumatra Barat Ratusan Penduduk Mengungsi
    In Bencana
    Senin, 12 Oktober 2026
  • Aksi Hari Tani Nasional 2025 mengusung desakan reforma agraria, 24 September 2025. Foto KPA.Koalisi Masyarakat Sipil untuk Keadilan Agraria Kritik Penunjukan Kepala BRAN
    In News
    Jumat, 2 Oktober 2026
  • Pusat gempa dangkal 5,4 magnitudo di Pantai Timur Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan pada Kamis malam, 1 Oktober 2026. Foto tangkap layar BMKG.Gempa Dangkal di Laut Flores Kepulauan Selayar Dirasakan IV MMI
    In News
    Kamis, 1 Oktober 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media