Sabtu, 30 Agustus 2025
wanaloka.com
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Hujan Abu di Boyolali dan Magelang Akibat Awan Panas Merapi 2 Kilometer

Sabtu, 2 Desember 2023
A A
Luncuran awan panas Gunung Merapi pada 1 Desember 2023 malam. Foto CCTV BPPTKG - Badan Geologi.

Luncuran awan panas Gunung Merapi pada 1 Desember 2023 malam. Foto CCTV BPPTKG - Badan Geologi.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Gunung Merapi yang terletak di wilayah Jawa Tengah dan DI Yogyakarta kembali muntahkan awan panas guguran (APG) atau wedus gembel dari kawah puncak dengan jarak luncur 2.000 meter, Jumat, 1 Desember 2023, pukul 19.27 WIB, mengarah ke barat daya (Kali Bebeng). Kemudian muntahan wedus gembel 1.200 meter ke arah selatan (Kali Boyong) pada pukul 19.47 WIB.

Pantauan Badan Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), luncuran APG pertama terjadi dalam durasi 228 detik dengan amplitudo maksimal 40 mm. Sedangkan luncuran kedua berdurasi 132 detik dengan amplitudo maksimal 42 mm.

Hasil rekaman visual kamera televisi sirkuit tertutup atau close circuit television (CCTV) Jurang Jero milik BPPTKG-Badan Geologi, terlihat gumpalan kolom abu vulkanik yang membumbung tinggi setelah lava pijar meluncur dari bagian kawah yang berada di puncak Merapi. Sementara kolom abu tertiup angin menuju ke arah barat daya-barat-barat laut.

Baca Juga: Status Anak Krakatau Masih Siaga, Gunung Karangetang Turun Jadi Waspada

Menurut laporan dari relawan, hujan abu vulkanik dengan intensitas ringan terjadi di wilayah Desa Tlogolele, Desa Senden, Desa Suroteleng, Desa Jrakah dan Desa Klakah yang berada di Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Hujan abu vulkanik terjadi sesaat setelah Merapi muntahkan APG.

“Iya benar. Hampir semua dukuh di Desa Klakah terdampak abu vulkanik Gunung Merapi, tapi intensitasnya tipis. Kondisi aman terkendali,” jelas Kepala Desa Klakah, Marwoto dalam siaran pers Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) yang diterima Wanaloka.com pada 2 Desember 2023.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Boyolali telah mengintruksikan Tim Siaga Desa (TSD) untuk kembali aktif melakukan ronda dan bersiaga penuh untuk langkah antisipasi. TSD merupakan kelompok relawan desa yang dibentuk dan dibina langsung BPBD Kabupaten Boyolali dengan pendampingan BNPB melalui program Desa Tangguh Bencana (Destana).

Baca Juga: Kenali Gejala Pneumonia dan Cara Mencegahnya

“Kami meminta TSD diaktifkan. Ronda dan bersiaga penuh,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Boyolali, Suratno.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: abu vulkanikawan panas guguranerupsi MerapiGunung MerapiKabupaten BoyolaliKabupaten Magelangwedus gembel

Editor

Next Post
Suasana usai banjir bandang membawa bebatuan besar di Humbang Hasundutan, Sumatera Utara, 2 Desember 2023. Foto Dok. BPBD Humbang Hasundutan.

Banjir Bandang Bawa Bebatuan Besar di Humbang Hasundutan, 12 Warga Hilang

Discussion about this post

TERKINI

  • Ginseng Jawa (Talinum paniculatum). Foto Alam Sari Petra.Ginseng Jawa Lebih Aman Dikonsumsi Ketimbang Ginseng Korea
    In Rehat
    Selasa, 26 Agustus 2025
  • Gelaran Indonesia Climate Justice Summit (ICJS) 2025 hari pertama di Jakarta, 26 Agustus 2025. Foto Dok. ARUKI.ICJS 2025, Masyarakat Rentan Menuntut Keadilan Iklim
    In Lingkungan
    Selasa, 26 Agustus 2025
  • Kepala BMKG melakukan kunjungan ke UPT Stasiun Meteorologi (Stamet) Kelas I Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru, Riau, 24 Agustus 2025. Foto BMKG.Akhir Agustus 2025, Potensi Karhutla di Riau Meningkat
    In News
    Selasa, 26 Agustus 2025
  • Lalat buah. Foto CABI Digital Library/digitani.ipb.ac.id.Pengendalian Lalat Buah dengan Teknologi Nuklir, Amankah?
    In IPTEK
    Senin, 25 Agustus 2025
  • Presiden Prabowo Subianto memimpin pertemuan tertutup soal penertiban tambang ilegal di Hambalang, Bogor, 19 Agustus 2025. Foto Laily Rachev/BPMI Setpres.Alasan Prabowo Tertibkan Tambang Ilegal agar Negara Tetap Memperoleh Pendapatan
    In Lingkungan
    Senin, 25 Agustus 2025
wanaloka.com

©2025 Wanaloka Media

  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2025 Wanaloka Media