Jumat, 23 Januari 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Ikan Napoleon, Penjaga Ekosistem Terumbu Karang yang Terancam Tambang

Penambangan bisa merusak habitat terumbu karang melalui sedimentasi, polusi, dan peningkatan kekeruhan air yang mengganggu perilaku makan dan komunikasi ikan napoleon.

Senin, 30 Juni 2025
A A
Ikan Napoleon. Foto ClickerHappy/pixabay.com.

Ikan Napoleon. Foto ClickerHappy/pixabay.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Sayangnya, ikan ini menghadapi berbagai ancaman, termasuk aktivitas penambangan di wilayah pesisir. Penambangan bisa merusak habitat terumbu karang melalui sedimentasi, polusi, dan peningkatan kekeruhan air yang mengganggu perilaku makan dan komunikasi ikan napoleon.

Ia menguraikan penambangan juga dapat menyebabkan perubahan kimia air laut, seperti peningkatan kadar logam berat, yang berpotensi meracuni ikan dan mengganggu rantai makanan laut.

Baca juga: Dugong, Mamalia Laut yang Dilindungi dan Berperan Menyimpan Karbon

“Gangguan terhadap rantai makanan ini juga akan berdampak pada ketersediaan makanan bagi ikan napoleon dan spesies laut lainnya,” jelas Mukhlis.

Lebih jauh, ia mengingatkan bahwa tambang di wilayah pesisir bisa memicu gangguan ekosistem laut secara kompleks dan tidak langsung. Polusi dari tambang dapat mencemari air laut, merusak padang lamun, hutan bakau, serta mengubah dinamika sedimen di pesisir. Akibatnya, proses erosi dan sedimentasi terganggu, yang turut memengaruhi habitat laut.

“Dampak jangka panjangnya bisa berupa perubahan struktur komunitas laut, penurunan biodiversitas, dan kerugian bagi masyarakat pesisir yang bergantung pada sumber daya laut untuk kehidupannya,” papar dia.

Baca juga: Belajar dari Kasus Juliana, Operator hingga Pendaki Harus Patuhi SOP Pendakian Ekstrem Gunung Rinjani

Untuk itu, perlu ada tindakan konservasi melalui pembentukan kawasan perlindungan laut serta pengaturan penangkapan ikan napoleon secara ketat. Perlindungan terhadap ikan napoleon urgen dilakukan karena kian terancam akibat aktivitas penambangan di wilayah pesisir.

“Upaya ini tidak hanya untuk menyelamatkan spesies ini, tetapi juga untuk menjaga keseimbangan ekosistem laut secara keseluruhan,” ucap dia. [WLC02]

Sumber: IPB University

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: aktivitas tambangFakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB Universityikan Napoleonterumbu karang

Editor

Next Post
Aksi solidaritas masyarakat Pulau Enggano di Bengkulu, 5 Mei 2025. Foto Dok. AMAN.

DPR Janji Pantau Aksesibilitas Transportasi Masyarakat Adat di Pulau Enggano

Discussion about this post

TERKINI

  • Advokasi RUU Masyarakat Adat oleh Koalisi Kawal RUU Masyarakat Adat. Foto Istimewa.RUU Masyarakat Adat Tak Kunjung Disahkan, Jutaan Hektar Wilayah Adat Dirampas
    In Lingkungan
    Selasa, 20 Januari 2026
  • Pembersihan fasilitas layanan kesehatan di Aceh pascabencana. Foto Dok. Kementerian PU.Komisi II DPR Minta Rekonstruksi Fasilitas Publik Pascabencana Sumatera Tuntas Dua Tahun
    In News
    Selasa, 20 Januari 2026
  • Bencana ekologis di Sumatra. Foto Walhi.Jalan Menyelamatkan Alam Sumatra Lewat Penegakan Hukum Adil dan Menyeluruh
    In Lingkungan
    Senin, 19 Januari 2026
  • Diskusi “Merawat Karst Gunung Sewu: Konflik Agraria, Air, dan Kuasa” di PSPK UGM, 14 Januari 2026. Foto Pito Agustin/Wanaloka.com.Pembangunan Pariwisata di Gunungkidul Ancam Ruang Hidup Kawasan Karst Gunung Sewu
    In News
    Senin, 19 Januari 2026
  • Ilustrasi gajah tua dengan sepasang gading yang utuh. Foto HFGVDCSS/pixabay.com.Gajah Kenya Mati Tinggalkan Gading Utuh, Bukti Hidup dalam Habitat Aman
    In Lingkungan
    Senin, 19 Januari 2026
wanaloka.com

©2025 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2025 Wanaloka Media