Jumat, 20 Maret 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

IKN Kantong Sebaran Orangutan? Begini Penjelasan Kementerian LHK

Kementerian LHK menegaskan, pusat pembangunan ibu kota negara (IKN) di luar kantong sebaran, habitat Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus).

Kamis, 24 Februari 2022
A A
Wiratno, Direktur Jenderal KSDAE, Kementerian LHK.Foto ksdae.menlhk.go.id.

Wiratno, Direktur Jenderal KSDAE, Kementerian LHK.Foto ksdae.menlhk.go.id.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) melalui Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) merespons isu lokasi pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, merupakan kantong, habitat Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus).

Direktur Jenderal KSDAE, Wiratno menegaskan, pusat IKN bekas kawasan hutan tanaman industri (HTI), bukan merupakan hutan primer lagi.

Peta sebaran orangutan di wilayah IKN, kata Wiratno, berdasarkan Population and Habitat Viability Analysis (PHVA) 2016 populasi Orangutan Kalimantan terbagi ke dalam 17 lansekap yaitu; lansekap Beratus, Sungai Wain, TN Kutai-Bontang, Belayan–Senyiur, Wehea–Lesan, Sangkulirang, Tabin, Area Hutan Tengah, Kinabatangan Rendah, Kinabatangan Utara, Ulu Kalumpang, Crocker, Lingkabau, Bonggaya, Ulu Tungud, Trus madi, Sepilok, dengan total jumlah orangutan sebanyak 14.540.

Baca Juga: Sejarawan UGM: Nama IKN Sebaiknya Tak Hilangkan Nilai Historis Budaya Asal

“Orangutan terdekat dengan IKN hanya di lansekap Sungai Wain. Orangutan yang terdapat di areal Sungai Wain adalah orangutan hasil rehabiltasi,” kata Wiratno.

Jumlah orangutan dari ketiga pusat rehabilitasi, Samboja (BOSF), Jejak Pulang dan Pusat Suaka orangutan Arsari Itciku adalah sebagai berikut: (1) Sungai Wain (tahun 1992-1997) sejumlah 78 orangutan; (2) Meratus (tahun 1997-2002) sejumlah 338 orangutan; dan (3) KJ7 (tahun 2012-2021) sejumlah 126 orangutan.

“Tempat pelepasliaran ini berada di zona luar pembangunan IKN,” tegas Wiratno dalam siaran pers, Rabu, 23 Februari 2022.

Baca Juga: Bayi Orangutan Kalimantan ke-102 Lahir di Suaka Margasatwa Lamandau

Untuk antisipasi agar orangutan tidak ke zona IKN, kata Wiratno, dilakukan upaya antisipatif bersama dengan para pihak, antara lain membangun koridor satwa liar, memulihkan ekosistem untuk memperbanyak kluster habitat satwa, terutama di bekas tambang, dan melaukan mobilisasi Wildlife Respon Unit (WRU), serta mengoperasionalkan call center untuk menerima laporan masyarakat, agar dapat dilakukan respon cepat apabila ditemukan orangutan yang keluar dari tempat rehabilitasinya.

Wiratno menegaskan bahwa kenyataan ini sangat bertolak belakang dengan isu terfragmentasinya habitat orangutan karena adanya pembangunan IKN.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Ditjen KSDAEIKNKabupaten Penajam Paser UtaraKementerian LHKKonservasi orangutanKonservasi satwaorangutanOrangutan kalimantanProvinsi Kalimantan Timur

Editor

Next Post
Ilustrasi disinformasi. Foto Wokandapix/pixabay.com.

Akun Medsos Ketua Umum AJI Indonesia Diretas dan Disalahgunakan

Discussion about this post

TERKINI

  • KLH/BPLH meninjau proses pencarian korban longsoran sampah di TPA Bantar Gebang, Bekasi, 8 maret 2026. Foto KLH/BPLH.TPST Bantargebang Longsor Lagi, Alarm Keras Pengelolaan Sampah Open Dumping
    In Bencana
    Senin, 9 Maret 2026
  • Ilustrasi sakit campak. Foto Kemenkes.Vaksinasi Penting karena Campak Cepat Menular dan Ada Risiko Jangka Panjang
    In Rehat
    Senin, 9 Maret 2026
  • Titik transfer batu bara melalui ship to ship di Kalimantan Timur. Foto Walhi Kaltim.Peninjauan Kembali RTRW Kalimantan Timur Harus Berpihak pada Nelayan dan Lingkungan
    In Lingkungan
    Minggu, 8 Maret 2026
  • Ilustrasi roti berjamur. Foto jackmac34/pixabay.com.Temuan Roti MBG Berjamur, Pakar Ingatkan Sebaiknya Tak Dikonsumsi
    In Rehat
    Minggu, 8 Maret 2026
  • Presiden RI Prabwo Subianto dan Presiden AS Donald Trumph. Foto White House/Setpres.Walhi: Perjanjian Dagang Resiprokal Indonesia-AS Melanggengkan Krisis Iklim
    In News
    Sabtu, 7 Maret 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media